
"Udah gak usah bahas mereka, mending kita baris yang rapih, biar gak kena marah" Kata Lydia agar Manda tak membicarakan mereka
*Disisi lain
Bu Siska menghampiri barisan Keira, dan yang lainnya. Ia pun langsung mulai menegur barisan mereka agar tidak berisik.
"Kalian! Baris yang benar, dan jangan berisik..tadi bapak kepala sekolah sampai negur ibu gara-gara kalian gak bisa diam, untung aja ibu langsung kesini. Kalau nggak nanti kalian bakal di samperin langsung sama kepala sekolah. Oh ya satu lagi, Reihan kenapa kamu pakai ikut-ikut segala sih sama mereka? Gak biasa-biasanya kamu dekat dengan mereka" Kata bu Siska panjang lebar
"Emang kenapa bu? Bukannya mereka semua teman sekelasku" Jawab Reihan
"Iya ibu tau, maksud ibu kamu gak biasa-biasanya buat ulah sama mereka, biasanya juga kamu selalu tak peduli dengan mereka" Bu Siska mencoba menjelaskan agar Reihan mengerti maksudnya
"Bu Siska selalu aja ngomel terus, udah sampai bosan aku ngeliat bu Siska ngomelin aku, dan yg lainnya tiap hari" Kata Keira yang kesal dengan bu Siska
"Emang gak boleh yah bu?" Tanya Reihan singkat
"Aduhh ya boleh sih, tapikan kalau mau ngobrol tuh ada waktunya..yaudah mending kalian semua diam jangan sampai ibu kesini lagi" Kata Bu Siska lalu langsung meninggalkan mereka, dan menuju ke depan
"Baik bu" Jawab mereka serempak, dan langsung menuruti omongan bu Siska
* * * * *
__ADS_1
Saat pak kepala menyampaikan pidato, ia menyampaikan kalau dia akan mengadakan studi tour ke puncak agar dapat menjernihkan pikiran para siswanya sebelum menghadapi ujian kelulusan pada bulan depan. Siswa yang mendengarnya pun langsung bersorak kegirangan karena akan di adakan studi tour pada minggu depan.
Saat mereka masih bersorak kegirangan, pak kepala sekolah pun langsung menghentikan kegirangan mereka, karena sebelum acara studi tour, kepala sekolah akan mengadakan persiapan ujian, dan mengakibatkan mereka wajib melakukan pembelajaran sampai sore hari.
Mereka yang mendengar pengumuman yang di sampaikan kepala sekolah pun langsung berhenti bersorak, dan langsung kembali lesu seperti semula.
"Dasar kepala sekolah suka PHP! Kenapa sih harus banget ngasih kabar yang bikin orang tambah prustasi" Kata Fadil kesal dengan info yang di sampaikan oleh kepala sekolah
"Weyy jangan gitu lah, gitu-gitu dia kepala sekolah kita woii..coba aja kalau dia bukan kepala sekolah, mungkin dah ku pukulin tuh" Timpal Fira yang sama-sama kesal karena harus melakukuan studi tour. Walaupun dia sangat suka jalan-jalan, tetapi saat ayahnya meninggal ia langsung benci dengan sebutan puncak. Karena menurutnya, ayahnya meninggal bukan di akibatkan karena bunuh diri, tetapi karena di bunuh saat di puncak
"Tstt udah kalian berdua gak usah berisik, ntar kena marah lagi sama bu Siska..aku lagi gak mau di omelin sama bu Siska jadi kalian diam dulu yah" Kata Keira agar Fira, dan Fadil tidak berisik
"Iya iya Kei, oh ya Kei aku mau nanya boleh gak?" Tanya Fira
"Kamu kok jadi berubah gini sih Kei? pas kemarin kayaknya sifatmu gak gini deh Kei.." Kata Fira yang masih penasaran dengan perubahan sifat, dan juga sikap Keira
"Berubah kayak mana emang? perasaan aku dari kemarin kayak gini aja gak ada perubahannya" Jawab Keira mengelak ucapan Fira
"Yah kamu tiba-tiba berubah aja gitu, yang tadinya ceria kok sekarang jadi pendiam, dan sedikit agak emosian" Kata Fira menjelaskan
Keira yang telah mengerti apa yang ditanyakan oleh sahabatnya itu pun terdiam, dan memfikirkan apa yang telah di sampaikan oleh Fira sahabatnya itu. Sedangkan Reihan yang mendengar pembicaraan Keira, dan Fira karena dia tepat berbaris bersebelahan dengan Keira, yang membuat dirinya mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Fira.
__ADS_1
Ia pun langsung dengan cepat menjawab ucapan Fira agar tidak penasaran dengan perubahan sikap Keira. Fira yang mendengar penjelasan Reihan pun terdiam, dan menandakan kalau dia telah percaya dengan ucapan oleh Reihan.
"Reihan, kamu kok bilang gitu ke Fira?" Tanya Keira keheranan, karena Reihan memberitahukan Fira kalau Keira sedang menstruasi yang menyebakan dia berubah sikap yang menjadi sedikit emosian
"Emang kamu mau aku bilang yang sejujurnya?" Reihan yang balik tanya ke Keira
"Emm nggak juga sih..tapi makasih yah udah bantuin akh tadi"
"Iya, yaudah gak usah ngomong lagi, mending kamu dengerin pak kepala sekolah yang lagi nyampaiin informasi" Kata Reihan menyelesaikan pembicaraan dengan Keira
"Okee" Kata Keira yang tersenyum
* * * * *
"Okee untuk kelas yang telah memenangkan lomba ini, maka bapak harap kalian dapat mengambil hadiah yang bapak simpan di meja kantor bapak" Kata Kepala sekolah
"Baik pak" Jawab semua siswa serempak
.
.
__ADS_1
.
#Bersambung