
Hallo Readers,
Mudah-mudahan pada suka ya sama Novel perdana aku, Cerita ini hanya ke haluan Author aja looh, Or fiktif ya.. Jika ada kesamaan dalam bentuk apa pun mungkin itu hanya kebetulan semata.
** Selamat menikmati, sajian dan cerita dari aku, Salam kenal Semua **
Jangan lupa dukungan buat Author biar lebih semangat nulis nya. Vote,like , Boleh banget di tambahin ke favorit kalian. di tunggu komentar,kritik, Saran nya🙏🏼😍😁
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Rumah Merri..
Semenjak Malam pertemuan dengan Sahabatnya Diana, dalam perjalanan pulang Merry dan Angelina terus menggerutu, mengomel di dalam perjalanan di dalam Mobil mereka.
" Keterlaluan sekali si Smith, Masa Anaku yang paling cantik serta menggoda ini, Malah di biarkan sendiri di teras luar."
"Iya ibu, baru kaliie ini ada lelaki yang berani mengabaikan aku, biasanya kan, mereka juga yang mengejar-ngejar aku."
dengan nada Kesal dan sedikit berteriak, gadis berkulit putih itu mengadukan kelakuan Smith, yang juga pelit dalam berbicara, walaupun Angelina sudah berusaha menarik perhatian nya, tapi Smith tidak perduli kepadanya.
" Ya sudah, kau harus sabar sayang, kau harus bisa mengambil hati smith, agar bisa menjadi nyonya rumah di sana, bagaimanapun caranya, dekati saja ibunya, Aku lihat dia menyukai mu, sering-sering lah main ke rumahnya."
titah Merry kepada anaknya, dia tidak mau kehilangan ATM berjalan nya, melalui Angelina dia bisa sangat kaya raya.
pikiran nya melayang-layang membayangkan dirinya menjadi Konglomerat, dia bisa sepuasnya belanja, Makan enak,ke salon, dan tidak perlu bekerja keras.
Bruuk! Bruuk!
Tiba-tiba dari arah depan melintas bayangan di kelam nya malam, ayah merry yang sedang menyetir langsung menginjak rem.
__ADS_1
Seketika Merry berteriak karena Kaget..
Pah! Ada apa, kenapa tiba-tiba kau berhenti?
Membuat jantungku kaget saja.
Aakh, itu sepertinya tadi ada bayangan hitam yang lewat jadi aku berhenti mendadak, " Apa kalian tidak apa-apa?, tanya nya."
" iya, hanya saja aku kaget, lain kali kalau mau berhenti bisa kan , kasih tahu."
Yaah, namanya juga mendadak mamah, mana ada aku sengaja.
Sudah-Sudah malam sudah semakin larut, kita harus cepat pulang, mungkin tadi aku hanya melamun , atau mungkin tadi hanya kucing.
Cepat kita pergi dari sini, Merry bergidik ngeri tiba-tiba tengkuk nya merinding, jalanan juga terlihat sepi , hanya beberapa mobil yang saja yang masih berlalu lalang.
akhirnya dengan terburu-buru ,dia mengendarai mobil nya kali ini dia menambahkan kecepatan agar segera sampai ke rumahnya.
Aakh, mungkin itu hanya binatang yang tidak sengaja lewat, dia bermonolog sendiri , berbicara dalam hatinya. Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di Mansion mereka. Sebuah Bangunan bergaya Klasik eropa yang tidak begitu besar, tapi desain nya sangat cantik , berwarna nuansa putih dan krem itu terlihat nyaman untuk di tinggali, berbeda dengan dua orang wanita yang tinggal di sana ,mereka seolah-olah tidak pernah puas dan mensyukuri yang mereka punya sekarang.
Pintu sudah dibuka oleh sang pemilik , Mereka Kemudian Masuk dengan raut muka yang kecewa, di karenakan perjodohan Smith beserta Putrinya tidak berjalan Mulus seperti dugaannya.
" Aku akan Langsung ke Kamarnya, rasanya tubuhku sangat Lellah, Angelina berkata kepada ibu dan ayah, Tanpa mendengar jawaban mereka dia langsung pergi ke kamarnya yang berada di lantai dua."
