
Mansion Gold...
Di rumah yang bernuansa Hitam dan warna keemasan, sang ibu terlihat Antusias menyambut putra semata wayang nya.
"eeehhhm, Ayah dari John Smith, memandangi istri nya yang bersenandung sambil menyiram beberapa bunga kesayangan nya."
"Sepertinya hatimu senang sekali yaa hari ini, Apakah karena anak kesayangan mu akan pulang sore ini?"
" Papi, membuat jantung ku mau copot saja!" Matanya menatap suami yang membuatnya kaget .
" Ibu mana Papi yang tidak senang melihat Kepulangan Anaknya yang sudah lama tidak berjumpa." Mata sang ibu tampak berkaca-kaca, antara sedih dan senang ,menyelimuti hatinya."
Di sebuah Mansion yang cukup besar tidak terlalu mewah.
Kring! kring! kring!
Ponsel seorang wanita berwarna Coklat, berambut ikal berdering.
[ " Don't Forget Merry, You must Came to night."]
[ " Course , Diana, I wiil Come with my Daughter."]
[Ya, Aku tunggu kau di rumah]
[Oke, See u ]
Panggilan pun di matikan, Ternyata Mommy ya Smith menghubungi sahabatnya, teman Sosialita ya yang biasa berkumpul.
Merry , yang sebenarnya tidak mempunyai kekayaan yang begitu banyak, karena suami merry hanya seorang direktur biasa, bukan memegang perusahaan besar seperti Orang tua Smith. Dia mempunyai dua orang Anak satu laki-laki,dan satu perempuan. Nah anak yang perempuan ini yang akan di jodohkan oleh mereka dengan sang Detektif.
Angelina vich, Seorang gadis berparas Cantik bermata Hazel, dengan rambut sedikit Ikal, panjang berwarna Blonde.
Angelina berwatak agresif, sedikit centil dan keras kepala, hampir semua keinginannya harus di penuhi oleh kedua orang tuanya. dia juga memiliki temperament seperti ibu nya.
" Kau harus bisa memikat Smith Angel, selain dia tampan, dia juga mewarisi seluruh Aset keluarganya, karena dia adalah Anak tunggal."
Ayahmu bisa menaikkan jabatanya, dan mungkin Ayahnya smith bisa memberikan satu perusahaan untuknya.
"hhm, kau tenang saja ibuku tersayang aku akan merebut hati ibunya smith dan pasti juga hati Anaknya, Angel berkata sembari memainkan ponselnya berselancar di dunia maya."
" Apakah ibu meragukan diriku untuk memikat Smith?"
__ADS_1
"Tentu saja tidak Sayang, Siapa yang akan menolak kecantikan paras wajahmu, yang juga pintar."
"Ayo, kita bersiap sayang, Kita ke Salon langganan kita dan ke mall, membeli baju untukmu." kau harus terlihat memukau dan mempesona di hadapan Smith Agar dia bersimpati dan mau menikah dengan mu. Mereka Berdua memang ibu , anak yang Klop sekali, Suaminya bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan istri dan putrinya yang senang berfoya-foya, belanja ,membeli barang yang tidak penting hanya untuk kesenangan mereka saja. Kadang tak segan ayah Angel ,memakai uang perusahaan untuk menutupi kebutuhan mereka. Sungguh miris, bahkan mereka tidak pernah mau tahu uang yang didapat dari mana untuk bersenang-senang.
...----------------...
Di Kantor Detektif..
langkah smith tampak gontai, karena kali ini dia pulang ke rumah , bukan hanya bertemu dengan kedua orang tuanya, tapi lagi-lagi perihal di Jodohkan dengan perempuan yang belum sama sekali di kenalnya. Tapi mau tidak mau, sebagai tanda hormat ,sekaligus sayang kepada Orang tuanya, apalagi mommy ya, dia harus menurutinya dan pulang.
Smith mengambil kunci mobilnya yang di atas nakas. dengan cepat dia membelah lalu lintas kota dan ikut bergabung dengan kendaraan lain nya. Selang berapa lama, dia sudah sampai di depan Mansion Gold milik ayahnya itu.
Mansion Gold...
Tin! tin! tin!
Suara Klakson mobil , membuat para penjaga di depan gerbang langsung membukakan pintu pagar yang tertutup.
Griiieeet,
"Selamat malam Tuan Smith,Selamat datang."
