
Hari ini tanggal 29 Juli seperti biasa setiap tahunnya perayaan ulan tahun sang putri Violetta Hans Brave.
Pagi hari yang cerah , segar dan tenang yang diikuti kicauan burung camar terasa sangat nyaman , namun suasana tenang berubah menjadi bising akibat suara ponsel yang tiba-tiba berdering
(kring.....kring.....kring.....kring.....)
"Haish.. berisik sekali.. siapa yang menelpon pagi-pagi begini?.."(berbalik dan menutup telinga)
(kring.....kring.....kring.....kring.....)
"Tolonglah berikan aku sedikit waktu lagi untuk bersantai!?..."
(kring.....kring.....kring.....kring.....)
"Baiklah..baik.. aku datang..."berbalik melihat handphone.
"Ada apa Retha..kau menggangu jam tidur ku!!.."
"Hello!!tua putri yang manja apa kau lupa hari ini kita akan pergi ke Prancis untuk pesta ulan tahun mu..kami sudah siap dan kau malah masih enak tidur, cepat bangun dan kami akan sampai dalam 15 menit jika kau tidak siap dalam 15 menit ku pastikan kau tidak bisa tidur dengan nyenyak setelah pagi ini!!.."
"Hei!? apa-apaan kau ini.. pagi-pagi sudah berisik.. iya-iya aku akan siap dalam 15 menit tenang saja dan satu hal aku bukan tuan putri yang manja aku hanya wanita biasa kau dengar itu!!?"
"Iya iya aku dengar...cepatlah kami akan segera sampai!?"
(menutup telfon dengan marah)
"Dia bilang aku manja lihat saja nanti siapa yang lebih manja dari aku!?"
**15 menit kemudian...**
suara bel berbunyi
(Ding dong.....Ding dong.....)
"Hei apa dirumah ini ada orang? kenapa tak ada yang membuka pintunya? hei tuan putri yang manja cepat buka pintunya!!"
"Maaf nona bibi ada di dapur jadi agak lama.."
"Baiklah, Dimana vio si manja itu? akan ku rusak tatanan rambut nya!!"
"Ada dikamar masih beres-beres.."
Berjalan menuju lantai tiga tempat tuan putri menghabiskan sebagian waktunya..
"Tuan putri manja.. dimana kau... apa kau sedang tidur dikamar mandi.."
"Hei tuan putri jawab aku..."
"Tuan putri manja... where are you...."
Membuka pintu kamar yang identik dengan tuan putri kita yang soft
"Hei tuan putri kau sedang apa? kenapa lama sekali keluarnya?.."
"Bisakah kau mengetuk pintu dulu sebelum masuk?"
"Baiklah...baiklah... maafkan aku tuan putri aku mengaku salah!(Sambil membungkuk)
"Berdirilah siapkan barang-barang ku kopernya ada didalam lemari!"
(berdiri seketika dengan kaget)
"Apa..!! kau bahkan belum bersiap-siap? apa-apaan ini kau begitu malas dan manja bahkan barangmu pun belum kau siapkan!!."
__ADS_1
"Jika seperti ini siapa yang akan mau menikah dengan mu!"
(Sambil membereskan barang-barang)
"Untuk apa aku menikah jika aku punya ibu tiri sepertimu dan adik seperti Lany.."
"Hei..! coba ulangi kata-katamu! aku tak sudi punya anak tiri sepertimu yang manja dan pemalas!!"
"Ayolah apa kau yakin tak mau menjadi ibu tiri ku?"(dengan nada menggoda)
"Hentikan aku jijik melihatmu dengan mata itu!!."
"Hahaha....kenapa ibuku sayang apa kau tak suka dengan ku??"
"Hentikan jika tidak ku bunuh kau !!"
Setelah mempersiapkan barang-barang yang dibutuhkan mereka turun dan pergi sambil saling menggoda satu sama lain.
Disisi lain kota Prancis sebuah cafe ternama biasa digunakan para pangeran berkumpul dan bercanda bersama
"Dimana Brian?"
"Mana ku tau dimana anak itu berada!?"
"Tenanglah teman-teman dia sedang dalam perjalanan bersama Mario dan Maroon"
Beberapa saat kemudian...
"Wow..tampan sekali siapa dia?"
"Apa kau tak mengenalnya? dia pewaris tunggal keluarga terkaya di Inggris ini!!"
"Apa kau yakin dia? dia yang dinobatkan menjadi pria tertampan sedunia itu kah?"
"Iya...aku mau menjadi istrinya..!!"
"Teman nya juga tak masalah...hihihi..."
