IDAMAN HATI

IDAMAN HATI
Usaha pembunuhan.


__ADS_3

"huuuu" Fhadlan yang juga sedang dongkol meniup pistol yang di todongkan Andrik padanya.


"Pistol kamu hanya krupuk di mataku" ucap Fhadlan dengan gerakan secepat kilat pistol di tangan Pangeran Andik telah berpindah tangan.


"Sekalian Nuklir yang kalian banggakan aja tembakkan ke Fhadlan" ucap Fadlan menantang.


"Kreeeeek" dengan mengerahkan tenaga dalam penuh, Fhadlan meremas pistol Andrik seperti meremas kerupuk.


"Ingat Andrik, Nuklir yang kalian banggakan hanya meletus kalau Allah mengizinkanya Meletus" Ucap Fhadlan


Dengan sikap menantang Fhadlan bicara sangat keras di depan muka Pangeran Andrik, jatak meteka sangat dekat hingga napasnya terasa berhembus di bibir Andrik.


"Kita tak punya urusan apa apa lagi, kalung yang kalian lelang telah di larikan sekretaris pribadi kamu sendiri"


"Makasih ya pangeran udah putuskan kontrak dengan Timah.” ucap Fhadlan tanpa minta jawaban pangeran Andrik.


***


Pulau teratai Suatu waktu di pertengahan musim hujan, tiba tiba kepingan salju jatuh dari langit suatu yang tak biasa jadi, walau suhu udara tidak terlalu dingin tetap saja salju menutupi seluruh taman bunga di depan puri Permaisuri, mawar mawar merah makin terlihat cantik di atas salju yang putih. Anak anak berlarian di atas salju seolah tidak ingin melewatkan momen yang hanya terjadi seumur hidup.


Seorang mengenakan kostum seorang Ratu keluar menuju teras samping puri yang terhubung dengan taman bunga, dia terlihat cantik duduk sambil minum teh panas di pinggir jendela serambi samping menghadap taman bunga. Sungguh semua yang lewat akan terkesima, memandang sang putri yang memiliki kulit seputih salju, bibirnya merah darah laksana mawar merah di atas salju, tinggi semampai body padat berisi, mata yang bening berkilau kebiruan bagai permata, dengan rambut ke emasan di sanggul rapi.


Tidak hanya Kaisar dan penghuni itana saja yang menyayanginya, tetapi seluruh rakyat pulau teraratai mengagumi dan menyanjungnya. Bahkan, kecantikan sang putri juga amat dikenal di seluruh dunia sebagai Ratu Kecantikan Dunia. ya dialah Fatimah Ibrahimova yang sekarang menjadi putri pulau teratai di nobatkan sebagai calon permaisuri kaisar penguasa pulau teratai.


Fatimah di tempatkan di sebuah bangunan megah yang di peruntukkan bagi Permaisuri Kaisar penguasa pulau teratai. Setelah hujan salju mereda datanglah Kaisar penguasa Pulau Teratai berserta pengawalnya mengunjungi calon Permaisuri. Seluruh pengawal dan dayang istana menjadi sibuk saat menyambut kaisar dan rombongannya.


“Ratu Timah bagaimana kabar mu hari ini?" tanya kaisar ikut duduk minum teh di serambi samping.


"Baik" jawab timah singkat.


"Oh ya Ratu... ntar sore kita ada acara” ucap Kaisar.

__ADS_1


“Enggak... Timah tidak ada urusan bersama kamu” ucap Timah ketus.


“Ikut aja deh, sekalian kakak mau ajak kamu jalan ntar sore?”


“Emm jalan aja sendiri.”


“Okey Timah... kakak mohon maaf atas perlakuan kakak di masa lalu, mari kira sambung lagi sejarah hidup kita bersama yang sudah sempat terputus" ucap Kaisar memanggil nama kecil Timah.


"Kamu terlambat Zuhrik, sekarang aku sudah punya kekasih, walaupun aku masih Free juga tidak akan sudi menerima kamu kembali" ucap Timah


Kaisar penguasa pulau teratai adalah mantan kekasih Timah yang dulu di idamkan Timah siang malam tapi tidak setelah Fadlan hadir di hatinya.


"ya udah Sorry Timah, kakak minta maaf, Timah mikir dulu deh, kakak rindu jalan bersama Timah, ntar sore kakak jemput ya. Sekarang kakak mau pulang dulu. Daa daa” ucap kaisar.


