
(Kring....kring....)
"Ada apa Alex?"
"Halo BP , tolong sampaikan kepada guru pengawas , aku akan ambil cuti beberapa hari atau mungkin beberapa Minggu"
"Ada apa? kenapa kau akan ambil cuti begitu lama? apa ada masalah?"
"Ahh tidak hanya saja perusahaan milik ayahku mengalami kekacauan , ini hanya perlu perbaikan sedikit"
"Baiklah , hati-hati disana"
"Oke terimakasih"
"Sama-sama"
BP berangkat ke sekolah seperti biasa , sebelum nya BP dan vio sudah membuat janji untuk makan siang bersama.
Setibanya di sekolahan , BP berpapasan dengan yang lain. Suasana sekolah ramai seperti biasa , pelajaran berjalan seperti seharusnya.
(Lokasi tempat makan siang yang biasa mereka gunakan bersama)
"BP , apa kau menyadari ada sesuatu terhadap Alex?"
"Ada apa dengan nya?"
"Entahlah aku hanya menduga saja"
"Katakan ada apa?"
"Sudahlah lupakan saja"
"Oke"
"Eh bagaimana kalau kita buat acara dirumah ku?"
"Acara seperti apa?"
"Sebenarnya 2 minggu lagi adalah hari ulangtahun Jane, karena dia juga teman ku dari kecil jadi aku berencana mengundang kalian untuk merayakan"
"Baiklah , apa yang harus aku lakukan?"
"Jangan repot , cukup ajak yang lain saja datang ke rumah , terutama Alex"
"Soal Alex , dia sepertinya tidak bisa datang"
"Kenapa?"
"Dia pergi membereskan masalah yang ada di perusahaan ayahnya"
"Oh sampai kapan?"
"Aku juga tak tahu , dia tadi menelfon ku memberitahu ku mengenai hal ini"
"Coba saja mungkin dia akan datang"
"Baiklah , tunggu kenapa tiba-tiba kau memikirkan mengenai Alex? ada yang aneh!"
"Hahaha tidak aku hanya melakukan nya untuk seseorang , sebagai kakak aku juga harus memikirkan kebahagiaan adik perempuan ku bukan?"(Berdiri dan perlahan berjalan menjauh)
"Adik? tunggu apa maksudmu mengatakan ini semua? apa hubungannya dengan Alex?"(Mengejar)
"Kau ini polos atau memang bodoh ha?! hahaha"(Berlari sambil mengejek)
"Hei kau ini , awas saja!?"(Mengejar)
Mereka kembali , vio telah merencanakan semuanya.
BP perlahan mulai menyadari maksut dari vio , dan dia segera menghubungi Alex.
Satu Minggu kemudian....
(Tut-tut.... Tut-tut.....)
"Halo"
"Halo ini aku"
"Ada apa?"
"Apa urusan mu sudah selesai disana?"
"Hanya tinggal membereskan nya saja , aku sudah menemukan akar permasalahannya"
"Kapan kau pulang?"
"Hei ada apa? apa kau merindukan ku? hahaha"
"Diam! aku ingin muntah mendengarnya!"
"Hahaha baiklah , katakan ada apa?"
"Minggu depan adalah hari ulangtahun Jane , vio berencana membuat acara dirumahnya , apa kau akan datang? dia juga mengundang yang lainnya"
"Baiklah aku akan datang tapi mungkin aku akan terlambat"
"Oke aku akan memberitahu yang lain"
"Oke"
__ADS_1
(Tut-tut.... Tut-tut....)(Menelfon vio)
"Halo ada apa?"
"Bagaiman rencana mu mengenai pesta Minggu depan?"
"Keseluruhan sudah 75%selesai ada apa?"
"Tidak aku hanya ingin mengatakan kalau aku sudah menghubungi Alex...."
"Apa katanya? apa dia akan datang? bagaimana? katakan! ayo cepat katakan!"
"Diam! dengarkan aku dulu"
"Iya-iya baiklah"
"Dia bilang permasalahan yang ada disana sudah hampir selesai , dia juga akan datang yaa meski itu akan sedikit terlambat"
"Oke tidak masalah , kami juga tidak buru-buru"
"Baiklah misi mu selesai , lalu apa selanjutnya?"
"Jadi kau sudah mengerti ya apa yang sedang aku pikirkan"
"Ayolah aku menyuk.....ups!"
"Apa kau bilang?"
"Tidak...tidak ada apapun"
"Dasar orang aneh , aku tak mau bicara dengan mu lagi!"
"Baiklah-baiklah , sedang apa kau?"
"Aku? tidak ada aku hanya sedang bersantai"
"Bersiaplah , 15 meni akan tiba disana"
"Oke"
"Oke dah"
"Dah"
15 menit kemudian....