Smith hanya tersenyum kecut.
" Kau , sudah datang Smith, Mommy dan papi kangen sekali padamu nak." Mommy mencubit pipi smith dan memeluknya."
Smith Malu sekali di depan Tamu, Mommy masih memperlakukan dia seperti Anak kecil.
Duduklah nak, Sang ayah ikut memeluk smith dan menyuruhnya duduk di sebelah nya.
"Merry, Kenalkan ini Anakku, satu-satunya, John Smith."
"Ooh, ini dia yang sering kau ceritakan padaku, seorang polisi sekaligus detektif kah?"
Mommy ya menyenggol bahu anaknya ,memberi sinyal untuk menjabat tangan merry.
" Kenalkan Aku John Smith, Tante."
" Merry ,dan ini Suamiku, juga Putriku Angelina Vic."
Smith menyalami mereka Semua, sedangkan Angelina sengaja berlama-lama menjabat tangan Smith, dia sengaja melakukan itu, Agar Smith melihat dirinya . Gaun berwarna Biru gelap metalik bertabur mutiara di sekitar tangannya, dan sedikit terbuka di bagian depan, menambah pesona seorang Angelica.
__ADS_1
" Ayo kita langsung ke ruang makan saja, agar tidak terlalu larut malam, perutku juga sudah meminta di isi ini sepertinya." Ayah Smith dengan ramah mengajak mereka ke ruang makan, di sana sudah tersedia berbagai macam menu yang di masak oleh koki khusus.
Mereka menyantap makan malam yang lezat itu, di sela mereka makan, Angelina mencoba mengajak ngobrol Smith.
" Smith, kau sudah lama jadi detektif.?"
"ehhm , belum terlalu lama juga, Smith hanya menanggapi dingin."
"Ooh, Yang aku dengar kau tinggal di Apartemen, Kenapa tidak tinggal di sini saja bersama?"
"Karena Apartemen dan kantorku dekat, lagipula aku sering ke luar kota untuk menjalankan tugasku, jadi jarang di Apartemen juga."
" Apakah kau sudah mempunyai Pacar Smith,?
" Saat ini belum, tapi tidak tahu kalau nanti!"
"Maksudmu, kalau nanti, a.. da, begitu!"
" Ya , aku sendiri belum tahu, kita tidak akan tahu , cinta itu datang nya, kan tidak bisa di tebak. senyum kecut menyeringai di bibir smith yang seksi."
"Smith, Kau jangan berbicara seperti itu kepada Angelina, kan dia hanya bertanya." Mommy Smith yang lemah lembut menatap anaknya, dia tahu Smith tidak suka di jodohkan." Apalagi dengan perempuan yang baru di kenal nya. Walaupun mommy ya sudah sering melihat Angelina.
Sedangkan Angelina, tampak mengerucutkan bibirnya dan merajuk seperti Anak kecil.
Hhaiis, Kau ini jangan seperti Anak kecil. Merry memberi peringatan dengan menatap memelototi Angelina. Se akan tahu dengan kode ibunya dia kembali tersenyum, menghabiskan makanannya.
Setelah Makan malam,dua keluarga itu mengobrol santai di ruang keluarga. para Orang tua mengobrol ringan tentang keluarga, Anak, pekerjaan dan hidup. Smith lebih suka duduk sendiri di teras.
" Kenapa kau duduk sendirian di sini, ? "
" Aku lebih suka duduk sendiri di sini sambil memandangi bintang."
" Bolehkah aku ikut duduk di sini?"
" Tentu saja, kursi ini bisa di duduki siapa saja, Smith melengos begitu saja." Tidak sedikitpun dia memperhatikan Angelina yang sudah berdandan habis-habisan, hanya untuk bertemu dan mencuri perhatiannya
" Angelina berbicara dalam hatinya, aku akan segera membuatmu bertekuk lutut padaku, Sombong sekali kau, bahkan berlama-lama melihat ku saja kau tidak mau!! tunggu saja kau akan tahu siapa sebenarnya Angelina!!" Angelina hanya tersenyum sinis, dan memandangi wajah smith yang memang tampan, rambut lurus ,mata yang berwarna Abu-abu,hidung yang mancung dan tubuh nya sangat proporsional di tambah sikapnya yang dingin.
membuat Angelina penasaran terhadap smith.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
......................