Identitas Rahasia

Identitas Rahasia
IDR : Masa Lalu


__ADS_3

Rumah Ayah


Allea dan ayah masih mengobrol di ruang tengah keluarga mereka. setelah sekian lama tidak bertemu.


" Allea, ada yang ingin ayah beritahukan padamu."


"iya ayah, ada apa?"


Sebenarnya Sebelum ayah menjadi menjadi seperti ini ayah juga dulu Anak yatim piatu, Orang tua ayah Meninggal karena kecelakaan.


Waktu itu ayah masih berumur 5 tahun, Ayah Sudah di tinggal pergi, Ayah hidup bersama paman ayah. Namanya Paman Bernard dia yang mengurusi semua keperluan ayah. Paman bernard menyekolahkan ayah di sekolah khusus Militer, dia ingin ayah menjadi seperti ya.


Setelah Ayah selesai sekolah ayah Sudah mendapat tugas Untuk membela negara kita.


Ayah menjadi Penembak ulung yang tidak pernah salah sasaran. Lalu ayah mendapat misi khusus di sebuah negara perang. Mendapat tugas menjadi Penembak jarak jauh, ayah hanya bertugas dengan teman ayah.


Pada saat menjalankan misi ayah mengalami kesulitan tidak biasanya. kami hampir tertangkap musuh, hingga terjadi baku tembak yang tak terhindarkan dan teman ayah tewas di tempat.


sedangkan ayah berhasil melarikan diri.

__ADS_1


Entah mengapa misi itu bisa di ketahui oleh musuh, ayah sangat menyesal kehilangan rekan ayah , karena dia melindungi ayah pada saat itu


Dan setelah diselidiki, ternyata misi ayah sudah Bocor, dan ada pengkhianatan. Entah oleh siapa sampai saat ini belum bisa di ketahui.


Pada saat itu ayah sangat kecewa terhadap atasan ayah, karena tidak menyelidiki lebih lanjut siapa pengkhianat yang membocorkan rencana misi ayah pada saat itu.


Ayah memutuskan keluar dari kesatuan dan menjalani profesi ayah yang sekarang. Tapi sebenarnya ada penyesalan dalam diri ayah sayang, karena kadang kita menembak orang yang belum tentu bersalah , hanya karena uang semata. maka dari itu ayah memutuskan pensiun dini.


Tapi beberapa bulan kemarin ayah mendapat surat Ancaman dan teror Entah darimana datangnya, ayah sedang berusaha menyelidiki nya. "Kenapa ayah, tidak menceritakan kepadaku?" Perihal Ancaman dan teror tersebut..


"Ayah menghela napas , dan berkata, ayah hanya tidak ingin melibatkan kau dalam masalah ayah." karena ayah belum tahu siapa yang melakukan semua itu, apa orang dari masa lalu ayah atau orang yang iri kepada ayah.


"Tapi ayah, Kita harus selidiki semua itu."


Allea menatap Cemas kepada ayahnya.


"iya, ayah akan menyelidikinya, kau tenang saja."


***

__ADS_1


Hari semakin larut Allea memutuskan untuk menginap di rumah ayahnya. dia sepertinya rindu dengan kamarnya yang sudah lama dia tinggalkan ,karena kesibukan dan pekerjaan nya dia memutuskan untuk tinggal di Apartemen.


Malam semakin larut , ayahnya sudah masuk ke kamar, Tapi Allea belum bisa tidur. Entah kenapa perasaan nya tidak enak sekali malam ini.


Allea Menuju dapur untuk membuat minuman kesukaannya mochachinno. Dapur bersebelahan dengan taman di belakang rumahnya.


Tiba-tiba ada sekelebat bayangan lewat di belakang nya. Dia melihat dan mengejar bayangan tersebut tapi menghilang.


Bruuk! Bruuk!


terdengar suara berisik di kamarnya, Dengan cepat Allea ke atas menuju kamar ayahnya.


Terlihat ayah ya sedang di serang oleh 3 orang tidak dikenal memakai penutup hitam dan pakaian serba hitam, dengan sigap Diandra membantu ayahnya!


"Siapa kalian ?" Kau tidak perlu tahu siapa kami.


pertarungan berjalan sengit tapi dengan keahlian allea dan ayahnya mereka berhasil melumpuhkan mereka.


*** Lanjut lagi Nanti yaa** maaf up yaa Bru bisa sedikit. terimakasih yang sudah bersedia mampir.

__ADS_1


__ADS_2