Inikah Yang Namanya Takdir?

Inikah Yang Namanya Takdir?
Episode 16


__ADS_3

"Ehem...ehem...baiklah Alex kau boleh menutup telfon nya"(Sahut vio)


(Menutup telfon dan keluar dari lamunan)


"Baiklah kita lanjutkan main saja"


Mereka melanjutkan permainan , saat itu dari kejauhan , Jhonatan yang telah lama mengejar Jane belum pernah menarik perhatian nya. Dia merasa cemburu dengan Alex dan mulai memikirkan hal-hal yang tak perlu.


Sudah begitu larut , mereka berpamitan untuk pulang.


"Baiklah sampai jumpa besok hati-hati dijalan semua"(Kata vio berpamitan dengan yang lain)


"Dimana Alex? aku tak melihatnya"


"Kau ini biarkan mereka menikmati waktu bersama , kah ikut dengan ku"


"Kemana?"


"Ikut saja"


Vio dan BP pergi ke taman


"Jane"


"Ya?"


"Bagaimana keadaan mu beberapa hari ini?"


"Ah aku baik-baik saja"


"Baguslah"


"Bagaimana dengan mu?"


"Aku juga baik"


"Terimakasih sudah datang , aku kira kau tak bisa hadir karena kakak bilang kau ada urusan dirumah mu"


"Hei bagaimana mungkin aku tak hadir dalam acara ulangtahun mu , aku bahkan berusaha jadi pertama yang tiba disini tapi sayang aku terlambat"


"Itu tak jadi masalah untuk ku , asal kau datang dan aku dapat melihatmu rasa nya ini lebih dari cukup"


"Benarkah? eh itu..."


"Itu..apa?"


"Itu..."


"Ah kau ini mari ikut dengan ku"


"Kemana?"


"Ke kamarku"


"Ha?"


"Jangan berfikir berlebihan , aku hanya mengajakmu menemaniku membuka kado"


"Oh baiklah"


(Lokasi kamar Jane)


"Banyak sekali kado yang kau dapat"


"Ya karena kakak mengundang seluruh siswa di sekolah , padahal aku hanya ingin melewatkan nya bersama kalian saja"


"Berapa total semua tamu yang datang"


"Entahlah aku juga tak tahu mungkin sekitar 1.000"


"1.000? waw dia benar-benar kakak yang baik"


"Ya aku beruntung memilikinya , meski dia bukan kakak kandung ku tapi dia sangat sayang padaku"


"Baiklah mana yang akan kau buka mulai dulu?"


"Terserah kita buka sama-sama saja"


"Oke bagaimana dengan yang besar itu"


"Baiklah buka saja"


(Krek.....krek.....krek....krek...)


"Oh ini bantal dengan fotomu juga anak yang memberikannya"


"Oh dia teman satu bangku dengan ku"


"Oh oke mana lagi?"

__ADS_1


"Ini"


(Krek.....krek.....krek.....)


(Mengangkat sesuatu dari dalam kotak)


"Apa...apa ini?"(Ternyata bikini pantai)


"Hahahaha itu akan cocok dengan mu"(Tak henti tertawa)


"Diam aku tak pernah memakai pakaian yang seperti ini"(Memerah)


"Hahahaha kau....kau sangat lucu....lihat mukamu memerah"


"Sudahlah yang lain saja"


"Eh sepertinya ini menarik perhatian ku"


"Apa itu?"


"Entahlah buka saja"


(Krek....krek....)


"Ternyata ini anting berlian , cantik sekali"


"Dari siapa?"


"Ini dari cowok , namanya Jhonatan"


"Berikan padaku"


"Ini"(Menyerahkan)


"Biasa saja"


"Eh!? kenapa kau buang? itu berharga mahal!?"


"Tidak ada , aku hanya tak menyukainya"


"Oh oke"


Setelah beberapa menit dan beberapa kado


"Ini yang terakhir , sepertinya dari kakak , apa isinya ya hemm?


(Krek....krek....krek.....krek.....)


"Wahh....ini komik dan novel kesukaan ku"


"Wahhhh banyak sekali dan ini koleksi langka"


"Kakak benar-benar mengerti aku , kau lihat lemari itu"


"Lemari dengan tumpukan buku itu?"


"Ya itu bukan sembarang buku , itu semua koleksi milik ku yang kakak belikan setiap hari ulangtahun ku"


"Wah..benarkah? boleh aku melihatnya?"


"Lihat saja tapi jangan merusaknya"


"Kau kira aku ini mesin perusak?!"


"Hahaha bantu aku menatanya disana sekalian"


"Mana biar aku saja yang angkat"


"Ini"


"Jadi kau ini kolektor buku-buku seperti ini ya?"


