
Setelah Reihan keluar dari kantor guru, ia pun kembali ke kelas, dan memakan bekal yang telah sengaja di siapkan oleh ibunya hinggal bel berbunyi yang membuat Reihan cepat-cepat menyelesaikan makannya.
"Ehh kalian berdua udah chat Keira belum?" Tanya Fira sembari berjalan memasuki kelasnya
"Chat apaan sih Fir?" Tanya Fadil bingung
"Aelah, kamu tuh temannya Keira bukan sih! Yah kita tuh seharusnya chat Keira, dan tanya keadaan Keira baik-baik aja atau nggak! Masa kayak gitu harus aku kasih tau sih Dil" Jawab Fira kesal
"Owh aku sih belum Fir, soalnya aku yakin si Fira lagi tidur atau lagi santai-santai di rumah" Kata Fadil yang yakin kalau Keira hanya bersantai di rumah
"Lah kalau emang iya kayak yang kamu bilang sih syukur, tapi kalau Keira kenapa-napa kayak mana?" Tanya Fira yang kembali cemas dengan keadaan Keira
"Tstt jangan bilang gitu Fir, kita berdoa aja semoga Keira gak kenapa-napa" Jawab Kevin meyakinkan sembari duduk di kursinya
Reihan yang mendengar percakapan mereka pun terdiam, dan sejenak kepikiran dengan perkataan Fira, dan siswi-siswi yang tadi pagi.
"Kalau di pikir-pikir lagi sih kemarin aku sama Keira berpisah di jalan raya dekat supermarket, dan kata mereka kalau ada siswi yang menjadi korban tabrak lari, apa jangan-jangan siswi yang menjadi korban tabrak lari itu adalah Keira!" Ucap Reihan yang menebak dalam hati hingga tak sadar kalau bu Siska telah datang ke kelas
"Siang semuanya" Kata bu Siska menyapa seluruh siswa-siswi yang ada di kelas
__ADS_1
"Siang bu" Jawab seluruh siswa sekelas, hingga membuyarkan lamunan Reihan
"Oke sebelum ibu menyampaikan materi, ibu ingin menyampaikan sesuatu berita ke kalian semua" Kata bu Siska sebelum memulai pembicaraannya
"Nyampaikan apa bu?" Tanya Lydia penasaran
"Sebentar yah Lydia, jadi ibu Ibu harap ke kalian semua murid ibu, setelah pulang sekolah kalian harus berhati-hati saat menyebrang jalan raya, dan jangan sampai kalian melamun. Karena ibu takut kalian akan sama dengan apa yang telah menimpa Keira saat ini" Jawab bu Siska yang memulai perkataannya
"Maksudnya apa bu?" Tanya salah satu siswa
"Maksud ibu, kalian harus berhati-hati saat menyebrang jalan raya" Jawab bu Siska
"Tstt diam dulu lah kalian tuh, bu Siska masih jelasin loh" Tegas Fira agar semua siswa diam
"Makasih Fir, oke jadi ibu ngingatin kalian untuk berhati-hati, dan bukan mengira kalian anak TK yang harus diingatkan tentang begituan, tapi ibu harap kalian dengarkan penjelasan ibu" Ucap bu Siska dengan tegas
"Maaf bu, saya ingin bertanya apa yang telah terjadi dengan Keira bu?" Tanya Lydia memotong pembicaraan bu Siska
"Keadaan Keira sekarang sedang dalam keadaan koma, jadi ibu harap kalian tidak pernah menyepelekan apa kata-kata ibu"
__ADS_1
Seketika seluruh siswa terdiam membisu dengan perkatan bu Siska yang membuat seluruh siswa terkejut. Termasuk Reihan, Fira, dan juga Fadil.
"Hah?! Ibu gak lagu bohong kan?" Tanya Fira yang masih tak percaya dengan perktaan bu Siska
"Tidak, ibu gak bohong, ibu hanya bilang apa yang telah di sampaikan oleh ayahnya Keira saja" Ucap bu Siska yang membuat semua siswa teridiam untuk kedua kalinya
"Terus dimana Keira di rawat sekarang bu?" Tanya Fadil yang ingin langsung pergi meninggalkan kelas untuk menemui sahabatnya itu
"Ibu gak akan bilang ke kalian sekarang, karena ibu yakin, di antara kalian semua pasti akan ada yang ingin meninggalkan kelas untuk menemui Keira sekarang" Jawab bu Siska dengan tegas
"Lah terus untuk apa ibu bilang ke kami, kalau ujung-ujungnya kami gak boleh melihat keadaan Keira bu?! Kami ini temannya Keira, jadi gak mungkin untuk kami diam aja yang jelas-jelas udah tau Keira keadaan Keira yang masih dalam keadaan koma!" Tegas Fira agar bu Siska memberi tahunya
"Ibu bilang ke kalian sekarang karena ada salah satu siswa yang ingin tau tentang keadaan Keira sekarang, dan setelah pelajaran usai, ibu akan memberi tahu rumah sakit mana yang sedang merawat Keira, jadi tugas kalian sekarang adalah belajar"
"Cih ibu guru apa sih ini! Udah tau muridnya sakit sampai di rawat seperti itu pun masih aja lebih mentingin pelajaran!" Ucap Fadil kesal dalam hati
"Jadi kekhawatiranku beneran dong kalau Keira kenapa-napa, kenapa aku gak kepikiran sih daritadi!" Ucap Fira dalam hati
#Bersambung
__ADS_1