
Hallo All readers..
Selamat membaca ya, jangan lupa kasih semangat Author dengan Like, Vote and jika berkenan bisa Kasih aku Gift. Di tunggu Saran dan Kritik nya. Boleh banget tambahin ke Favorit kamu jika Suka.
#Terimakasih Buat Supportnya #
* Maaf jika ada penulisan yang masih salah baik ejaan maupun kalimat, Author masih dalam tahap penyempurnaan ðŸ¤*
...----------------...
Mansion God...
Seberkas Cahaya Pagi mulai terlihat, sang Fajar sudah mulai menampakan Cahaya indahnya, menyinari Dunia, menghangatkan pagi yang Terlihat Cerah.
Di Sudut Kamar berwarna Putih, Bersih, rapih semua tertata dengan sempurna di tempatnya.
yaa Smith sekarang Sudah bersiap melakukan rutinitas Olahraga nya, dia akan Lari di sekitar Area rumahnya , sekalian menghirup udara segar di pagi ini, yang masih terlihat sedikit gelap. Sang surya tampak malu-malu,untuk menampakkan sinarnya.
Smith Masih berada di Mansion Orang tuan nya, kebetulan dua hari ini dia mengambil libur dan rehat sejenak dari aktivitas nya yang menguras pikiran dan tenaga nya, memecahkan berbagai kasus kriminal membuatnya kadang sakit kepala, tapi apa mau dikata itu sudah menjadi kewajiban nya.
Smith menuruni tangga menuju lantai bawah, terlihat Mommy ya sedang duduk sambil memegangi kakinya.
Sandra tampak sedang duduk sambil memijat pelan kakinya.
Di sofa biru dongker kesayangan nya, dia sedang berselancar di dunia Maya, melalui ponsel nya, Ujung matanya melihat Smith berjalan keluar dengan memakai Celana Polos, Dengan Kaos Oblong putih , Lengkap dengan Sepatu Kets khusus Untuk Lari. tangan yang tampak berotot, dengan dada bidang,di bawahnya Perut dengan berbentuk Roti Sobek nampak jelas di balik kaos yang menempel pada tubuhnya, Di tambah ketampanan nya yang paripurna membuat wanita yang melihatnya terpesona.
" Syang, kau akan kemana , sepagi ini?, tanya Sandra Mommy nya."
" Biasa Mom, Olahraga ringan agar badan sehat, Segar mom, menghirup udara pagi yang belum tercemar." Senyum nya mengembang sempurna di wajah Smith.
" Mommy, Mau ikut , Ayo?"
" Hhm, kaki mommy sedang sakit smith, sepertinya Asam urat mommy kambuh."
" Apa! , Aku akan memanggilkan Dokter keluarga kita Untuk segera memeriksa kaki mommy."
__ADS_1
Terselip semburat kekhawatiran di hati Smith.
" Ahh, tidak Syang, Mommy tidak
apa-apa ,hanya mungkin sedikit Salah makan kemarin, maka nya penyakit mommy kambuh."
"Ooh, Baiklah, Mommy berbaring saja dan
jangan banyak berjalan, Agar tidak tambah parah nanti."
" Iya Syang Mommy akan mendengar kan mu." dengan patuh dia menuruti kata-kata smith, karena itu semua untuk kebaikan dirinya juga .
"Baiklah, Aku akan lari sebentar yah Mommy, hanya untuk meregangkan tubuhku saja , karena dari kemarin Smith hanya beristirahat di kamar sambil memantau beberapa Pekerjaan nya."
Mommy ya hanya mengangguk, seraya menatap punggung anaknya yang sudah terlihat lagi. Sang Mommy pun merebahkan tubuhnya di atas Sofa, sebelum itu dia meminta pelayan membawakan teh hijau kesukaan nya. Sedangkan Ayah Smith sudah berangkat bekerja hanya untuk menanda tangani beberapa dokumen perusahaan yang memang membutuhkan persetujuan nya.
Running Smith , berhenti sejenak untuk melakukan peregangan pada Otot kaki dan tangan nya. Ear phone yang dia pasang musik kesukaannya dia hentikan.
Kalii ini dia ingin menelpon Allea , Wanita yang sudah bertahta di hati Smith, pujaan hati yang sudah mengikat hatinya, padahal dia belum tahu bagaimana perasaan Allea kepadanya, Tapi dengan kepercayaan tinggi dia yakin bisa mendapatkan cinta sekaligus Hati Allea.