“You are late Zuhrik, no sorry for you, tiada maaf bagi mu, cari aja wanita lain untuk menjadi Permaisuri mu" untuk kesekian kali kembali Timah menolak ajakan kaisar Zuhrik.


Untuk kesekian kali juga Zuhrik tidak putus asa menundukkan hati Timah, setelah cara baik baik tidak berhasil, saat Timah lengah kaisar Zuhrik memasukkan racun pelumpuh syaraf yang akan melenyapkan ingatan masa lalu Timah.


"Ooh my god..." Timah kembali kekmaarnya saat merasa kepalanya pusing tak tertanggungkan. siisi kamar terasa bagai berputar sebelum timah terjatuh ke ranjangnya tak sadarkan diri.


***


"Ha ha ha, suatu saat nanti kita akan menguasai dunia" tawa Kaisar.


"Ayo bersulang Istriku" Kaisar mengangkat cawan penuh vodka.


"Hiiii Hiiik dan aku akan menjadi Ratu dunia" Mona juga mengangkat cawannya yang berisi vodka.


Suatu sore di istana Kaisar penguasa pulau Teratai, Kaisar dan istrinya merayakan keberhasilan Bintang Teratai menguasai Pulau Teratai.


"Kapan kaisar akan menjadikan Mona permaisuri kaisar?" dalam keadaan setengah mabok Mona menagih janji Kaisar.

__ADS_1


"Apa....!! kapan ada perjanjian menjadikan kamu sebagai Permaisuri" Kaisar yang juga sudah mabuk vodka membentak.


"Kaisar misi sudah Mona laksanakan, Timah sudah berada di istana, sesuai janji kasar ingin menikahi Mona dan menjadikan Mona Permaisuri, kapan akan di laksanakan?" tanya Mona.


"Haa haa Mona kalau untuk menikahi kamu kita sudah melaksanakannya kan? kamu sudah menjadi istri kaisar yang sah. tapi tidak ada perjanjian kalau kamu akan menjadi Permaisuri, kamu tidak layak sebagai Permaisuri selagi Timah masih ada" jawab Kaisar tertawa ngakak.


"Tidak.... Pokoknya Mona harus jadi Permaisuri Kaisar, tidak boleh Timah atau siapapun selain Mona kecuali akan mampus" ucap Mona merajuk lalu meninggalkan kaisar yang sedang mabuk berat.


Mendengar jawaban kaisar, sontak Mona menjadi amat marah, sejak saat itu, dirinya begitu membenci Timah semakin benci hingga timbul berbagai ide untuk menyingkirkan Timah pesaingnya. Saking cemburu dan iri hati, Sang Ratu ingin membunuh Timah dengan cara apa pun.


Mona memanggil seorang pembantunya yang sangat terpercaya, Namanya Jamilah yang di tugaskan untuk mengurus kebutuhan Timah di puri Permaisuri.


"Mil ada tugas buat kamu, Bunda Mona akan membayar mahal jika kamu berhasil" ucap Mona.


"Titah apa yang harus Jamilah laksanakan, bunda Mona?" tanya Jamilah dengan panggilan kehormatan.


"Kamu berikan racun ini pada makanan Timah, Bunda Mona ingin Timah lenyap dari muka bumi"


"Ampun bunda Mona, jangan bunda Mona itu terlalu berbahaya buat Jamilah dan bunda Mona jika usaha kita terbongkar"


"Hmmm mmmm" Mona mengangguk.


"Atau Jamilah punya ide yang lebih Aman?" tanya Mona.


"Saya kenal seorang budak, namanya Arbi, dia juga menyimpan dendam pada Kaisar. Sebab, pamannya yang bernama Adi penguasa Pulau teratai Utara, sebelumnya tewas dalam Perang saat membrontak melawan kaisar."


"Apa dia bisa Bunda Mona andalkan dan dapat di percaya?"


"Bisa Bunda Mona. Arbi itu Budak tambang yang selalu berusaha mencari-cari kesempatan melarikan diri untuk melampiaskan dendamnya"


"Saat ini Arbi dan bangsawan pulau teratai utara di tawan dan di jadikan budak tambang kaisar pulau teratai" Jamilah meyakinkan Mona.

__ADS_1


"Dimana bunda bisa berjumpa Arbi?" tanya Mona tidak sabar.


__ADS_2