
.
.
"Terus kanapa gak gak nemanin Keira disana pa? Kenapa malah disini?" Tanya mama Keira
"Kevin yang menyuruh papa buat nungguin mama disini ma, sampai mama sadar, dan siuman" Jawab papa Keira menjelaskan
"Loh? Keira kan anaknya papa, terus kenapa pakai nurut sama perintahnya Kevin yang jelas bukan siapa-siapa kita! Jugaan bukannya Kevin seharusnya sekolah dan bukan malah disini" Kata mama Keira kesal
"Oh ya papa sampai lupa kalau Kevin itu masih bersekolah, yaudah ma maafin papa ya, papa janji bakal jagain Keira, tapi mama ingat mama harus istirahat ya" Kata papa Keira lalu mencium kening istrinya, dan langsung pergi ke ruangan dimana Keira berada
*Diruangan Kamar Keira
(Rumah Sakit)
"Vin, kamu sebaiknya segera pulang untuk bersiap-siap ke sekolah agar tidak terlambat" Perintah papa Keira ke Kevin
"Tapi om, bagaimana dengan keadaan Keira disini kalau tidak ada yang menemaninya?" Tanya Kevin yang mengkhawatirkan keadaannya Keira
"Udah kamu gak usah khawatir kalau soal itu, yang seharusnya kamu khawatirin sekarang adalah soal sekolahmu" Jawab papa Keira
"Tapi om.." Kata Kevin yang belum selesai bicara
__ADS_1
"Udah kamu gak usah tapi-tapian, nanti om bakal anterin kamu pulang, dan ke sekolah agar kamu tidak terlambat" Kata papa Keira lalu menyuruh Kevin mengikutinya ke parkiran rumah sakit untuk mengantar Kevin pulang, dan juga ke sekolahnya
* * * * *
*Di Kelas
"Heh kalian udah dengar berita belum?" Tanya salah satu siswi yang ada di kelas kepada teman-temannya
"Berita apaan?" Tanya salah satu temannya yang penasaran dengan berita yang di maksud
"Jadi semalam aku kan liat TV nih, nah aku tuh gak sengaja liat berita kalau di jalan raya yang dekat supermarket sana ada kejadian tabrak lari, dan katanya yang tertabrak itu adalah seorang siswi!" Jawab siswi itu menjelaskan ke teman-temannya
"Terus siswanya tuh mati nggak?!" Tanya salah satu siswa yang mendengar percakapan mereka
"Perasaan yang kecelakaan itu bukan kamu, tapi kok kamu yang palah sewot sih?!" Kata siswa itu
"Heh..kamu sebagai manusia tuh seharusnya memiliki rasa empati, dan kamu malah seenaknya aja ngomong kayak gitu! Coba kamu itu fikir kalau kita ada di posisi kayak siswi itu kayak mana perasaannya?!" Tegas siswi tersebut dengan nada yang keras
"Lah tapikan kita gak di posisi dia, jadi yah mana bisa dipikirin lah!" Jawab siswa itu yang masih tak terima
"Woi kalian berdua! Ini masih pagi kok udah berisik banget sih! Kalian gak tau apa kalau aku masih tidur!" Kata Fira yang merasa terusik dengan pembicaraan mereka berdua yang saling adu mulut
"Ya ntu lah si cowo brengs*k daritadi ngajakin ribut mulu, kayak gak ada kerjaan aja" Kata siswi itu menjawab ucapan Fira
__ADS_1
"Wehh, kamu tuh bilang apa barusan?! Coba ulangin lagi kalau berani!" Kata siswa itu yang menantang siswi itu agar mengulangi perkataannya
"Yang mana? Yang cowo brengs*k kah?!" Tanya siswi tersebut, dan langsung mengulangi ucapannya
"Dasar cewe mat*e!" Jawab siswa itu kembali perkataan kasar cewe itu
"Tstt, udah sih kalian berdua gak usah ribut mulu! Kalian tuh bisa diam gak sih?! Cape aku dengarnya, kalian nih sebenarnya ngeributin apa sih? Sampai-sampai ucapan kasar kayak gitu di sebutin?!" Tanya Fira yang penasaran dengan kelakuan mereka
"Gini loh Fir, tadi tuh dia kan lagi cerita sama aku, dan siswi-siswi yang lain..nah terus sih cowo brengs*k ini tiba-tiba dateng, dan pakai nimbrung obrolan kita" Jawab siswi itu menjelaskan
"Wei aku kan cuman bilang gitu doang aja di permasalahin, dasar cewe maunya menang sendiri!" Kata siswa itu kesal
"Lah ya tapi kan kamu.." Belum selesai bicara, namun di potong oleh perkataan Fira
"Ust udah kalian berdua tenang dulu, sekarang aku mau ngomong nih!" Kata Fira kesal
"Yaudah mau ngomong apaan?" Tanya siswi itu
"Jadi sebenarnya kalian tuh lagi bahas apa sih sampai-sampai kalian ribut kayak gitu"
"Hadeh yaudah nih aku jelasin Fir, jadi tadi kita tuh lagi ngobrol tentang siswi tabrak lari yang terjadi kemarin di jalan yang dekat supermarket sana itu" Kata siswi menjelaskan ke Fira
"Lah terus apa hubungannya sama kalian berdua?" Tanya Fira yang masih bingung
__ADS_1
#Bersambung