Nada tunggu terdengar dari ponsel Allea,
" Kemana yaa dia, Apakah , dia belum pulang dari tugas nya." Kemarin sebelum Smith pulang ke Mansion ya dia menyempatkan mampir ke kantor Allea, dan bertemu Maurice, Sekretaris pribadi Allea itu memberitahukan bahwa Allea ada pekerjaan an di Canadian. Maurice mau mengatakan kepada Smith karena dia mengetahui Smith seorang detektif yang kemarin ini menyelidiki kasus penyerangan di Mansion Ayah Allea.
" Baiklah, aku akan meninggalkan pesan saja, Siapa tahu, pada saat dia membuka ponselnya dia akan membacanya."
[ Apa kabarnya , Allea. Jika kau tidak sedang sibuk kapan kita bisa bertemu? Bagaimana kalau makan malam, atau minum kopi saja juga boleh! yang penting aku bisa bertemu."]
Setelah mengirim Send, terkirim Pesan untuk gadis pujaan nya itu, Smith nampak tersenyum berseri-seri , entah kenapa hanya menulis pesan saja dia sudah sangat senang, Apalagi bertemu.
Smith mulai melajukan kakinya pelan kemudian Cepat mengelilingi Mansion milik keluarga nya, jarak Mansion satu dengan yang lainya sedikit berjauhan, Sekeliling Mansion memang masih Asri banyak di tanami berbagai pohon,dan bunga-bunga.
Hati Smith sendiri sudah berbunga-bunga, memikirkan wajah Allea, Matanya Yang Tajam seperti Elang yang siap mengintai dan menerkam mangsanya. Mata itu yang membuat Smith Jatuh hati untuk pertama kali nya. Mata itu, Walaupun Tajam tapi terlihat teduh di sana , membuat Smith berlama-lama memandangnya.
"Aku akan membawakan sesuatu yang istimewa untuk nya nanti, jika aku bertemu dengan nya."
__ADS_1
"Tapi aku tidak tahu apa yang di sukai ya, Aku harus bertanya kah kepada nya
Aakh , tentu saja itu tidak mungkin ,akan di taruh dimana harga diriku.
Smith sedang berbicara sendiri dengan hatinya, Tanpa terasa dia sudah sampai di depan Pagar Mansion. Penjaga keamanan Yang berada di dalam pagar berlari hendak membukakan pintu. Tapi dari kejauhan dia melihat Smith seperti sedang melamun sambil sesekali tersenyum.
"Tuan Muda, Apakah anda tidak masuk ke dalam ,kenapa hanya berdiri saja ?"
Aaahh, iya Smith tampak memerah wajahnya, Antara kaget dan malu karena kepergok melamun sendiri sambil terus mengulum senyum.
" Apakah, kau sudah lama berdiri di sana? , Tanya Smith."
"Eehhmm, Lumayan lama tuan, Dari sini aku bisa melihat Tuan tersenyum-senyum sendiri, seperti Orang yang sedang jatuh Cinta Tuan!"
" Apa iya, Jangan Mengada-ngada kau, Mungkin kau salah lihat tadi!" Tatapan nya berubah tajam sedikit mengintimidasi!".
" Anggap saja kau tidak memperhatikan ku tadi, Lupakan kejadian tadi ".
" Baik, Tuan. Saya akan pura-pura lupa, dalam hatinya dia menahan tawa, karena majikan nya terlihat malu dan menutupinya dengan ketegasan nya, Penjaga itu sudah lama bekerja di keluarga smith, sedari ayahnya belum menjadi Apa-apa , sampai sekarang sudah sangat Sukses, jadi dia sudah menganggap Smith seperti anak nya sendiri.
"Yaa, sudah aku masuk dulu, inget yaa Kau tadi tidak melihatku sedang Melamun."
" Iy..yaa Tuan Muda, Dia berlalu sambil menutup gerbang rumah."
Padahal Smith tidak pernah Marah kepada penjaga nya itu, dia sudah Anggap seperti keluarga karena dia sudah lama bekerja kepada ayahnya, Sedari Smith kecil.
Aakh, bisa-bisanya aku melamun kan Allea tadi, untung tadi aku sudah sampai di depan rumah.
hhhm, apakah ini yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
......................
...----------------...
__ADS_1