
Mansion Gold..
Malam semakin larut di Mansion milik Ayah Smith , Para orang tua masih betah untuk berlama-lama membicarakan tentang hidup dan Anak-anak mereka.
Sementara Smith dan Angela ada di teras depan yang terdapat taman kecil yang tertata rapih, terdapat juga kolam ikan yang di hiasi air terjun kecil buatan, Ayah Smith memang suka dengan Alam.
" Eeehhhm, Sepertinya Malam sudah larut , Merry, Kita harus segera Pamit."
Eeeh iya,,
"Sand, sepertinya malam sudah larut kami harus segera pulang, tidak baik kan kalau terlalu malam , kami membawa seorang gadis."
" Iya, waktu tidak terasa ya kalau kita sudah mengobrol." Haii, Tapi.. kemana Angelina , aku tidak melihat nya, Lalu Smith juga."
" Ooh, Seperti nya mereka ada di taman depan, mungkin mereka sedang mulai mengakrabkan diri."
" Baik, aku akan memanggil Angelina ke sini, kami harus segera pulang agar tidak kemalaman di jalan."
Sang ibu memanggil Anak nya di taman depan. Smith juga tampak masuk ke dalam rumah untuk beristirahat.
" Angelina, kita harus pulang nak, malam sudah larut, Si ibu memanggil dengan lemah lembut pada anak nya."
padahal kalau mereka sedang di rumah, suaranya akan nyaring sekali , tidak selembut pada saat di rumah smith.
"Baik ,ibu ."
Angelina menghampiri orang tuanya yang sudah bersiap pulang. " Ta..pi dimana smith sayang, Ibu smith bertanya pada Angelina?''
" Tadi kami di depan berdua tante, Tapi pas aku masuk dia sudah tidak ada!"
"Ooh, Baik coba tante ke kamarnya dulu, mungkin tadi dia langsung ke kamarnya."
"Ada apa, sayang?" ayah smith melihat istrinya dengan tatapan menyelidik, "Ahh, itu Smith sepertinya meninggalkan Angelina sendiri tadi.
Aaiisssh, Anak itu sungguh tidak Sopan. Sang ayah berkata pelan walaupun bisa di dengar oleh orang tuan Angelina.
" Tidak apa-apa Tuan, Mungkin Smith sedikit lellah." Yaa, memang dia baru pulang bertugas tadi.
" Maafkan dia yaa, memang anak itu ."
"Ya, tidak apa-apa tuan, kami Semua Pamit dulu, takut kemalaman di jalan". Raut wajah Merry tampak kecewa, karena melihat Smith meninggal kan Anak gadisnya dan berlalu begitu saja.
"Maaf kan, Anak ku yaa Merry, mungkin dia sangat lellah , Jadi lupa berpamitan denganmu dan Angelina."
" iya, Sand ,, tidak apa ,mungkin Smith sudah mengantuk karena lellah sehabis tugas."
Merry dan keluarganya Akhirnya meninggalkan Mansion Besar itu dengan menelan kekecewaan.
Di kamar Smith..
Setelah keluarga Merry pulang, Para pelayan membereskan ruang tamu dan meja makan, tempat mereka makan tadi. Ayah dan ibu Smith pun pergi ke kamar utama mereka untuk membersihkan diri dan berganti baju , untuk beristirahat.
__ADS_1
Tok! tok! tok!
Pintu kamar smith di ketuk oleh ibunya dari luar.
"Sayang, apakah kau sudah tidur nak?"
Klek.. Klek..
Handle pintu tampak di buka dari dalam, Smith yang sudah berganti baju, hanya memakai kaos oblong bercelana pendek, Melongokan kepala nya di pintu.
" iya, Mommy , Ada Apa?" Kalau ingin membicarakan Gadis itu, Besok saja yaa Mommy, Aku sangat lellah hari ini.
Hoooaam, smith menguap, pertanda dia sudah mengantuk.
" Kau ini, kenapa meninggalkan Angelina sendiri tadi, kasihan gadis itu!" Mommy ya menatap Smith tajam.
" Maaf Mommy, aku lupa tadi tidak berpamitan dengan tante merry, Soalnya Aku Capek sekali , dr Rasanya tubuhku langsung kangen sama kasur mommy." Smith nyengir dan menampakkan deretan giginya yang rapih dan putih.