Berjalan dengan penuh karisma dan berwibawa membuat para wanita ditempat itu bergejolak
"Kenapa kalian tak memesan VIP room? aku merasa terganggu dengan para wanita disini!.."
"Ayolah broo.. sekali saja kita liat pemandangan bagus diluar sini.."
"Baiklah segera bahas rencana kita dan cepat pergi dari sini!!"
Setelah beberapa saat mereka berdiskusi mengenai studi lanjut ke Amerika yang dekat dengan rumah kakek dan nenek Brian.
Taman hiburan di kota Prancis para putri sedang bermain permainan yang lumayan seru.
"Vivi ambilkan aku beberapa bola aku akan memenangkan permainan ini dan mengalahkan tuan putri kita yang manja ini..!!"
"Kau mau bertanding denganku?"
"Kenapa tidak?!"
"Baiklah yang kalah harus memijat yang menang hingga pagi, bagaimana? kau setuju?"
"Baik ku tantang kau untuk bermain dengan ku!.."
Keseruan dihari ulan tahun sang putri selalu dihabiskan bersama mereka meski tuan putri tak kekurangan apapun namun ia tak pernah merasakan kehangatan sebuah keluarga maka teman-teman nya lah keluarga paling berharga baginya.
Tak terasa waktu begitu cepat, kebahagiaan sang putri tak ada habisnya hari itu. Malam yang dingin menyelimuti kota Prancis dan mereka pergi ke hotel tempat mereka menginap selama 3 hari.
__ADS_1
Matahari pagi sudah menampakkan kehangatannya beserta suara Lany yang mengusik tidur nyenyak sang putri.
(tok tok tok..... tok tok tok....)
Suara ketukan pintu kamar hotel
"Siapa disana?"(masih mengantuk)
"Nona ini layanan kamar"
"Layanan kamar? Aku rasa aku tak butuh apapun!"
"Hei bangun ini aku Lany.. aku hanya bercanda.."
"Oh..kau ternyata..Ada apa?"
"Kau tak mau membuka pintu ini dulu dan membiarkan aku masuk melihatmu ha?"
"Baiklah-baiklah tunggu sebentar aku datang.!!"
(pergi membuka pintu kamar)
"Ada apa? ini masih jam 06.00"
"Vivian dan aku berencana mengajakmu pergi mengunjungi Eiffel tower diparis, bagaimana menurutmu?"
"Apa kau sudah menanyakan hal ini kepada Retha? Apa dia sudah bangun?"
"Aku rasa belum saat aku kemari dia masih tertidur pulas di kamarnya"
"Tunggu...dia belum bangun? kesempatan bagus untuk mengusiknya..hehehe..." (suara dalam hati)
"Apa yang kau pikirkan vio?"
"Ah..tidak...tidak ada, baiklah tunggu aku akan bersiap-siap"
"Baiklah"
15 menit kemudian...
"Sudah selesai ayo ke kamar si pemalas.."
"Oh..baik"
Dengan ekspresi yang bingung Lany mengikuti Violetta menuju kamar Margaretha yang masih enak tidur, setibanya dikamar Margaretha.
"Hust...jangan berisik dia masih tidur.."(dengan suara pelan dan sangat berhati-hati membuka pintu kamar)
"Ahh..iyaa.."
Diam-diam Violetta berjalan menuju ranjang Margaretha namun ia langsung menyadari adanya gerak-gerik yang tak wajar Margaretha langsung menggunakan jurus andalannya yaitu Patukan ular sawah(tak tahu jurus apa itu dia menamainya sendiri) Violetta pun menghindar dengan sigap dan Lany hanya melongo didepan pintu kamar.
"Hei! Apa-apaan kau ini aku hanya ingin membangunkan mu saja dan kau langsung menggunakan jurus tak jelas mu itu..!?"
"Oh maafkan aku ,ku kira kau orang lain jadi aku hanya membela diri saja.."
"Yaya baiklah...cepat mandi dan ganti bajumu. ku beri waktu 10 menit jika lebih tanggung saja sendiri.!!"
"Yang benar saja kau ini sedang mengerjai ku ya?!..10 menit bahkan tak cukup untuk memilih bajuku!!.."
"Hitung mundur dimulai dari sekarang!!.."
"Hei..hei..tunggu..baik-baik aku mandi sekarang..!!"
__ADS_1
"Bajumu akan ku pilihkan..!"
Beberapa saat kemudian di lobi hotel mereka sedang mengurus beberapa administrasi untuk keluar hotel dan pergi ke Eiffel tower diparis dan dengan itu pula berakhirnya liburan sekaligus pesta ulangtahun sang putri.