
Happy Reading All..
Terus dukung Author yaa, Terimakasih buat Support yaa. Mudah-mudah Suka yaa Sama Novel ini.
Jangan lupa, LIKE, VOTE, , jika berkenan bisa Tambahin ya ke FAV Kalian .
Agar bisa lihat kisah Allea selanjutnya. Boleh banget kasih aku GIVE, Biar tambah semangat nulisnya.
Sekali lagi Terimakasih yang udah luangkan waktu buat membaca ππΌ Sehat selalu Allπ
......................
...----------------...
Mansion Gold..
Tings.. ting.. ting
Suara Ponsel Smith tampak berdenting,
Ponsel pipih berwarna hitam itu dengan simbol Apel setengah bergetar, terdapat nama Seorang yang sangat di harapkan membaca pesan nya. Yaa, Nama Allea muncul di Aplikasi hijau miliknya.
Mata smith berbinar-binar melihat pesan dari wanita yang sudah mendapatkan hatinya secara tidak langsung. jantung Smith berdetak kencang, meraih Ponsel nya , tangan nya sedikit gemetar, tak kalah hatinya pun bergetar hebat.
Eeehhhm..
" Apa ini.., Ya Ampun Smith, Itu hanya sebuah pesan Looh." Dia merutuki dirinya sendiri yang seperti Anak kecil yang mendapatkan Permen.
Senyum merekah melihat Tulisan balasan Allea.
" Dia mau .. Yang benar , Ini Sungguhan kan, Smith Seperti tak percaya."
Lantas dengan Cepat dia sudah mengetik kata-kata, Untuk Allea, Berulang kali mengetik, berulang kali juga dia hapus , Entah berapa banyak kata yang sudah di hapus ,dan kembali di tulis. Padahal Smith tinggal menjawab,
"iya aku akan datang untuk menjemputmu." Tapi Hati dan Otak nya tidak Sinkron Sama sekali. Akhirnya dia hanya menulis.
" Aku akan menjemputmu pukul 7 , Send, dengan Cepat dia mengirim pesan itu."
Lalu di mengetik yang kedua kali nya, mengucapkan terima kasih, karena mau menerima ajakan nya Untuk makan Malam berdua.
Send Message..
Pemberitahuan dari Ponsel nya pesan sudah terkirim, tapi hanya centang hitam, pertanda Belum ada tanda-tanda di baca oleh Allea.
" Aku akan menunggu , Apa yang akan dia Balas nanti?"
Beberapa jam telah berlalu, Smith terus memegang ponsel sambil memandangi nya. Belum ada balasan dari Pujaan hatinya itu.
__ADS_1
Cck, kenapa waktu berjalan sangat lambat hari ini, jam di dinding kamarnya baru menunjukkan pukul tiga lewat.
Tring! tring!
Ponsel Smith berbunyi, Sungguh pesan ini sudah di tunggu nya lama, padahal baru sekitar satu jam'n dia menunggu.
Akhirnya, isi nya hanya sebuah pesan singkat, "Aku akan menunggu di rumah jam tujuh pas."
dengan tanda seru. Smith berjingkrak gembira. dia sudah akan segera bersiap-siap.
......................
Mansion Abu...
Di rumah Angelina tengah bersiap pergi ke rumah Sandra, di temani ibunya, dia mendengar Ibunya Smith Sedang sakit dari mami nya.
"Come On, Mami, bisakah Cepat sedikit.?"
"Iya..ya.. Mami Ready Syang, kau jangan tidak sabaran begitu, hanya karena ingin bertemu Pangeran tampan mu itu."
Angelina tampak malu, muka nya bersemu merah semerah tomat.
Aakh, Mami Stop menggodaku terus!!
Angelina di antar Supir menuju Mansion Smith, di tengah perjalanan, mereka mengalami kemacetan yang lumayan parah karena ada sebuah kecelakaan di depan.
Angelina Menghardik Supirnya itu, dia tidak mau tahu alasan Apapun, dia hanya ingin cepat sampai ke mansion Gold itu, tempat Smith ada di sana sekarang.
Sang Supir hanya menghela nafas panjang, menghadapi majikan nya yang cerewet dan judes itu.
"Baik , Nona saya akan mengambil jalan pintas, menuju ke Mansion Gold itu.
" Jangan banyak bicara, lakukan dengan cepat, aku tidak mau berlama-lama lagi!" Nadanya keras sekaligus ketus.
