IBU SUSU Ameera

IBU SUSU Ameera
Bab 40


__ADS_3

"aku tau fikiran mu mas" jawab Fichia santai dan dibalas senyuman oleh Edgar.


Edgar melangkahkan kaki ke ruang bermain yang tidak jauh dari kamar mereka.


tok..tok


"mba, saya mau ambil Ameera buat minum asi dulu ya" ucap Edgar


"eoh, kalian sudah sampai,jangan kaku-kaku kalau manggil"


"iya ini ambil Ameera nya" lanjut Sabrina


"iya makasih mba"


Edgar membawa ameera ke kamar.


"Assalamualaikum mama" ucap Edgar menirukan suara anak kecil


"waalaikumsalam cantik, Sholeha nya mama"


Ameera yang melihat Fichia seketika loncat-loncat kegirangan seperti ingin lepas dari gendongan sang papa.


"Awas jatuh sayang, kangen nggak sama mama.hmm?" ucap fichia dengan menciumi pipi gembul Ameera


"minum dulu ya"


Saat Ameera tengah menyantap asi murni nya. Fichia melihat Edgar yang menatap sang anak dengan mata horor.


"kenapa mas?"


"Hm? tidak"


"ada apa suami ku sayang? kenapa menatap seperti itu?"


"jangan goda aku sayang"


"ya kamu nggak jawab" ucap Fichia dengan sesekali memijat kaki dan tangan anak nya


"aku sebenarnya juga pengin itu" tunjuk Edgar menggunakan dagu ke arah milky.


"No papa. ini punya Ameera" ucap Fichia


"Sayangg please. kasih aku satunya juga" rengek Edgar dengan memberikan ciuman ke lengan Fichia

__ADS_1


"mas, jangan seperti anak kecil deh"


"hahh kamu mah. nggak ngerti rasa nya aja"


Edgar keluar dari kamar meninggalkan fichia yang sedang menyusui Ameera.


.


.


.


"Fichia mana gar?"


"lagi kasih asi Ameera mba. dikamar" ucap Edgar yang sedang menonton tv di lantai atas


"eoh. mba gabung ya" ucap nya dengan mendudukkan pantat nya di dekat Edgar


"iya mba silahkan"


"kamu habis pulang dari hotel bukan nya seneng malah murung aja" goda Sabrina


"hehe. enggak mba, perasaan mba aja kalik itu"


"hehe iya mba"


"eoh ya mba, dulu Ken juga asi ekslusif?" tanya Edgar tiba-tiba


"iya, Ken asi ekslusif sampai usia 1 tahun 8 bulan. kenapa?"


"apa Herman juga sering minta milky atau melakukan hubungan seperti itu saat mba masih memberi asi ke Ken?"


"milky?" - Sabrina


"iya mba, sumber asi"


"eoh. ya ya , aku paham apa yang kamu tanyakan. apa fichia tidak memberi hak kamu?"


"emm. bukan seperti itu mba. hanya saja mungkin nafsu ku yang terlalu besar" jawab kikuk Edgar


"tidak papa sih, hormon setiap orang juga beda-beda. kalau dulu mba terbebas dari itu, karna memang Herman tidak pernah menyentuh mba"


"eoh iya, maaf sampai lupa mba"

__ADS_1


"tidak papa. apa kamu kesini dan meninggalkan fichia di kamar sama Ameera karna hal itu? kamu sedang turn on?"


"hmmm, ya begitulah mba"


"kalau mba bisa bantu permasalahan kamu ya......."


"Bantu aja kalau mau bantu kak, mas Edgar juga silahkan kalau mau di bantu sama kak Sabrina" ucap Fichia tiba-tiba dari arah belakang mereka


Sabrina dan Edgar yang melihat ke arah belakang secara bersamaan.


"Dek"


"sayang"


"tidak papa, lanjutkan saja obrolan kalian"


Fichia pergi meninggalkan ruang tv dan berjalan kembali ke kamar nya dengan menggendong Ameera.


Edgar yang melihat itu pun juga ikut mengikuti Fichia dari belakang.


"sayang, kamu salah paham" ucap Edgar saat sampai di dalam kamar


Fichia tidak merespon ucapan Edgar sama sekali. dia hanya berbicara dengan Ameera dan bermain dengan anak nya itu.


"Sayang, jangan diamkan aku. maaf jika aku salah, tapi tolong jawab aku"


"Kalau nafsu mu besar dan kamu ingin melampiaskan ke wanita lain selain aku istri mu, silahkan mas. tapi, lepaskan aku sekarang juga. aku akan pergi dari rumah ini dan membawa keluarga ku pergi dari sini!!" ucap fichia dengan mata bergetar


"Apa kamu fikir dengan kamu bercerita ke kakak ku itu bisa mengurangi beban atas nafsu mu itu? dia kakak ipar mu mas, bukan kakak kandung mu. apa boleh bercerita tentang masalah ranjang ke orang luar?"


"lepaskan aku, biarkan ini menjadi pernikahan tersingkat ku dan aku akan pergi meninggalkan mu" ucap Fichia dengan menghapus air mata nya.


"Sayang, kamu ngomong apa? aku nggak akan pernah melepaskan kamu. kamu istri ku dan kamu adalah ratu di hatiku" - Edgar


"maaf kan aku, kalau aku kelepasan saat bercerita. aku hanya ingin lebih dekat dengan kakak mu sebagai ipar, bukan lain nya"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat pagi, selamat hari Senin dan selamat menjalankan aktivitas kembali🔥😙


Semangat para pencari cuan dan mahar. Semoga selalu di mudahkan langkah dan pekerjaan nya.aamiin


Pagi-pagi author udah update nih🔥🔥

__ADS_1


Jangan lupa berikan dukungan berupa LIKE, COMMENT , SUBSCRIBE ,VOTE dan tambahkan ke dalam favorit bacaan kalian yaaa🔥🔥🔥


__ADS_2