
*Dalam meraih kesuksesan langkah pertama yang harus dilakukan seseorang dan yang paling penting menuju yang namanya kesuksesan adalah merasakan bahwa diri kita bisa sukses*
Sementara di tempat lain……
Rama tampak fokus melakukan pekerjaannya memeriksa semua berkas dokumen dan sesekali mengetikkan sesuatu di laptopnya.
Tok tok tok
“Masuk.” Ucap Rama yang masih setia berkutat dengan laptopnya.
Alex pun menghampiri Rama.
“Perwakilan Tuan Zul sudah datang tuan, mereka terdiri dari 2 orang 1 wanita 1 pria dan saya sudah menyuruh mereka menunggu tuan di ruang rapat.” Ucap Alex.
“Hemm!, baiklah.” Ucap Rama dengan suara berat sambil meregangkan otot ototnya.
Setelah itu Rama melangkahkan kakinya menuju ruang rapat di ikuti Alex sang sekertaris. Setiba di ruang rapat beberapa karyawan yang berada diruangan itu begitu berisik layaknya suasana pasar berada di tempat itu. Namun melihat kedatangan Rama memasuki ruangan itu membuat suasana ruangan itu seketika hening tanpa adanya suara-suara berisik bahkan membuat ruangan itu memancarkan aura dingin.
Rama kemudian menduduki kursi kebesarannya sambil menyandarkan kepalanya. Sementara Alex tampak setia duduk di samping tuannya.
Sementara perwakilan dari tuan Zul yang seorang wanita begitu terpesona melihat ketampanan sang CEO RME Group.
Alex membuka acara rapat tersebut, setelah itu mempersilahkan perwakilan Tuan zul untuk mempersentasikan proposal yang akan mereka garap.
“ Salam sejahtera semuanya.” Ucap Luna ramah yang merupakan adik tuan Zul.
“ Baiklah senang rasanya perusahaan kami bisa bergabung dengan perusahaan RME Group.” Ucap Luna dengan senyum menawannya.
Setelah itu Luna menjelaskan satu persatu tentang perihal kerjasama mereka dan keuntungan masing-masing yang akan di dapatkan dari kerja sama antar kedua perusahaan tersebut.
“Ternyata nona luna tidak hanya cantik tapi juga cerdas tuan.” Ucap Alex tersernyum dan tak henti-hentinya Alex memandangi wajah luna.
Sementara Rama tidak memperhatikan ucapan Alex, entah apa yang sedang dipikirkan oleh Rama.
“Tuan, bagaimana kalau aku mak comblanging tuan dengan nona luna.”Usul Alex.
“Apa!, Hei Kerjakan pekerjaanmu Alex, jangan buat masalah.” Ucap Rama dengan suara berat.
“Maafkan saya tuan.”Ucap Alex yang kembali serius.
__ADS_1
*********
Kediaman Tiara……..
Tiara tiba di rumahnya dan semua belanjaan ibunya sudah di letakkan di meja makan. Sambil duduk di kursi Tiara meminum 2 gelas air untuk menghilangkan rasa haus di tenggorokannya.
Tak berapa lama ibunya pun tiba dengan membawa 2 kantung kresek.
“Kau sudah pulang nak, terus ibumu mana?” Tanya Pak Muhammad kepada putrinya.
Belum sempat Tiara menjawab pertanyaan ayahnya, terdengar suara ibunya mengucapkan salam
Mereka berdua menjawab salam ibu Rumina.
“Itu Ibu ayah” Ucap Tiara.
"Ada apa ini, cari ibu segala." Ucap ibu Rumina yang meletakkan barang belanjaan nya.
"Ayah nanyain ibu."
"Kalian pergi barengan terus pulang nya sendiri-sendiri." Ucap pak Muhammad.
"Ya sudah ayah mau pergi bantuin pak Desa buat acara festival tahunan desa kita."Ucap pak Muhammad.
"Iya pak." ucap ibu Rumina.
"Ayah juga tau acara itu Bu?" Tanya Tiara.
"Iya pasti lah seluruh warga di desa ini ikut berpartisipasi dalam kegiatan acara itu." ucap ibu Rumina yang mengulek cabai merah.
"Ooh begitu bu. Tadi aku ketemu Zule, terus dia ngasih aku gorengan bu, terus Zule mengajak aku buat ikut berjualan di acara itu." Ucap Tiara yang memberitahukan ibunya.
"Terserah kau saja nak." Ucap ibu Rumina.
"Tiara bisa berjualan ke acara itu Bu!."
"Kamu bisa ikut, terus kau mau jualan apa?" Tanya ibu Rumina kepada putrinya.
"Zule beri usul untuk jualan nasi uduk atau kue."
__ADS_1
"Ooh nggak masalah sih, tapi apa kamu tidak capek kerja seharian terus lanjut berjualan." Ucap ibu Rumina yang menasehati putrinya.
"Insyaallah tidak Bu." Ucap Tiara yakin.
"Ya sudah nanti ibu buat kan nasi uduk nya beserta lauk-pauk nya." Ucap Rumina.
"Makasih ya Bu." Ucap Tiara yang memeluk ibunya.
**********
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat nya. Ya tepatnya sore ini acara festival tahunan desa itu akan diselenggarakan. Seluruh warga menyambut acara itu dengan gembira. Dan banyak diantara mereka akan menjajakan dagangannya kepada para pengunjung. Banyak wisatawan dari luar daerah akan berkunjung di desa itu.
Sudah terlihat lapak-lapak untuk para penjual yang akan berjualan.
Restoran Grand Mione......
"Aku tidak sabar ke acara festival itu." Ucap Tika yang sedang membersihkan piring kotor.
"Iya beb, aku akan mengajak semua keluarga ku ke festival itu."ucap Mirna yang begitu antusias.
"Bagaimana dengan kau Tiara, apa kau juga akan pergi ke acara itu?." tanya Tika.
"Eeh iya Tante, teman aku mengajak aku untuk berjualan di acara festival itu."Ucap Tiara.
"Wah bagus dong, nanti Tante bakal borong jualan kamu." Ucap Tika.
"Iya benar itu."timpal Mirna.
"Ya sudah kita selesaikan pekerjaan ini, terus kita happy-happy." Ucap Tika antusias.
********
Maaf sebelumnya Author updatenya tidak menentu.
Karena belakangan ini tugas kuliah maupun pekerjaan author begitu banyak.
Terima kasih buat para readers yang setia membaca karya Author.🤩
Jangan lupa tinggalkan jejak....
__ADS_1