Identitas Rahasia

Identitas Rahasia
IDR Kepulangan Allea


__ADS_3

Selamat Membaca.. all


Mohon terus dukungan ya buat Author.


Novel ini Hanya ke halu an thor saja nya, perlu di ingat jika ada kesamaan, mungkin itu hanya faktor kebetulan semata.


Terimakasih yang sudah mau mampir ke Sini.. Slam kenal Dari Author,.


Canadian Hotel..


Sembiring Cahaya berwarna kuning keemasan Sudah mulai menampakan sinarnya sedikit demi sedikit.


Melalui Celah-celah Jendela Sebuah Kamar Suite Yang ukuran nya lumayan besar beserta semua fasilitas lengkap nya, Akomodasi perjalanan dan tempat dia menginap semua sudah di tanggung oleh Klien nya. Kadang Allea juga tidak bisa Pasti dan tahu Siapa Klien nya.


Tapi yang jelas kewaspadaan tingkat tinggi selalu di utamakan, perencana an , Olah tempat, keadaan sekitar, semuanya harus benar-benar di perhitungkan, karena tidak main-main nyawa Allea yang jadi Taruhannya, kalau dia sampai tertangkap oleh Musuh akan sangat berbahaya sekali.


Allea Masih Tidur dengan nyenyak di tempat tidurnya , Saat sinar pagi membuatnya bangun.


Hoooaamm..


Beberapa kali Alarm ponsel nya berdering dia hanya bangun dan mematikan nya. Sedangkan di Ponsel nya banyak Pesan, panggilan Masuk tidak berbalas. Dia sengaja membiarkan panggilan masuk , pesan untuk tidak menghiraukan kan nya sejenak, dia hanya ingin beristirahat, menenangkan sedikit hatinya yang sedang risau, gundah, entah mengapa sebab nya dia sendiri tidak tahu.


Ada beberapa panggilan dari Ayahnya, Mourine.


Matanya sedikit memicingkan penglihatan nya, Melihat nama detektif Smith, melakukan panggilan ,ada juga sebuah pesan di sana.


Sepertinya Ayah dan Mourine mengkhawatirkan aku, Dua Orang yang benar-benar perduli serta Sayang kepada Allea dengan tulus.

__ADS_1


Hhm, Aku memang akan pulang siang ini, Tapi aku akan langsung pulang ke rumah Ayah sepertinya, Aku membutuhkan pelukan hangatnya, aku juga khawatir, dan takut kalau akan ada serangan seperti kemarin ini.


Aku Akan membuat kejutan untuknya, dia tidak akan tahu aku akan pulang siang ini dan langsung ke Mansion, Karena Allea tidak memberitahu maka Asisten pribadi Ayahnya juga tidak akan menjemputnya di Bandara.


" Detektif Smith, Kenapa dia menghubungiku, Apa ada yang penting?"


Allea Mengernyitkan dahinya, Tumben Sekali Detektif itu melakukan banyak panggilan telepon dan mengiriminya pesan.


Aakh, Nanti saja aku Buka semua pesan ini, Rasanya aku butuh Oranges Juice hangat. Karena tidur setelah menyelesaikan misi nya , Allea lupa tidak memakan Apapun sebelum dia tidur, tubuhnya sudah sangat letih dan lellah malam itu, hingga dia sekarang terbangun dengan perut yang sangat lapar dah Haus.


Allea membereskan semua barang-barang nya tidak lua Senjata Kesayangan nya, yang sudah di bungkus dengan rapih menggunakan Alat yang tidak bisa di deteksi oleh pihak Bandara.


Setelah beberapa saat , Akhirnya barangnya Sudah masuk kembali ke koper, tak lupa tas kecil dia Selempang kan ke tubuhnya, Yang berisi benda-benda penting seperti identitas,Uang Cash, dan Ponsel milik pribadi Allea. Suara gemericik kucuran air mulai terdengar dari dalam Kamar Mandi, rupanya Allea sedang menyiram tubuhnya.


