
Kring! kring! kring!
Matahari mulai mengeluarkan cahaya nya, pagi ini Allea Masih di Mansion milik Ayahnya.
Sebuah Panggilan Yang sangat menganggu pagi nya Allea.
hhm, " Siapa ini ?"
Mata Allea yang bermanik Hitam pekat itu, Mencoba melihat dengan seksama dan membuka lebar matanya , yang malas untuk dia buka.
[ Selamat Pagi Nona Allea , apakah anda tidur dengan nyenyak malam ini ? ]
[ Siapa ini, Allea mencoba mengintimidasi seseorang yang berbicara di sebrang sana , dengan suara keras , khas Baritoon ]
[Kau tidak perlu tahu Siapa aku, aku hanya ingin memperingatkan mu jaga ayah mu dengan benar, atau tidak lama lagi aku akan menghilangkan dia dari muka bumi ini!]
[haa, Apa yang kau katakan, kau hanya seorang pengecut yang beraninya hanya mengancam keluarga ku, kalau berani Tunjukkan siapa kau sebenarnya!]
[kau tunggu saja , permainan ini baru di mulai!.]
__ADS_1
Tuuut! Tuutt! Tuutt!
Pembicaraan telah di putuskan, Allea tampak geram sekali, Raut wajahnya menegang, tangan nya mengepal seolah-olah ingin langsung menghabisi orang yang pagi ini telah mengancam nya.
Cuuiiih , Siapa kau berani mengancam! bahkan aku saja sampai sekarang belum bisa mengalahkan ayahku dalam bertarung. Aku harus segera memberitahu hal ini kepada ayah. Walaupun dia sangat kuat ,tapi umurnya sudah mulai senja. Ayah harus lebih berhati- hati dan waspada terhadap orang tadi.
Sepertinya nadanya sudah sangat yakin bisa menghabisi ayah ku
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Akhirnya Allea memilih bangun dari tempat tidurnya, jantungnya masih berdenyut kencang sedari tadi berbicara dengan orang yang mengancam ingin membunuh ayahnya.
Otaknya sedang berfikir keras, menerka-nerka siapa yang menghubunginya tadi.
Allea mengambil tas kerjanya dan membuka laptop ya untuk mencari informasi mengenai NAGA HITAM.
Mungkin ini ada kaitannya dengan kelompok yang menyerangnya dan ayah nya tempo hari.
Tapi yang aku tahu ayah tidak punya musuh. Tapi mungkin di dunia ayah yang lain. Mungkin profesi nya sebagai pembunuh bayaran yang menyebabkan ayah mempunyai banyak musuh.
__ADS_1
Allea mulai mengutak-atik Laptop di layarnya tentang NAGA HITAM.
Sebuah simbol, yang berhubungan dengan gang atau mafia.
Allea mencoba menjebol informasi dari kantor pusat khusus tentang kriminal ,penjualan senjata ,perjudian dan usaha lain yang ilegal.
Semua informasi itu dia dapat dari file rahasia pihak berwenang, hanya segelintir orang yang bisa membobol sandinya, dan salah satunya adalah Allea, Memang selain pintar beladiri ,mengolah senjata, Allea juga pintar bermain dengan Komputer.
Setelah mencari beberapa lama, Akhirnya dia menemukan sebuah foto dari pemimpin Simbol NAGA HITAM.
Dia tampak mengamati foto tersebut yang muncul di layar laptop nya. terlihat juga berbagai bisnis kotor milik mereka.
"Sepertinya Hanya seorang tikus, yang mencari makan dengan cara seperti itu!"
Allea tampak tersenyum miring melihat foto tersebut, dan berfikir apa orang di layar tersebut yang menghubunginya, atau malah bukan dia sama sekali.
Setelah mengantongi informasi tentang orang itu, dia mencetak foto orang tersebut, untuk di perlihatkan kepada ayahnya, Siapa tahu ayahnya mengenal orang di foto tersebut.
Allea bergegas ke kamar mandi, membersihkan dirinya dan pergi untuk sarapan. Soalnya pintu kamarnya beberapa kali di ketuk oleh pelayan, memberitahukan bahwa Tuan Abraham sudah menunggunya untuk Sarapan.
__ADS_1