(Tin.....tin)
(Vio melihat keluar jendela dan memberi isyarat)
"Bibi aku akan keluar dengan BP , mungkin nanti sore baru kembali"
"Nanti ku tanyakan BP , apa dia mau makan disini"
"Baik nona , hati-hati dijalan"
"Iya"
(Berjalan keluar , segera masuk mobil)
"Jadi kita akan kemana?"
"Kita cari beberapa barang di toko pernak-pernik , setelah itu memesan kue"
"Kue? bukankah lebih baik kau membuatnya sendiri!?"
"Membuatnya? emmm aku rasa aku bisa"
"Jadi..?"
"Ayo jalan apa lagi?!"
"Ya tapi kemana? kenapa kau selalu menyebalkan seperti ini?!"
"Hahaha oke-oke kita ke toko pernak-pernik dulu lalu ke toko bahan kue"
"Oke"
"Oh ya nanti malam kau mau makan dirumah ku? atau kita makan diluar saja?"
"Sepertinya nanti malam aku harus sudah ada dirumah"
"Oh baiklah"
"Lain kali saja oke!?"
"Oke tapi harus yang spesial ya!"
"Iya tenang saja, aku tau tempat yang spesial"
"Janji?"
"Iya janji"
"Oke , let's go"
Mereka pergi berbelanja untuk persiapan pesta ulangtahun Jane.
Disisi lain Jane hanya tau akan diadakan pesta , namun ia tak tahu akan ada kejutan yang menunggunya.
__ADS_1
Alex mencoba menyelesaikan urusannya lebih cepat , ia juga sempat memilih beberapa hadiah untuk Jane. Ia bertanya kepada sepupu wanitanya.
Setelah satu Minggu berlalu , semua persiapan selesai , sahabat Vio telah datang begitu juga dengan para teman sekolah Jane.
BP dan yang lain juga sudah datang hanya Alex yang belum terlihat.
"BP kau sudah datang"
"Ya dimana Jane?"
"Dia sedang menyapa teman-temannya , disana"
"Oh baiklah , aku bawakan hadiah untuknya"
"Letakkan saja disana"
"Oke aku taruh disini"
(Berbisik)
"Hei bagaimana dengan Alex? dimana dia?"
"Dia bilang akan datang tenang saja"
"Baguslah"
"Iya tak perlu khawatir kan sesuatu yang tak penting"
"Baguslah"
"Omong-omong kah terlihat cantik hari ini"(Memerah)
"Benarkah?"
"Iya kau begitu cantik tak seperti biasanya"
"Jadi maksut mu aku terlihat jelek biasanya?"
"Bukan itu maksutku"
"Baiklah-baiklah aku hanya bercanda , kau juga sangat sempurna hari ini"
"Ah benarkah? te.. terimakasih"(Memerah)
"Hei kenapa kah memerah? oh apa kau malu?"
"Ah tidak... tidak ada apa apa"
"Oh jadi seorang Bryant Prince bisa malu terhadap sesuatu ya"
"Jangan keluarkan sifat aneh mu itu , jangan mulai lagi"
"Aku? aneh? kau yakin? tadi kah bilang aku cantik!?"
"Sudah diam jangan menggodaku lagi!"
"Hahaha kau ini seperti anak kecil saja hahaha...."
"Diam lah!!"
"Hahaha baik-baik"
Semua tamu telah hadir , acara segera dimulai. Jane yang merasa senang dengan pesta ulangtahun nya tak menyadari bahwa Alex belum datang.
Alex yang sedang dalam perjalanan , telah mempersiapkan hadiah khusus. Ia tak sabar bertemu Jane dengan penampilan barunya.
Pesta berjalan sangat lancar , semua orang menikmati hidangan yang disediakan. Acara inti akan segera dimulai , namun Alex belum juga datang.
Sampai akhirnya acara dansa telah dimulai. Semua telah memiliki pasangan dansa mereka sendiri , hanya Jane yang tak ikut berdansa. Ada teman satu kelasnya yang menyukai Jane sejak lama , ia memberanikan diri untuk mengajak Jane berdansa , namun tiba-tiba suasana menjadi riuh dan gaduh diluar ruangan.
(Seru yang lain)
"Hei coba lihat disana , ada seseorang datang dengan helikopter pribadinya"
"Wah...dia keren sekali...."
"Siapa dia? dari keluarga mana? aku belum pernah melihatnya"
"Pasti anak orang kaya"
Jane keluar untuk melihatnya
(Suara dalam hati)
"Alex? apa benar dia Alex? kenapa... kenapa dia begitu berbeda hari ini?"
"Apa hanya perasaanku saja kalau dia sangat tampan?"
(Dug-dug..... dug-dug......)
"Apa ini? kenapa aku merasakan ini?"
"Jantungku berdebar melihatnya"
"Mataku tak mau berhenti menatapnya"
"Dia semakin dekat denganku , jantungku semakin cepat!!!"
"Apa yang terjadi?"
__ADS_1