
Pagi hari telah tiba , Retha terbangun dari tidurnya.
"Woam....hmm....tidur ku nyenyak sekali"
(Tok....tok...tok...)
"Siapa disana?"
"Nona ini aku , bibi Maya pengurus rumah ini"
"Ah tunggu sebentar"
(Ceklik)
"Ada apa bi?"
"Nona , hari ini tuan memintaku datang pagi-pagi untuk mengajarimu semua hal di villa ini"
"Memangnya jam berapa sekarang?"
"Jam 7 lewat 15 menit"
"Ap-apa?"
"Ada apa nona?"
"Aku kesiangan , aku juga belum mengantar Rany ke sekolah"
"Nona tenang saja , Nona Rany sudah ada disekolah"
"Ha? benarkah?"
"Ya nona , mari aku akan tunjukan semua isi dapur karena ini akan jadi tempat yang sering kau gunakan"
"Baik bi"
Pergi ke dapur dan mulai mempelajari semuanya.
"Oh ya bibi , dimana tuan?"
"Tuan sudah pergi"
"Kemana?"
"Dia bilang akan kembali setelah 2 hari"
"Oh lama sekali , tunggu sejak kapan dia pergi?"
"Tadi pagi"
"Oh tadi pagi , ha? tadi pagi?"
"Ya tadi pagi dia pergi dengan nona Rany"
"Oh dengan Rany , tunggu jadi bibi datang pagi karena tuan meminta bibi mengurus Rany dan dia mengantarnya ke sekolah?"
"Ya bisa dikatakan seperti itu"
"Tunggu aku akan kembali"
"Nona mau kemana?"
"Aku akan mengambil ponsel ku , tunggu dulu"
(Berlari ke kamarnya)
"Ponsel...ponsel , dimana ponsel ku?!"
"Ah ini dia"
(Pemberitahuan pesan masuk pukul 6:17)
"Eh ada pesan?"
"Kakak , hari ini aku pergi dengan kak M.o , mobilnya bagus , aku suka"
"Baiklah Rany kau harus cepat masuk jika tidak kau akan terlambat"
"Siap laksanakan"
"Anak pintar"
"Dah kak M.o dah kakak aku sayang kalian"
"Dah"
"Manis sekali , rasanya seperti keluarga kecil yang bahagia hahaha"
"Aku akan pergi selama 2 hari , jika kau butuh apapun katakan saja pada bibi , dan jangan lupa dengan kontrak mu ini hari pertama kau bekerja jangan sampai kau terlambat"
"Ah aku lupa , jam berapa sekarang , aku akan segera bersiap"
Retha bersiap untuk pergi bekerja , selang beberapa menit , ia turun dengan terburu-buru.
__ADS_1
Bibi Maya telah menyiapkan sarapan untuknya , tapi dia hanya membawa sepotong roti lalu pergi.
Setibanya di kafe
"Selamat pagi nona"
"Pagi , apa aku terlambat?"
"Tidak juga , ini baru saja buka"
"Haish aku ini dihari pertamaku malah terlambat"
"Hehehe santai saja nona , disini tak terlalu sibuk"
"Baiklah , kau lanjutkan kerjamu , jika butuh apapun katakan padaku , aku ada di ruangan ku"
"Baik nona"
Retha pergi ke ruangannya dan melihat bagaimana perkembangan kafe ini.
Semua berjalan normal , hampir waktu nya jam makan siang. Retha mencoba menelfon telfon rumah tapi tak ada jawaban.
Ia khawatir dan bergegas pergi ke sekolah Rany untuk menjemput nya.
"Aku akan pergi sebentar , ini waktunya makan siang kalian istirahat lah dulu"
"Baik nona"
Retha pergi dengan terburu-buru , namun saat tiba di sekolah.
"Kak M.o , kau lama sekali , aku sudah lama menunggu mu"
"Ah Rany maafkan kakak tadi dijalan macet"
(Dari kejauhan)
"Mario?"
"Kenapa dia disini?"
(Berjalan mendekat)
"Kau? bagaimana bisa kau ada disini?"
"Menjemput Rany lah apa lagi?"
"Bukankah kau bilang kau sibuk 2 hari ini?"
"Ya tapi ini jam makan siang , aku bebas melakukan apapun , kau sendiri kenapa disini bukan kah kau harus jaga kafe"
"Kalau begitu Rany kau mau makan siang dimana?"
