Identitas Rahasia

Identitas Rahasia
IDR : Misi Baru


__ADS_3

Apartemen Allea..


Setelah Cukup lama mengobrol Cukup lama, Akhirnya Allea pulang ke Apartemen dengan Perut yang sudah terisi.


Pertemuan nya dengan detektif hari ini Membuatnya Sedikit melupakan masalah Naga Hitam.


Walaupun memang semua itu harus dia hadapi bersama Ayahnya. Hal itu Seperti Duri yang tertancap di dalam daging.


Allea ingin membersihkan dirinya.


" Aku akan Mandi terlebih dahulu, rasanya Tubuhku lengket sekali."


Gemericik Air terdengar dari luar kamar, bertanda Allea sedang mandi dibawah guyuran shower. "Rasanya sangat segar sekali, Rambutnya terurai basah, Aroma wangi shampoo menyeruak di kamarnya."


Allea saat ini sedang mengamati berkas dari klien nya.


" hhm, Rupanya kali ini aku harus pergi jauh lagi." pikiran nya melayang , Allea sedikit bimbang jika harus pergi, karena khawatir ayahnya.


"bagaimana ini, Aku akan menelpon Clark, Dia adalah pengawal pribadi ayahnya yang juga merangkap sebagai supir, dan orang kepercayaan ayahnya."


Kring! kring! kring!


Di sebrang sana ponsel Clark Berdering, Di aplikasi hijau terdapat nama Nona Allea.


Clark, berpikir ada apa Nona menghubunginya, Pasti ada yang penting ini.


[Hallo, Nona , Ada Apa]


[ "Clark, Aku akan pergi ke Canadian , Untuk beberapa hari, tapi tidak lama, karena ada Misi, Tolong kau jaga ayahku dengan baik, Perketat penjagaan rumah, kawal ayah kemana pun dia pergi, Aku tidak mau sesuatu terjadi ,pada Ayah!"]

__ADS_1


Nada suara allea tampak tegang dan menekan kan kepada Clark, Sang pengawal.


[ "Baik Nona, aku akan menjaga dengan segenap kemampuan ku, Aku juga siap mempertaruhkan nyawaku untuk Tuan!" ]


[ "Baik, Aku percayakan ayahku padamu, Clark. Aku akan membawa Alat pelacak, yang ayah berikan di kalungku, jadi ayah bisa terus memantau keberadaan ku dimana pun"! Tolong sampaikan juga perkataan ku tadi pada ayah, aku tak mau dia mengkhawatirkan ku.]


[ " Nona, Akan saya sampaikan, semua yang tadi Nona katakan. dan satu lagi nona, Hati-hati, dan tetap selalu waspada!"]


Allea langsung menutup teleponnya. Dia tidak ingin membuang waktunya.


Di amati target Allea selanjutnya. Seorang laki berumur 40 lebih. Orang yang lumayan penting di pemerintahan, Allea sendiri tidak pernah menanyakan Alasan klien nya untuk melakukan tugasnya, yang dia tahu korban harus sudah tidak ada lagi di dunia ini.


...****************...


Di sebuah Kabin di Canadian...


" Perketat penjagaan di setiap sudut, Seorang pengawal pribadi dari sebuah satuan khusus sepertinya, yang menjadi Ajudannya."


" Apakah Semua aman dan terkendali , Tanya si Tuan yang berada di kabin dengan beberapa sahabat dan kolega nya?"


"Sepertinya Aman Tuan, kami sudah menyebarkan beberapa pengawal di Setiap sudut tempat ini.


Ada beberapa wanita yang mereka pekerjakan untuk sekedar mengobrol atau menuntaskan hasrat mereka sebagai laki- laki.


Yaa tentu saja , istri mereka juga sibuk dengan para teman sosialita nya. Dengan harta yang berlipat mereka bisa melakukan apa saja.


Rupanya para pejabat penting ini adalah sekumpulan Penjahat kelas kakap yang hanya berkedok sebagai petinggi negara, yang menghabiskan uang negara untuk bersenang-senang.


Mereka juga tidak segan menghabisi musuh-musuh mereka yang menghalangi jalan nya, Terdapat Salah satu Back Up dari NAGA HITAM. Orang itu juga bekerja sama dengan pemimpin Kelompok ***Naga hitam.

__ADS_1


Apartemen Allea..


Allea mempersiapkan semuanya..


Termasuk senjata kesayangan Allea, Senjata laras panjang keluaran terbaru dari sebuah perusahaan besar yang hanya orang tertentu yang bisa membelinya dengan harga fantastis.


Sebuah Senjata berwarna hitam metalik, gelap SLVK - 146 Sumrak. Dengan jarak tembak terjauh di dunia, dengan jarak skitar 4km, Senjata presisi tinggi dengan kecepatan mengerikan.


Tidak di pungkiri target bisa langsung tewas di tempat. Sekedar informasi Snipper atau penembak Rundu , jika harus tepat mengenai sasaran dia harus mengenali lokasi penembakan, arah Angin, dan pastinya tempat yang Tepat untuk menembak targernya.


Allea bersiap Sore ini dia akan langsung terbang ke Canadian, Semua perlengkapan Sudah disiapakan, Karena Allea harus melihat dan mengamati tempat Targetnya. Sebuah tas hand back berisi uang tunai, Passport , dengan nama berbeda-beda untuk berpergian ke berbagai negara.


Tak lupa Senjata yang sudah di beri tempat khusus agar tidak terlacak pihak Bandara.


Beberapa saat kemudian Allea sudah berada di Bandara , menunggu Boarding pass pesawatnya. Tak lama Mengantri di Boording pass dia sudah dengan nyaman duduk di sebuah pesawat eksekutif, dia tidak menggunakan pesawat pribadi milik ayahnya , agar bisa berbaur dengan yang lain.


Beberapa jam setelah perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan sampai juga dia di Canadian, Waktu sudah hampir malam saat dia sampai , allea memutuskan mencari hotel terdekat terlebih dulu untuk beristirahat, Karena tidak mungkin dia pergi ke Kabin itu tanpa rencana yang matang, menginggat penjagaan yang sudah pasti sangat ketat, karena mereka bukan orang biasa.


Setelah menaiki taksi dari Bandara dan menyuruh supir taksi untuk mencari hotel terdekat, Sampai juga Allea di sebuah hotel yang Cukup besar. Allea langsung Check in, menginap empat malam , dia membayar tunai langsung untuk empat malam.


" ini Nona Kunci kamar Anda."


Sang resepsionis di depan memberi kunci kamar Allea.


" Terimakasih !"


Dengan cepat Allea mengambil kunci kamarnya ,melangkahkan kakinya menuju kamarnya, perjalanan yang jauh membuat dia lellah.


Hadeeh, Rasanya tubuhku sangat lellah, aku akan mandi ,lalu mencari makan untuk mengisi perutnya yang sudah meminta jatahnya. Allea harus menuju lokasi dan mengamatinya sebelum melakukan pekerjaan nya.

__ADS_1


__ADS_2