" Ya sudah kita bicarakan semua nya , besok. Kau beristirahat lah."
"Okeh, Mommy.!
"Good Night, Mommy."
" Good Night, My Boy."
Dengan cepat Smith menutup pintu kamarnya, Setelah sang Mommy tersayang pergi juga untuk tidur di kamar Utama.
" Anak itu masih saja, seperti anak kecil , kalau berada di rumah, Coba kalau di luar, Garang sekali seperti singa siap melahap Mangsa nya. Sang Mommy bermonolog sendiri sembari berjalan menuju Kamar."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sinar mentari mulai menyapu langit, Sang surya mulai menampakan sinar , menghangatkan setiap insan di atas muka Bumi.
Tak terkecuali Smith yang masih bergulung di bawah selimut nya.
Tok! Tok! Tok!
ketukan di pintu kamar smith mulai terdengar nyaring, karena sedari tadi tidak ada jawaban dari si punya kamar.
Smith, Smith,
" Apakah kau masih tidur, Ayo Cepat turun Nak, Ayahmu sudah menunggumu untuk sarapan di bawah".
Pintu kamar berwarna Abu metalik itu tampak di ketuk lagi.
" Smith ! iya Mommy, Aku sudah bangun. Aku akan turun sebentar lagi."
" Baiklah nak, mommy dan papi menunggu Looh".
" Baik, Mommy."
__ADS_1
Si ibu hanya tersenyum , dia sangat senang anak nya ada di rumah yang ukuran nya cukup besar untuk mereka berdua, memang ada beberapa pelayan dan pengawal, tapi tetep saja ibu nya merasa kesepian, merindukan soso Anak lelaki satu-satunya itu.
Smith , Turun dengan memakai Celana berbahan levis dan kemeja biru garis berwarna biru gelap.
" Akhirnya Anak ayah yang ganteng nie turun juga, Ayah nya tersenyum meledek sang anak."
Berbagai menu sarapan sudah terhidang , Ada Roti , Salad , Spaghetti .
" Ya, Smith bagaimana menurutmu Angelina,?"
" Cantik mommy, Wanita yang Sopan juga."
Smith menanggapi dengan memakan Roti gandum berisi daging dan telur , tak lupa Saos pedas , dengan sedikit Mayonaise , kesukaan nya.
" Cuma Cantik saja, Apa kau tidak ada rasa Suka kah ,kepadanya?"
Uuhuk, Uuhuuk,
Hampir saja Smith tersedak Sandwich nya.
" pelan-pelan Saja Smith, Makan lah dengan benar jangan terburu-buru. kata sang ayah."
pelayan segera menuangkan juicy yang berwarna Oranges ke gelas Smith.
" Mommy, Aku bukan tidak suka kepada Angelina, tapi sudah ada seseorang yang mengisi hatiku, Akhirnya Smith berterus terang kepada kedua orang tuanya."
" What, Apakah kau serius?"
"Ya, Mommy, memang sudah ada seseorang yang aku suka, Ta..pi aku belum tahu apakah dia menyukai ku apa tidak.!"
Mommy Smith tampak Kaget, jantung nya seperti ingin loncat dari tempatnya, matanya membulat sempurna, begitu juga Ayahnya.
" Apakah, dia lebih cantik dan pandai dari pada Angelina?"
" Aku pikir begitu Mommy, Cantik itu tergantung siapa yang melihat kan, Bagiku dialah wanita yang paling Cantik di dunia ini, setelah mommy tentunya." Smith tersenyum ke arah mommy ya, agar mommy nya tidak marah, dia merayu nya."
"jadi tolong mommy , jangan menjodohkan aku lagi , Lagi pula aku tidak ada perasaan kepada Angelina."
" Baiklah Mommy tidak akan menjodohkan lagi , tapi ada Syaratnya."
" Apa, Mommy, Cepat katakan."
" Eehhmm, Mommy kasih waktu tiga bulan untuk menyatakan perasaan mu padanya, dan membawanya bertemu kami, kalau dalam jangka waktu tiga bulan kau tidak bisa membawanya ke sini , mommy tetap akan memilih Angelina sebagai calon Menantu , Mommy, Bagaimana?"
" Baiklah, Mommy aku setuju dengan syarat Mommy, aku akan berusaha dalam tiga bulan ini untuk mendapatkan Cintanya."
...----------------...
...****************...
......................
__ADS_1