"Aku ingin hamburger"
"Boleh , ayo pergi"
"Yeay kak M.o sangat baik aku sayang padamu"
"Aku juga"
Mereka pergi untuk makan siang bersama , setelah makan siang , mereka mengantar Rany pulang dan kembali melakukan pekerjaan masing-masing.
Selang beberapa hari semua berjalan dengan sangat lancar , mereka pergi ke sekolah bersama , pulang bersama terkadang makan juga bersama.
Dari sini mulailah rasa suka Retha pada Mario , ia berhasil membuat adik Retha menyukainya , ia juga berhasil mengetuk pintu hati Retha yang lama kosong.
Saatnya libur akhir tahun telah tiba , para sahabatnya berencana untuk pergi berlibur.
(Kring...kring...)
"Halo"
"Halo , apa kau sibuk akhir-akhir ini?"
"Ada apa?"
"Vio mengajak kita berlibur ke Jepang , sepertinya lusa kita akan pergi , kau ikut tidak?"
"Entahlah , akhir-akhir ini kafe sedang sibuk ramai-ramainya , dan sepertinya kami akan ada peluncuran menu baru jadi akan agak sibuk"
"Baiklah , pikirkan saja dulu , jika tidak bisa ya sudah jangan dipaksakan , kami akan pergi tanpa mu kali ini"
"Baiklah terimakasih sudah memberitahu ku"
"Dah"
"Dah"
(Tut..)
(Suara hati)
"Maaf vio , tapi kali ini aku tak bisa bersenang-senang seperti dulu , aku harus menyelesaikan masalahku dulu"
__ADS_1
(Tok....tok....tok....)
"Siapa disana?"
"Kakak ini aku"
"Ah Rany , ada apa?"
"Tidak ada , kak M.o memintaku memanggil mu makan"
"Ah baiklah"
(Pergi menuju ruang makan)
"Duduklah , kali ini aku dan Rany yang memasak"
"Eh? dimana bibi? tadi siang aku masih melihatnya"
"Dia pulang lebih awal"
"Kenapa?"
"Karena Rany ingin memasak untukmu"
"Ahh benarkah? kau anak yang manis , sejak kapan kau bisa memasak?!"
"Hehe...aku hanya membacakan prosesnya diponsel kak M.o"
"Lalu? masakan ini?"
"Kak M.o yang membuatnya"
"Yang ini?"
"Kak M.o juga"
"Itu?"
"Kakak tenang saja , semua ini aman dan kak M.o sendiri yang membuatnya"
"Sudah-sudah cepat makan , jika tidak makanannya akan dingin"
Mereka makan malam bersama , setelah selesai makan , Retha menidurkan Rany.
(Tok...tok...)
"Ssstt....pelankan suaramu"(berbisik)
"Oke-oke"
(Pergi menghampiri Mario diluar)
"Ada apa?"
"Aku ingin bicara sebentar denganmu"
"Katakan ada apa?"
"Ikut dengan ku , kita bicara diruang kerja ku"
Mereka pergi menuju ruang kerja milik Mario , tak sembarang orang dapat masuk , bahkan bibi Maya yang ingin membersihkannya pun tak diperbolehkan.
"Masuklah"
"Baiklah"
"Jadi apa kau mendapat undangan dari Vio?"
"Eh? bagaimana kau tahu?"
"Aku juga"
"Maksutnya....aku juga?"
"Aku juga mendapat undangan dari Prince"
"Jadi mereka akan berlibur bersama? tapi bukankah mereka akan pergi dengan Lany dan Vivi?"
"Aku juga tak tahu , tiba-tiba saja prince menelfonku dan mengatakan hal itu"
"Lalu?"
"Aku hanya berfikir untuk mengajak mu juga , akhir-akhir ini kau terlalu sibuk dengan urusan mu , aku khawatir dengan kondisimu"
"Bagaimana dengan Rany?"
"Aku sudah katakan pada prince , Rany bisa ikut dengan kita"
"Baiklah , aku tak perlu khawatir lagi dengan Rany saat aku pergi tanpanya"
"Dulu saat kau pergi , siapa yang menjaga Rany?"
"Aku mengenal salah satu orang panti tempat ku bermain dulu , disana juga ada teman ku , jadi aku meminta tolong mereka untuk mengurusnya selama aku pergi , karena dulu dia masih sangat kecil , jadi aku tak bisa membawanya bersama ku"
__ADS_1
"Sekarang dia sudah besar , lagi pula ada aku disini , aku akan menjaganya"
"Ah terimakasih"