
haii, Readers .. selamat membaca.
Novel ini, Di buat berdasarkan kehaluan dan imagine Authorya, Jika ada kesamaan nama tempat, Nama Pemeran, itu hanya kebetulan semata.
Mohon Dukungannya, jika berkenan bisa di tambahkan ke Favorit kalian ya.
🙏🏼 Terimakasih, Yang Sudah Mampir🙏🏼
Mansion Gold..
Alhirnya pembicaraan di Meja Makan Selesai juga, pembicaraan yang cukup alot antara ibu, ayah, dan Anaknya. Sang ibu yang bersikeras tetap menjodohkan Smith dengan Angelina.
Berbeda dengan sang ayah, yang hanya ingin anaknya menemukan gadis terbaik menurut Versi Smith. Ayahnya tidak ingin menuntut banyak pada nya.
" Kau lakukan saja Nak, Apa yang menurutmu benar, ikuti kata hatimu."
Sang ayah menatap anaknya dengan mata syahdu yang menyejukkan hati.
" Smith menatap sang ayah, hanya dia yang mengerti keinginan hati nya."
" Iya, ayah.. Ta..pi Mommy hanya memberi waktu untuk ku tiga bulan saja!"
" Kau Coba lah selama tiga bulan ini, kau laki-laki yang kuat kan, Ayah Sangat percaya padamu, kau bisa mendapatkan hati perempuan itu, Siapa yang bisa menolak kharisma , John Smith kan, Putraku satu-satunya."
" Ayah nya tersenyum senang, karena berhasil menggoda sang anak."
" Papi , bisa saja, Baik aku akan berusaha dan tidak akan menyerah."
Pembicaraan santai, Kedekatan Ayah dan Anak yang sangat Kompak, beda dengan Mommy nya yang notabene ingin segera melihat smith menikah dan segera mempunyai cucu yang akan menjadi garis keturunan keluarga.
Di Canadian..
Allea sudah bersiap dengan Peralatan nya, senjatanya sudah di lengkapi Alat pemindai di dalam gelap jadi bisa melihat sasaran nya, Titik yang sudah di tentukan.
Allea bergegas menuju kamar Mandi , Suara gemericik Air sudah terdengar pertanda dia sedang memulai ritual mandi nya.
Selang beberapa jam, Allea Sudah siap, Kali ini dia memilih Motor berkecepatan tinggi agar segera sampai ke tempat tujuan.
Brumm,
__ADS_1
Suara Motor berkecepatan tinggi terdengar sedang melaju , bergabung bersama pengendara lalu lintas lain nya.
Cciiitt,
Allea dengan cepat menyembunyikan Motornya di tutupi semak di dekat kabin, tempat sang target menginap.
Allea tampak mengendap di tengah padatnya semak yang mengelilingi kabin itu.
Hhm, ini dia tempatnya, Allea tampak sumringah melihat sebuah tanda , Yaa , tanda itu yang akan menjadi tempatnya menembak nanti.
Allea melihat sekitar, dia benar-benar harus teliti , berhati-hati agar tidak ada yang mengetahui kehadiran nya.
Hhhm, keadaan Aman, suaranya pelan dan hanya terdengar oleh dia sendiri. Malam semakin pekat , hanya terdapat sinar rembulan sebagai cahayanya.
Sreet,
Allea membuka tasnya ,mengeluarkan senjata, tak lupa peredam suara dia pasang di depan moncong senjatanya, Senjata yang terlihat ringan, tapi daya tembak nya bisa mencapai sekitar 4km, dengan kecepatan tinggi, Pelurunya sendiri dapat menjebol tembok. Cepat, kejam, dan sangat mematikan , tidak bisa terbayangkan orang yang tertembak pasti akan langsung tewas di tempat, atau paling tidak dia akan terluka parah, hingga bisa menghilangkan nyawanya.
Di kabin itu sendiri terdengar suara musik jazz, sedang di putar , para penjahat yang memakan uang kotor itu, sedang bermain judi dan di temani para wanita seksi, Minuman beralkhol ada di setiap meja dengan porsi masing-masing,selera masing-masing pula.
"hahahaha, Malam ini adalah malam keberuntungan ku, dewi fortuna selalu menyertaiku, Ya kaan." Sambil mengandeng perempuan seksi berpakaian minim, tawanya menggelegar, karena berturut-turut dia menang dalam permainan itu.
