
Keesokan paginya, Keira terbangun seperti biasa dan langsung bergegas untuk mandi. Setelah selesai mandi Keira pun langsung menuju meja makan dan telah di tunggu oleh kedua orang tuanya.
"Pagi pa, ma" Kata Keira yang mengucapkan selamat pagi ke kedua orang tuanya
"Pagi juga nak" Jawab kedua orang tuanya
"Oh ya Kei, papa ada sesuatu yang harus papa sampaikan ke kamu!" Kata papa Keira memulai pembicaraan
"Sampaikan apa pa? Kok keliatannya serius banget" Tanya Keira yang penasaran sembari menyantap sarapannya
"Papa ingin jodohin kamu sama anak temannya papa boleh kan?" Kata papa Keira yang membuat Keira sangat terkejut dan membuatnya tersedak makanan
"Uhuk..uhukk..papa serius?!" Tanya Keira tak percaya
"Iya papa serius nak"
"Pa, kan aku masih muda pa..jugaan aku masih sekolah loh, masa papa pakai main jodoh-jodohin segala sih!" Jawab Keira kesal karena papanya benar-benar serius akan perjodohannya
__ADS_1
"Begini nak, papa juga sebenarnya gak mau jodohin kamu ke anak temannya papa, tapi kan papa dulu udah terlanjur buat kesepakatan sama temannya papa, buat jodohin kamu sama anaknya gara-gara saat itu jodohin perusahaan papa sedang mengalami kerugian yang cukup besar dan hampir saja membuat perusahaan kita bangkrut, nah untunglah saat itu temannya papa datang membantu papa untuk membayarkan semua kerugian yang dialami papa, tapi dengan satu syarat yaitu adalah dengan menjodohkan kamu ke anak lelakinya karena anak lelakinya sangat menyukaimu nak.. " Kata papa Keira menjelaskan ke Keira agar dapat menerima perjodohannya
"Pa, kalau aku ujung-ujungnya nikah, buat apa papa pakai sekolahin aku segala?!" Tanya Keira yang kesal campur marah, dan yang membuat mamanya Keira terbawa emosi karena kata-kata Keira ke papanya sendiri
"Dengerin kata papamu nak! Ingat papamu itu adalah orang tuamu, jadi jangan pernah kamu bicara kasar ataupun marah dengan papamu sendiri!" Kata mama Keira yang menasehati Keira agar tidak marah ke papanya
"Wajarlah ma aku marah sama papa, orang papa sendiri yang buat aku sampai marah begini, coba kalau mama yang ada di posisiku, apa mama gak marah gara-gara dijodohin tanpa sepengetahuan mama?!" Tanya Keira dan membuat mamanya seketika terdiam, di lain sisi papanya Keira lah yang langsung menjawab pertanyaan Keira
"Maafin papamu ini yah nak, gara-gara papa kamu jadi harus terlibat dengan perjodohan ini, tapi papa mau bagaimana lagi..anaknya teman papa dan teman papa tiba- tiba sudah kembali dari luar negeri, dan mereka telah menanyakan tentang perjodohan ini tadi malam melalui telepon papa..dan mereka ingin sekali bertemu dengan kamu nak!" Kata papa Keira menjelaskan ke Keira
"Owh jadi tadi malam mama tiba-tiba aja ke kamarku, dan pakai acara ngelus kepalaku karena ini ma?!" Tanya Keira yang memastikan maksud dari kedatangannya mamanya semalam
"Udah lah ma, pa, aku mau berangkat ke sekolah dulu..takut telat" Kata Keira yang kemudian langsung berpamitan kepada kedua orang tuanya
"Biar papa anter aja nak biar gak telat ke sekolahnya" Kata papa Keira agar Keira mau di antar ke sekolah
"Emm gak usah pa, aku mau naik bis aja" Jawab Keira yang langsung menolak ajakan papanya, dan lebih memilih untuk menaiki bis
__ADS_1
* * * * *
Saat Keira membuka pintu rumahnya, ia tak sengaja melihat Reihan yang sedang berjalan melewati rumahnya dan hendak pergi ke arah halte bis. Keira yang melihat Reihan pun langsung merubah raut wajahnya yang tadinya terlihat kesal menjadi senang dan langsung cepat-cepat menyusul Reihan agar tak tertinggal
"Reihan!" Panggil Keira agar Reihan menunggunya, namun seperti biasa, Reihan selalu saja tak mempedulikan Keira, dan ia memilih untuk pura-pura tak mendengar Keira telah memanggilnya yang menyebabkan Keira harus berlari untuk mengejar Reihan
"Huft, Rei, kamu gak dengar aku manggil kamu apa?" Tanya Keira yang telah menyusul Reihan
"Nggak" Jawab Reihan yang berbohong dan pura-pura tak mendengar kalau ia Keira memanggilnya tadi
"Kamu lagi bohong yah Rei?" Tanya Keira yang tak percaya, dan menyebabkan Reihan pun harus menunjukkan earphone nya yang sengaja ia pasang walaupun tak ada suara musiknya. Keira yang melihat Reihan menunjukkan earphonenya pun terdiam membisu, dan tak berbicara lagi sampai ia sampai di halte
.
.
.
__ADS_1
#Bersambung