I Will Chase You

I Will Chase You
Bab 6 - Perjanjian


__ADS_3

"Lah kok Reihan langsung pergi gitu aja sih? Bukanya dia di suruh bu Siska buat nunggu di kantor yah?" Keira keheranan dengan Reihan yang langsung meninggalkan kantor dan kemudian Keira langsung melepaskan tangannya yang menutupi mulut Kevin


"Huft, akhirnya lepas juga itu tangan dari mulutku..oh ya, bos tadi kenapa kok tau-tau menutup mulutku?" Kevin yang mencoba bertanya kepada Keira namun tak ada jawaban darinya


"Eee, maaf Kevin aku mau balik dulu ke kelas, kamu tinggal tunggu aja disini, ntar juga gurunya bakal dateng" Kata Keira yang langsung meninggalkan Kevin sendirian di kantor


"Hmm, pasti bos ninggalin aku sendirian gara-gara si Reihan udah pergi" Ucap Kevin dalam hati


*Disisi lain


"Reihan kemana sih perginya? Apa jangan-jangan dia beneran ke kelas yah!" Kata Keira yang sedang mencari keberadaan Reihan dan mengira bahwa Reihan kembali kelas" Kata Keira membalas semua sindiran


"Kamu cari aku?" Tanya Reihan yang tiba-tiba muncul dari belakangnya Keira yang sangat membuat Keira terkejut


"Eee, kamu kok tau-tau disini sih? aku kira kamu balik ke kelas, makannya aku mau nyusul kamu"


"Kenapa emang cari aku?"


"Eee itu...aku tadi mau tanya, kenapa kamu kok tau-tau langsung pergi gitu aja sih?"


"Emang gak boleh?" Reihan bertanya balik ke Keira


"Emm boleh aja sih, tapikan bukannya kamu masih ada keperluan yah di kantor?" Jawab Keira sembari bertanya lagi, namun tidak di jawab oleh Reihan dan kemudian Reihan meninggalkan Keira sendirian


"Haih, lagi-lagi Reihan pergi gitu aja, aku suka heran kenapa sih Reihan selalu ninggalin aku sendirian..emang aku segitu membosankannya kah?" Tanya Keira dengan menggerutu dan berjalan ke kelasnya


*Di kelas


Sesampainya Keira di kelas, ia kemudian di berikan omelan pedas oleh Manda. Karena ia mengira bahwa Keira dengan sengaja untuk tidak cepat kembali ke kelas, agar tidak membantu membersihkan kelas. Namun sesaat itu pun Reihan datang dan menjelaskan apa yang di bicarakan Manda itu salah, yang membuat Manda berhenti bicara.


"Emm, makasih Reihan kamu udah bantuin aku lagi" Kata Keira berterima kasih ke Reihan


"Aku bukan membantumu, tapi melainkan aku hanya ingin menjelaskan apa yang benar dan yang salah" Kata Reihan yang kemudian membuat Keira sedikit kecewa dan memilih untuk duduk di bangkunya sedangkan Reihan duduk di bangkunya


"Fadil sama Fira kemana sih" Kata Keira dalam hati yang sedang mencari keberadaan mereka berdua

__ADS_1


"Keira!" Kata Fadil yang tiba-tiba memanggil Keira


"Ehh kamu kemana aja sih?!"


"Aku barusan ke toilet Kei, gara-gara kamu ngasih aku banyak makanan jadinya aku harus setor dulu!"


"Pftt, tapi enak gak ku kasih makanannya?"


"Enak sih..ehh tunggu dulu, kok kita palah jadi bahas makanan sih Kei?"


"Lah emang kamu mau bahas apa?"


"Emm tadi sih aku mau bilang ke kamu kalau aku udah ada cara buat kamu sama Reihan jadi deket"


"Tstt, jangan keras-keras ngomongnya Fadil!"


"Iya iya, yaudah dari pada kita disini takut teman-teman pada tau, mending kita di perpustakan aja gimana?"


"Lah kalau di perpustakan apa nggak tambah kena marah kalau kita sampai ngeluarin suara"


"Mmm iya juga sih, yaudah yuk lah kita ke perpustakaan sekarang aja"


"Yaudah, tapi kamu masih ingat kan sama perjanjian kamu pas itu?" Tanya Fadil tentang perjanjiannya


"Perjanjian apa emang?" Kata Keira balik bertanya dengan Fadil


"Kebiasaan nih, kamu lupa mulu dah Kei kalau soal kek gini!" Ucap Fadil sedikit kesal


"Bentar ku ingat-ingat dulu, ohh yang itu yah"


* * * * *


*flashback


2 minggu yang lalu

__ADS_1


"Fadil kamu bisa bantuin aku gak?"


"Bantuin apa?"


"Kamu kan paling tau nih kalau tentang soal percintaan, nah aku mau minta tolong dong buat kasih tau cara biar bisa deket sama Reihan"


"Okee aku bakal bantuin kamu, tapi ada syaratnya mau nggak?"


"Lah, masa sama teman sendiri pake syarat-syaratan segala sih!"


"Kalau kamu nggak mau yaudah!"


"Yaudah aku mau, emang apa syaratnya?"


"Syaratnya adalah kamu harus bantuin aku buat surat cinta sama kamu harus janji buat ngerahasiain semuanya"


"Lah aku gak bisa buat surat cinta Fadil!"


"Yaudah kalau kamu nggak mau sih juga gak papa"


"Ehh tunggu dulu, kan aku belum nolak"


"Yaudah mau apa nggak nih?"


"Yaudah iya aku mau"


"Okee deal!" Ucap Fadil sembari menyodorkan tangannya ke Keira dan di balas oleh Keira


.


.


.


#Bersambung

__ADS_1


__ADS_2