Beberapa jam kemudian Allea sudah rapih dengan memakai Celana Soft jeans hitam ,beserta kemeja Biru, Rambutnya di kuncir kuda Ala kadarnya, namun tidak membuat Allea tidak terlihat Cantik, Pesona nya selalu terpancar Alami tanpa memakai Make up yang berlebih di tambah keahlian bela diri, penggunaan senjata juga sudah sangat di kuasai.


Tiiing..


Lift mulai terbuka, menandakan dia sudah sampai lantai dasar , dia keluar sambil mengamati sekitar , matanya yang tajam tetap waspada dengan keadaan sekitar Lobby Hotel.


hhm, sepertinya tidak ada yang mencurigakan, dia kembali berjalan menuju receptions.


Setelah melakukan Check Out , Dia langsung menuju Bandara menggunakan Taxi dari Hotel.


Boording Pas pesawat Allea masih satu jam lagi, dia akan mencari restoran di Area Bandara untuk mengisi perutnya yang sudah sangat lapar meminta untuk di isi.


Dua puluh menit kemudian Allea, Sudah Sampai Bandara, dia Masuk ke dalam dan mencari restoran Cepat saji. " Terpaksa Aku Makan , makanan Junk Food itu, Karena di sini sulit mencari restoran dengan Menu kesukaan ku." Sampai di restoran dia hanya memesan Ayam Goreng , Minum nya hanya Moccha latte No Sugar, Allea sudah terbiasa hidup dengan makanan sehat, dia tahu makanan Cepat saji itu mempunyai Kalori yang sangat tinggi, dia tidak Mau terlalu sering memakannya.

__ADS_1


Selang beberapa menit makanan yang di depan nya sudah berpindah ke dalam perutnya , yang sedari tadi sudah meminta jatahnya. Dia penasaran dengan pesan yang dikirim oleh Detektif. Dia melirik Ponselnya dan membuka Aplikasi hijau itu.


Hahahhh, Apa ini..?


Dia melongo, matanya yang tajam menatap Pesan yang di kirim sang detektif.


Dia mengajak ku, Makan malam. Orang dia pikir sangat dingin dan tampak garang itu, ingin mengajak nya Makan Malam. Walaupun dalam hatinya dia sempat berfikir kalau sang detektif itu juga sangat tampan, pikiran nya melayang membayangkan wajah sang detektif.


Aakh, apa ini, Ada sesuatu yang bergetar di hatinya, ada perasaan meleleh seperti ice Cream terkena Panas. Allea sendiri bingung dengan perasaannya, Perasaan apa ini??


Aku bahkan belum pernah mengalami nya selama ini, Perasaan yang sama pada saat dia dekat dengan ayahnya, Tapi ini melebihi semua itu. Akhirnya Setelah Boording pas dia sudah berada di pesawat, Allea memilih tidur sebentar di pesawat itu. dia hanya ingin menenangkan hatinya, Perasaannya jika mengingat pesan dari Detektif Smith tadi.


kini Wajah Sang detektif sempat terlintas dan berlama-lama bermain dengan pikiran nya sendiri. Allea belum tahu harus membalas Apa pesan dari Detektif. dia bingung Dengan identitas rahasia nya, kalau dia dekat dengan seseorang, Apakah dia harus mengatakan yang sesungguhnya atau hanya kebohongan saja.


Suatu Hubungan yang di dasari Oleh kebohongan tidak akan bertahan lama, Apalagi adanya tidak ada nya keterbukaan. Kejujuran Menurutnya sangatlah penting dalam menjalani sebuah hubungan yang akan menuju ke jenjang serius. Dia tidak ingin bermain Api yang akan membakar dirinya sendiri. Sungguh pilihan yang akan sangat Sulit yang harus di pilih dan di jalani Allea, dia tidak bisa hidup normal seperti wanita yang lain nya.


Sudahlah, Aku akan meminta pendapat ayah atau Maurice, hanya Dua orang itu yang mengerti dirinya.


lama Melamun , bermain dengan pikiran nya sendiri Allea sudah memejamkan matanya.


Tak berselang lama pesawat pun Landing, Mendarat dengan sempurna. Turun dari pesawat


dia melangkah kaki jenjang nan indah itu menuju sebuah taksi, menuju Mansion Milik Ayahnya.


...****************...


...----------------...

__ADS_1


......................


__ADS_2