
"Sebelum kita keluar, kita tulis di kertas untuk satpam yang berjaga dulu" ucap Edgar
"Aku punya bolpoin dan buku, sebentar mas" ucap Fichia lari kearah nakas yang berada tidak jauh dari tempat nya berdiri
Edgar menulis seuntai kata untuk satpam yang bekerja di rumah tersebut.
Setelah selesai menulis Edgar berjalan bergandengan tangan dengan Fichia dan diikuti oleh Sabrina dan bibik tepat di belakang nya dengan membawa tas milik Fichia.
Edgar membuka bagasi mobil dan tidak lupa ia juga memasukkan ransel kecil ke kursi belakang, dimana ia harus membuka pintu itu.
Setelah pintu itu di buka oleh Edgar, bibik menyelinap masuk terlebih dahulu dan disusul oleh Sabrina.
Setelah semua nya sudah masuk, Edgar memberikan kertas dan uang cash ke Fichia untuk diberikan ke satpam dirumah nya.
Edgar masuk ke dalam mobil dan diikuti Fichia setelah memberikan kertas tersebut.
"Sudah mas"
"oke, tenang semua. sekarang bibik dan kak Sabrina merunduk lah sampai keadaan cukup aman"
"baik" ucap Sabrina
"Sayang, buka jendela kamu dan ini cemilan kamu nikmati sekarang. ekspresi kamu santai saja"
"oke mas"
Meskipun rasa takut menyeruak ke relung hati ,jiwa dan pikiran Fichia. dia menjalankan misi menikmati cemilan tersebut dengan baik.
"pak, nitip rumah ya. saya dan Fichia pulang. sampaikan salam saya untuk orangtua Fichia dan keluarga lain nya" teriak Edgar
"baik tuan, nanti saya sampaikan. terimakasih untuk uang tips nya"
"iya sama-sama"
"mari pak" sapa Fichia dengan ramah.
__ADS_1
Setelah itu mobil Edgar melaju dengan tenang, dia melihat ada beberapa orang mencurigakan dari beberapa titik yang sudah diberitahu kan anak buah nya tadi.
Edgar mengemudikan mobil nya dengan tenang dan santai. Tidak lupa ia sesekali meminta cemilan dari Fichia dan mereka tertawa dengan apik nya
"Kak Sabrina dan bibik sudah boleh duduk di kursi, setelah ini kita akan sampai di lapangan sepak bola. aku minta ,kak Sabrina ,bibik dan Fichia segera masuk ke heli setelah sampai disana dengan cepat. mengerti?"
"barang-barang kita mas?"
"abaikan barang-barang itu sayang. Bawa sebisa yang kamu bawa di tangan kamu itu aja"
"oke mas"
Sepanjang perjalanan, Edgar mendapatkan notifikasi dari anak buah nya melalui handphone pribadi nya.
Anak buah Edgar memberitahukan jika orang-orang suruhan Herman masuk ke dalam rumah setelah mobil yang ia kemudikan keluar dari pekarangan.
Entah apa yang akan mereka cari, tapi firasat Edgar mengatakan jika semua ini memang sudah Herman atur sedemikian rupa.
"Kita akan sampai, persiapkan diri kalian"
Sabrina dan bibik yang duduk di kursi belakang ikut panik dan takut. mereka takut akan tertangkap oleh Herman atau orang suruhan nya.
.
.
.
Setelah mobil yang Edgar kemudikan berhenti tepat di samping heli. Fichia ,Sabrina dan bibik segera masuk ke dalam helikopter tersebut.
Edgar keluar dengan santai nya dan berjalan menuju beberapa anak buah nya.
"Ini kunci mobil nya dan hati-hati dijalan"
"baik bos"
__ADS_1
Setelah itu Edgar berjalan masuk ke dalam heli dan duduk disamping kemudi.
"Mas, kenapa tadi kamu masuk nya santai sekali. jika terjadi apa-apa gimana?" tanya Fichia dengan mimik muka serius.
"Memang nya kenapa sayang? jika kamu berjalan santai juga nggak papa"
"Ha? tadi kamu bilang kan aku harus cepat masuk ke heli"
"Ya itu bagus, berarti kamu menurut dengan ku" senyum devil Edgar
"mas jangan bercanda dengan nyawa, jika sewaktu kita di lapangan tadi terjadi apa-apa gimana?"
"nggak akan terjadi apa-apa sayang, tadi disana kan juga ada anak buah ku yang berjaga. kenapa kamu takut sekali"
"aku takut karna kamu menyuruhku untuk segera masuk ke heli, aku sampai keringat dingin ini lihat. malah kamu enak-enak kan jalan santai"
"hehe. aku hanya menggoda mu sayang" kekeh Edgar
"nggak lucu ya" sungut Fichia menghadap ke jendela heli
Sabrina hanya geleng-geleng kepala mendengar kan ucapan Edgar tentang menggoda mereka saat di mobil tadi.
Padahal jantung dia mungkin sudah akan pindah ke usus karna perkataan Edgar.
'benar-benar ini anak' batin Sabrina
Sam yang melihat raut wajah orang-orang yang ada di dalam heli tersebut hanya bisa geleng-geleng kepala.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Weekend kasih double up nih 🔥🔥
Jangan lupa baca karya author yang lain nya yaa dan tunggu untuk karya yang lain..
Yang belum follow, yuk follow✨
__ADS_1