"Ya begitulah , aku suka membaca komik waktu kecil dan kakak memberikannya untuk pertama kali kepada ku saat ulangtahun ku diusia 8 tahun , ini bukunya"(Memberikan buku)


"Wah....judul ini sepertinya aku pernah membacanya tapi lupa dimana aku menemukan ini"


"Ya itu adalah limited edition dari penerbit hanya ada 3 di dunia , satu milik ku satu milik penulis aslinya dan entah satunya milik siapa"


"Ah....aku ingat sekarang! yang satunya lagi adalah milik ku"


"Apa? kau serius?"


"Ya aku memilikinya saat aku pergi ke Jepang untuk dinas dan aku melihat buku ini di satu toko antik sebenarnya pemilik toko tak menjualnya namun aku bersikeras untuk membelinya"


"Apa ini begitu penting untuk mu?"


"Ya aku ingat waktu aku berusia 10 tahun , aku menangis sendirian , setelah itu ada seorang anak kecil yang mencoba menghiburku dan meminjamkan komiknya padaku , ia juga bercerita tentang kisah Romeo dan Juliet , semenjak saat itu aku berusaha keras mencari siapa anak itu namun sampai saat ini aku masih belum menemukannya"


"Apa kau menangis dibawah pohon diarea taman belakang panti asuhan?"

__ADS_1


"Iya bagaimana kah tahu? tunggu sebentar , jangan katakan kalau kau adalah anak itu!?"


"Jadi itu kau? apa ini kebetulan?"


"Benarkah kau gadis itu , gadis kecil yang begitu manis dan yang selalu aku cari keberadaannya?"


"Jadi....."


(Tiba-tiba memeluk Jane)


"Kau....sudah lama sekali aku mencari mu , sudah bertahun-tahun lamanya , akhirnya aku menemukan mu"


"Alex....jadi anak kecil itu bernama Alex"


"Ya itu aku , itu aku , aku anak kecil yang menangis dan kau menghiburku"


(Membalas pelukannya dengan erat)


Beberapa saat berpelukan , mereka seperti kekasih yang dipisahkan bertahun-tahun , Alex melepaskan semua perasaan selama ini yang ia pendam sendiri.


(Melepaskan pelukan dan memberikan satu kotak kecil)


"Apa ini?"


"Apa kau mau menerima ku sebagai seseorang yang akan menjagamu disisa hidup ku ini?"(Membuka kotak yang berisi kalung)


"Ya aku mau , berjanjilah kau akan selalu menjagaku saat baik atau buruk kau akan selalu mendukung ku"


"Ya aku berjanji untuk segalanya"


"Aku akan berjanji untuk selalu mencintaimu"


"Terimakasih"(Memeluknya lagi)


Mereka mengucapkan janji mereka masing-masing dengan ini mereka telah resmi menjadi sepasang kekasih , akhirnya penantian Alex selama ini terbayarkan.


Tak sia-sia Alex pergi berkeliling dunia demi mencari gadis kecil tersebut , dan ternyata persahabatan lah yang membawa Alex bertemu dengan Jane.


Hari ulangtahun Jane telah berlalu , kegiatan berjalan seperti biasa , meski mereka tak satu sekolah , Alex selalu mengantar dan menjemput Jane.


Setiap weekend , mereka akan pergi ke taman dan mengingat lagi kenangan dimasa kecil mereka.


Terkadang semua pergi bersama ke tempat bermain.


(Lokasi ruang kelas Jane)


"Jane apa lusa kau kosong?"(Kata Jhonatan)


"Ada apa?"


"Tidak aku hanya ingin mengundang mu belajar bersama dirumah ku"


"Boleh , aku juga akan membawa Alex bersama ku"


"Oh....kalau begitu lain kali saja"(Berjalan menjauh)


"Eh? jadi tidak?"


"Tidak lain kali saja"(Pergi meninggalkan kelas)


(Kring.....kring......kring.....)


"Ah halo"


"Halo Jane , kau sedang apa?"


"Tidak ada"


"Apa kau merindukan ku?"


"Em...tidak juga"


"Ah kau jahat sekali , setiap saat aku merindukan mu kau bahkan tak merindukan ku"


"Apa kau tau isi hatiku?"


"Eh apa maksudmu?"


"Hahaha kau ini aku hanya bercanda , aku akan selalu merindukan mu , kekasih kecil ku"


"Oh kukira kau benar-benar tidak merindukan ku , awas saja jika kau berani mengabaikan ku , aku akan kembali ke masa lalu dan membawa Jane kecil untuk jadi kekasih ku"


"Sepertinya dia akan menolak"


"Apa katamu?!"


"Hahaha kau ini bodoh sekali"


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2