Akhirnya mereka sampai juga ke Mansion milik Sandra, Karena Merry sudah ber chat dengan Sandra akan datang menjenguk nya. Sebelum Masuk ke dalam Angelina melihat Smith sedang memanaskan Mobil Sedan Biru metalik, Seri Kuda terbang, Limited edition, dia sudah sangat jarang memakai Mobilnya itu, Karena juga jarang pulang ke rumah, waktunya Smith di habiskan di kantor dan Apartemen nya untuk menyelesaikan berbagai Kasus. Smith memakai Kaos Abu sedikit berkerah, Rambutnya Di sisir ke arah sedikit ke belakang, Sepatu Sport berwarna Senada dengan Jaket nya, Tak lupa Celana blue jeans kesayangan nya sudah menempel dengan sempurna, Menambah pesona bagi siapa saja yang melihat nya.
Angelina , terdiam beberapa detik melihat Smith, lalu datang dan menyapanya.
" Hallo, Smith, Apa kabar mu ?"
" Ooh, Kau ada di sini Angel, Aku Baik sekali hati ini, malah sangat baik." Senyum smith mengembang sempurna di wajahnya.
" Yaa, aku ke sini untuk menjenguk tante Sandra".
" Ooh, mami ada di kamarnya, Kau bisa langsung ke dalam."
" Tapi.. Apakah kau akan pergi, kelihatannya kau sudah sangat Siap?"
__ADS_1
" Ya, aku akan Pergi dengan temanku sebentar."
" Begitu yaa, Apakah aku boleh ikut dengan mu?" Mata Nya menampilkan puppy eyes, memelas siapa tahu Smith mau mengajak nya.
" Hhm, Sepertinya tidak bisa, Mungkin lain kali aku akan mengajakmu."
"Ta..pi, Aku akan Bosen di sini bila kau tidak ada. "
" Maaf, sepertinya aku harus segera Pergi, aku sudah terlambat." dengan terburu-buru Smith masuk ke Mobil ,dan melajukan mobilnya Cepat.
Angelina hanya terbengong , di tinggal kan sendiri. dia menghentakkan kakinya karena kesal sambil mengomel tidak jelas. dengan terpaksa dia harus menyusul maminya masuk ke dalam.
Smith sudah hampir sampai di Mansion Allea, hatinya sudah tidak karuan , dia bingung harus berkata apa pada tuan Alberth.
Mobil sedan biru metalik sudah masuk ke dalam pelataran depan rumah Allea, Tuan albert sudah menunggu di teras, dia sengaja menunggu di sana bersama Allea yang sudah Siap. Smith turun dari mobil dan langsung menyapa kemudian mereka bersalaman.
" Tuan Albert aku ijin mengajak Allea untuk Makan malam di luar".
" Tentu, Silahkan, Asal kau kembali kan dia tanpa kurang satu apa pun."
Terlihat mata tajam menuju langsung kepadanya sekaligus ada penekanan di setiap kata-kata ayah Allea itu. Mata Smith tidak berhenti menatap Allea, netra mereka bertemu kemudian saling menunduk karena Malu.
Allea yang berbalut Gaun Silver, dengan sedikit memperlihatkan pundak indah nya. menambah Pesonanya semakin terpancar.
" Apakah kau sudah siap, Allea?"
" Tentu."
Mereka berdua akhirnya menuju ke sebuah restoran mewah yang sudah di pesan terlebih dahulu oleh Smith. Keadaan di perjalanan tampak canggung,mereka diam dengan pikiran mereka masing-masing. Baru kali ini Allea satu mobil dengan Pria yang belum lama di kenal nya.
tak berselang lama mereka sudah sampai di restoran , Smith membukakan pintu mobil, tapi sayang Allea sudah membuka nya ,jadi tidak sengaja mereka berbenturan , mereka sekarang berjarak sangat dekat hanya terhadang pintu mobil saja, netra mata mereka bertemu , menatap lama satu sama lain.
Smith merasa kikuk dan serba salah. Akhirnya dia membiarkan Allea membuka sendiri pintu mobilnya.
" Mari, kita tidak ingin terlalu lama kan di sini? Allea membuyarkan lamunan smith."
" Yaa, tentu saja, Mari."
Dengan sigap Smith menuju ke tempat yang sudah di pesan nya, dia menarik kursi untuk duduk Allea, Smith tidak bisa mengalihkan pandangan nya dari sisi Allea.
...****************...
...----------------...
......................
Maaf up nya baru bisa sedikit, badan Author lagi kurang fit. di rumah juga Anakku lagi pada kurang sehat, sepertinya Cuaca sedang tidak bagus juga. tetep sehat semua..π
__ADS_1
Terimakasih ππΌ sekali lagi buat dukungannya.