
*Sebuah kata niat mampu mengukir kehidupan
seseorang kelak, ibarat air yang terus mengalir begitu pula kehidupan*
"Bu Tiara berangkat dulu assalamualaikum sambil mencium tangan ibunya". Tiara
"Waalaikumsalam hati-hatilah di jalan nak". Ibu Tiara.
"Iya bu doakan Tiara supaya bisa diterima bekerja bu". Tiara
"Ibu selalu mendoakan anak ibu tercinta semoga selalu di lindungi oleh Yang maha kuasa". Ibu Tiara
Tiara bergegas menaiki motor matic kesayangannya yang di beri nama mey-mey, yang merupakan sosok nama dari kartun kesukaan Tiara yaitu Upin Dan Ipin.
Selama di perjalanan Tiara mengalami kecelakaan kecil yaitu hampir saja menabrak seekor kucing kecil yang ingin melewati jalanan yang di lewati Tiara.
' Astaghfirullah Haladzim, huh huh huh (suara napas Tiara yang ngos-gosan) untung saja. Aku hampir membunuh kucing malang itu'. Tiara
Kemudian Tiara mengucapkan basmalah untuk melanjutkan kembali perjalanannya
menuju tempat dimana dia akan melamar pekerjaan.
Skip
Kini Tiara sudah berada di depan sebuah restoran ternama di desa tersebut dengan nama Grand-Mione. Grand-Mione adalah salah satu restoran yang memiliki gedung 3 lantai. Lantai 1 khusus untuk restoran seperti restoran biasa. Lantai 2 Khusus untuk acara pernikahan dan Lantai 3 khusus untuk karokean. Grand-Mione menyediakan berbagai macam makanan dan minuman menu khas dari berbagai daerah.
Sebelum memasuki lobi restoran tersebut Tiara terlebih dahulu memperbaiki penampilannya, Setelah di rasa cukup baik, Tiara melangkahkan kakinya menuju area pemesanan.
Skip
Kini Tiara berada tepat didepan tempat pemesanan.
"Selamat datang di restoran Grand-Mione, silahkan Mbak pilih menunya". Sapa salah satu karyawan restoran tersebut dengan ramah.
__ADS_1
"Begini mbak apakah restoran ini sedang membuka lowongan pekerjaan?"tanya Tiara.
"Maaf mbak kalau urusan menerima pegawai baru saya kurang tahu, untuk lebih jelasnya saya antarkan mbak ke manager restoran ini". Jawab karyawan tersebut dengan nama Anisa sesuai dengan nama yang tertera di tag namenya.
Tiara mengikuti langkah kaki karyawan yang bernama Anisa, hingga tepat berhenti di depan ruangan bertuliskan Manager Grand-Mione.
"Kita sudah sampai silahkan masuk mbak ". Anisa
"Baiklah". Tiara
Skip
Kini keduanya berada di ruangan yang bertuliskan Manager Grand-Mione tersebut.
Dalam ruangan tersebut tampak sosok lelaki paruh baya yang sedang mengecek sebuah berkas.
"Assalamualaikum pak Adam". sapa Anisa
"Waalaikumsalam". Jawab pak Adam.
"Begini pak mbak ini ingin melamar pekerjaan di restoran ini". Anisa
"Ooh ya sudah kamu boleh pergi melanjutkan pekerjaanmu dan untuk nona silahkan duduk". Pak Adam
Sementara Tiara yang dipersilahkan duduk hanya menurut.
Kemudian Tiara menyerahkan CV nya kepada pak Adam.
"Apa yang membuat nona ingin bekerja di restoran ini". ucap Pak Adam
Sambil membuka CV Tiara.
"Dari lubuk hati Saya yang paling dalam saya hanya ingin membantu kebutuhan ekonomi keluarga saya pak". ucap Tiara dengan suara lantang sambil mengangkat salah satu tangannya.
__ADS_1
(author: gila semangat banget mbak Tiaranya )
"Tapi maaf nona Tiata restoran ini tidak membuka lowongan pekerjaan". Pak Adam
Hancur sudah harapan Tiara untuk bekerja, namun bukan namanya Tiara jika tidak memohon agar dapat di terima bekerja.
"Tolong pak saya ingin sekali bekerja di restoran ini, saya yakin saya akan meningkatkan pendapatan restoran ini dan saya akan memberikan seluruh raga saya demi restoran ini". Tiara
(Lebay)
"Melihat semangat nona Tiara, saya akan terima nona bekerja di restoran ini". Pak Adam
"Terima Kasih pak, saya akan bekerja lebih giat". Tiara
"Tapi nona Tiara hanya bekerja bagian cuci piring saja". Pak Adam
"Tidak masalah pak yang penting saya di terima bekerja di sini". Tiara
(Ternyata nona ini semangat sekali ingin bekerja, sambil tersenyum. batin Pak Adam)
"Ya sudah mulai besok kamu bisa bekerja, ingat jam 8 pagi kamu harus berada di restoran ini".Pak Adam
"Insyaallah pak saya akan datang tepat waktu, kalau begitu saya permisi dulu pak". Tiara
"Ok sebelum nona Tiara keluar tolong tutup kembali pintu ruangan saya".Pak Adam
"Baik Boss, eeh maksud saya pak".Tiara
Sambil berlalu meninggalkan ruangan tersebut, Tiara buru-buru ingin pulang ke rumahnya untuk memberikan kabar bahagia bahwa dia di terima bekerja di restoran ternama di desa nya.
Bagaimana yaa awal kisah Tiara bekerja??
Jangan lupa ya vote, like & comment
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏🙏
supaya author semangat nulisnya