" Apakah kau mau ikut denganku , malam ini sayang, puaskan aku?"
wanita itu bergelayut manja, kepadanya.
" Tentu saja sayang, apa saja kemauan mu, asal kau bisa melayaniku semalaman ini."
"Sesuai dengan keinginan mu tuan, aku akan membuatmu senang malam ini."
perempuan itu menggandeng mesra tangan pria yang bertubuh sedikit tambun itu, dengan kumis tipis menghias wajahnya.
Mereka tidak tahu, ada yang mengawasi pergerakan mereka , dengan laser merah yang siap menembak.
Dari kejauhan Allea sudah mengamati mereka, dia bersiap , menembak tepat di jantung nya. laser merah sudah menitik target.
Klek, klek, Klek
Suara Pengunci otomatis di buka Allea dari Senapan nya, dia merunduk ,menempatkan posisi, titik sudah siap dia akan langsung menembak melewati sekitar 3 km , jaraknya, Angin tidak bertiup kencang, membuatnya semakin yakin bahwa tembakan nya tidak akan meleset, apalagi gagal, karena dia sudah merencanakan dengan matang.
__ADS_1
Sleep,
jleeb! jleeb! jleeb!
Darah merah segar,keluar dari Dada Targetnya. Perempuan yang dari tadi ada di samping nya pun, Berteriak-teriak, panik karena tiba-tiba pria itu berdarah sangat banyak ,luruh ke lantai.
"Tolong! Tolong!"
Tolong aku tuan Ed , tiba-tiba berdarah dan tidak sadarkan diri. Pengawal dengan cepat memeriksanya.
" A..da.. luka tembak di dadanya , tepat mengenai jantung nya!"
" Penembak Runduk, ini pasti perbuatan nya! , Salah satu pengawal berlari menghampiri teman nya."
" Cepat panggilkan Ambulan siapa tahu tuan ed , masih bisa tertolong." Tamu yang lain tampak terkejut , tiba-tiba teman nya sudah terluka karena di tembak, entah oleh siapa.
Di kejauhan Allea sudah bersiap pergi. dia memasukkan senjatanya kedalam kotak seperti Alat musik, dia membuka penutup wajahnya dan menggerai rambutnya, agar tidak terlihat mencurigakan. Setelah itu Allea pergi menuju sepeda Motornya untuk kembali ke hotel. Tidak ada yang melihat atau mencurigainya, semua dilakukan dengan diam, Sunyi.
Ambulan pun datang, para pengawal membawa tubuh tuan ed menuju Ambulans, Sedangkan para tamu yang lain , langsung berpikir untuk segera pulang ke rumah masing-masing,mereka tidak mau ambil resiko untuk terus melanjutkan liburan mereka, karena cemas dengan nyawa mereka, yang bisa hilang kapan saja seperti teman nya. Pengawal pribadi masing mulai mengawal para penjabat menuju mobil dan Pulang ke rumah mereka masing.
Huufff,
Sampai juga aku, Bagusnya para pengawa itu tidak menyadari kehadiran ku. tembakan itu di lakukan allea tersembunyi dan dari jarak yang cukup jauh dan tersembunyi, di tambah minim nya penerangan di sekitar kabin.
Tring, Ponselnya berbunyi, bagaiman misi nya, apakah sudah selesai?
Suara Klien Yang menyewa nya terdengar,
"Mission Complete!" Lanjutkan pembayaran seperti biasa, Jangan ada keterlambatan , atau aku yang akan mengejar dan menghabisi mu.
Penekanan di lakukan Allea, agar para klien nya tidak berani macam-macam padanya.
telepon langsung Allea putus sebelah pihak, dia membuka sim di dalam ponsel nya dan membuang yaa, ponsel nya pun dia buang, semuanya dia lakukan untuk menghilangkan jejak.
Tring,
pemberitahuan masuk dari ponsel pribadi Allea, Yaa sebuah transaksi sudah terbayar lunas. Dia tersenyum miring melihat nominal pembayarannya. Allea melanjutkan membersihkan tubuhnya, gemericik sudah terdengar dari luar, pertanda Allea sedang mandi, setelahnya dia akan langsung tidur karena malam sudah beranjak.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...