Ibu Angelina yang masih beristirahat di sofa kesayangan nya, Sudah tidak melihat Angelina lagi, dia dan suaminya pun beranjak ke kamar utama mereka untuk beristirahat, yang sebelum nya akan membersihkan dirinya.
Beberapa saat kemudian sudah terdengar gemericik Air dari kamar mandi, rupanya Suaminya sudah terlebih dahulu mandi, dia ingin menunggu suaminya keluar untuk menanyakan apa yang tadi dia lihat sehingga mobil yang di kendarai mereka berhenti secara tiba-tiba dan mendadak.
Papah .. " Kenapa tadi kau berhenti secara mendadak, Apa ada yang mengagetkan mu ?"
Sang Suami yang sudah berganti piyama berwarna hitam itu, masih sangatlah gagah , hanya sekarang ada sedikit keriput di wajahnya.
__ADS_1
Laki-laki yang sudah di nikahi selama kurang lebih dua puluh lima tahun itu, hanya melihat ke arahnya dan berkata, " lebih baik kau bersihkan diri dulu sanaa, nanti akan aku ceritakan apa yang terjadi tadi."
Beberapa menit kemudian suara gemericik sudah terdengar pertanda merry sedang melakukan ritual mandi nya.
Sekarang mereka berdua sudah berada di tempat tidur berukuran king size yang cukup besar, kamar dengan cat berwarna Abu muda.
Sebelum tidur Merry, bercermin sambil merapikan rambutnya tak lupa dia memakai skin care , kegiatan rutin setiap hari yang dia lakukan untuk menjaga wajahnya agar tetap terlihat cantik dan awet muda.
Hhm, Begini mah, Tadi pada saat menyetir tiba-tiba saja ada bayangan hitam yang lewat , Tapi aku hanya melihat ya sekilas di bergerak sangat cepat, entah itu apa, aku sendiri tidak tahu, antara takut dan terkejut aku langsung.
menginjak rem mobil, agar tidak menabrak.
Aah, Mungkin kau berhalusinasi, atau hanya Kucing atau binatang lain yang kebetulan lewat.
"Mungkin, aku juga tidak begitu yakin, karena tidak melihat jelas.
Yaa Sudah , lebih baik kita tidur, kau kan juga harus bekerja besok, Merry sudah malas mendengar suaminya yang bercerita , yang hanya dalam otak nya sekarang bagaimana cara agar Smith dan putri nya bisa menikah.
Sementara di kamar Angelina, Sedang berkaca di meja rias nya, dia bertanya sendiri,kenapa Smith sama sekali tidak tertarik kepadanya.
" apa yang kurang coba denganku,? dengan nada sinis sekaligus Angkuh dia berbicara pada diri sendiri di cermin."
Huuffh, Aku akan berusaha agar Smith bisa menjadi milikku, Hanya milik ku seorang, tidak ada yang boleh memiliki nya selain aku, Angelina Vic!! Dia tertawa sendiri,sambil tersenyum sinis. Ternyata sebenarnya sebelum di Orang tua mereka menjodohkan mereka, Angelina sudah mengaguminya, karena pada saat ibunya berkunjung ke rumah smith dia sering ikut hanya untuk melihat Smith yang waktu itu masih Kuliah di Akademi kepolisian.
Angelina sering mencuri pandang pada Smith, Tapi Smith terlihat Cuek dan dingin kepadanya.
Itulah yang membuat Angelina semakin penasaran kepada Smith. Dia sudah jatuh Cinta ada Smith pada saat mereka bertemu di Mansion Smith. Ditambah sekarang Orang tua mereka sudah memberi Lampu hijau untuk hubungan mereka, walaupun Smith Sikap Smith seperti tidak perduli padanya. Setiap bertemu Smith selalu bersikap dingin kepadanya, bahkan tampak menghindarinya.
Setelah bercermin dan memakai skin care, Angelina beranjak naik ke tempat tidur, Bayangan smith masih terlintas, Matanya Sudah sangat mengantuk hingga tidak terasa sebuah dengkuran sudah terdengar, menandakan dia sudah terlelap dengan mimpi indahnya bersama pujaan hatinya.
...----------------...
__ADS_1
...****************...
......................