
"Vio"
"Ya?"
"Apa kau tak merasa kesepian tinggal dirumah sebesar ini?"
"Dari kecil aku sudah berteman dengan kesendirian ini , untuk apa aku merasa kesepian, sementara disini ada bibi dan Jane"
"Apa orang tuamu tak pernah mengunjungi mu?"
"Aku rasa tidak"
"Maafkan aku , kau jadi sedih seperti ini"
"Hei apa aku terlihat begitu menyedihkan? apa aku seperti itu? cepat katakan?"(sambil tersenyum)
"Ah tidak....tidak"
"Mari masuk , sudah saatnya makan malam, kau bisa mengundang teman-teman mu kemari dan aku akan memanggil teman-teman ku"
"Aku rasa tak perlu"
"Baik, ayo masuk"
Mereka pergi meninggalkan taman dan menuju ke ruang makan. Bibi dan Jane sudah menyiapkan segala nya.
"Nona semuanya sudah siap , seperti yang nona suka"
"Terimakasih bibi"
"Kami pamit dulu"
"Tunggu"
"Ada apa nona?"
"Kalian bergabunglah dengan ku"
"Tidak nona"
"Jangan buat aku memohon kepada mu bi"
"Baik nona"
Mereka ber 4 makan bersama dimeja yang sama , hanya BP dan Vio yang saling bercerita. Makan malam selesai , vio mengantar BP hingga ke gerbang untuk pulang. Bibi dan Jane merapikan meja makan , vio kembali ke kamarnya.
(Di dapur)
"Ibu"
"Hem?"
"Apa nona vio akan punya kekasih kali ini?"
"Memang kenapa?"
"Aku merasa mereka berdua sangat cocok menjadi sepasang kekasih"
"Aku juga berpikir begitu , semoga saja tahun baru ini dia merasakan kehangatan keluarga"
"Semoga saja ibu"
"Sudahlah cepat selesai kan dan cepat tidur besok kau harus sekolah kan?"
"Baik"
Hari semakin gelap , jam sudah menunjukkan pukul 21:17 vio pergi ke balkon kamarnya dan membaca beberapa buku. Jane merasa ia perlu berbicara dengan Vio datang menemui nya.
(Tok...tok...tok)
"Nona , apa aku boleh masuk"
"Masuk lah"
berjalan mendekat
"Ada apa Jane , ini sudah malam bukankah besok kau juga harus pergi ke sekolah?"
"Emm....itu besok lusa ada pementasan disekolah ku , kebetulan aku mendapatkan peran disalah satu drama...itu nona..."
(Sahut vio)
"Jam berapa acaranya dimulai?"
__ADS_1
(Terkejut)
"Ah itu...dimulai jam 8:15 tepat"
"Baik , aku akan ada disana jam 8:00"
(Tiba-tiba ponsel vio berbunyi)
"Apa besok lusa kau sibuk?"
(Bertanya kepada Jane)
"Apa aku boleh membawa beberapa teman?"
"Tentu nona tentu saja"
"Oke , kau tidurlah"
"Terimakasih nona"(Senyum gembira dan meninggalkan kamar)
Melihat ponsel
"Tidak"
"Baguslah , apa kau ingin keluar bersama ku?"
"Oke , kali ini aku yang memilih tempat nya ya!"
"Hamba siap melayani mu nona"
(Meletakkan ponsel dan tersenyum)
Vio meletakkan ponsel dan pergi tidur. Matahari pagi sudah menampakkan kehangatannya. Hari-hari berjalan dengan biasannya. Tiba saatnya acara , vio bersiap untuk pergi dan menghubungi teman-teman nya.
Tempat acara berlangsung
"Vio kita akan duduk dimana?"
"Kita dapat kursi nomor 31A ke kanan"
"Oke ayo kesana"
Mereka duduk di kursi yang telah disediakan, sambil menunggu , vio pergi keluar ruangan untuk membeli camilan.
Saat akan kembali ada teriakan dari kejauhan memanggil namanya.
"Vio"
"Vio disini!"(Sambil melambai lambai)
Ternyata itu BP dan teman-teman nya, mereka pergi menghampiri vio yang berdiri didepan mesin minuman dengan tangan penuh makanan. BP membantu membawanya , mereka pergi memasuki ruangan , acara segera dimulai.
"Vio cepat acaranya akan dimulai!"(Teriakan Margaretha)
"Ayo kesana"
Duduk di kursi masing-masing
"Retha"
"Ada apa Vivi?"
"Bisakah kau pindah ke sebelah Mario?"
"Kenapa?"
"Emm.....itu....anu...."(memainkan tangan)
"Baiklah-baiklah"(pergi berpindah tempat)
"Arlan kemari lah!"
Arlan melihat ke semua kursi hanya disebelah Vivi yang kosong , dengan terpaksa Arlan akhirnya duduk disebelah Vivi dan Vivi merasa sangat senang.
(Denah posisi duduk mereka)
Arlan<-->Vivi<-->Vio<-->BP<-->Mario<-->Retha<-->Lany<-->Si kecil Maroon<-->Alex
Pertunjukan sudah dimulai , berbagai macam jenis tarian hingga nyanyian tradisional dibawakan dalam acara kali ini , beberapa pertunjukan sudah selesai , tiba saatnya giliran Jane dan teman-teman nya. Kali ini Jane menjadi pemeran utama dalam drama yang dibawakan nya. Beberapa menit kemudian , pembawa acara mengumumkan bahwa acara sudah selesai.
"Akhirnya kita sudah di penghujung acara , ini adalah persembahan terakhir dari kami . untuk para hadirin silahkan meninggal kan tempat. sekian dari kami , terimakasih banyak"
Suara tepuk tangan memenuhi ruangan dan para pengunjung sedikit demi sedikit meninggalkan tempat.
__ADS_1
Mereka masih duduk ditempat , dan memerhatikan satu sama lain. namun ada yang salah , ternyata maroon tengah tertidur dari awal acara hingga akhir.
"Coba kau lihat , adikmu tidur dari awal hingga akhir acara"
"Biarkan saja , ini memang bukan selera dia"
(Alex mencoba membangunkan)
"Bangun!"
"Ahh...sebentar lagi"
"Apa kau yakin?"
"Iyaa"
"Baiklah , paket hot pot ini milik ku"
"Apa? hot pot? mana? dimana hot pot nya?"
"Dasar tukang makan!"
"Ahh...kau berbohong padaku?!"
"Sudah lah ayo pergi , acaranya sudah selesai"
"Sudah selesai? ternyata cepat sekali"
Mereka bercanda sambil meninggalkan ruangan yang sudah kosong. Disisi sebelah ruangan Jane sudah menunggu vio untuk mengucapkan terimakasih.
"Kakak! disini"(Berteriak sambil melambai)
"Ayo kesana"(Kata vio yang melihat Jane)
(Lany berlari kearah Jane dan memeluknya)
"Oh Jane kau sangat luar biasa dipanggung tadi , aku tak mengira kau bisa selihai itu dalam peranmu , kau benar-benar cantik dan berbakat"
"Yang dikatakan lany benar kau sangat hebat"
"Kak kalian terlalu memujiku aku sampai malu , aku rasa tak sebagus itu"
Alex yang melihat Jane untuk pertama kalinya , ia merasa begitu terpana , seperti di dunia ini tak ada wanita secantik dia.
"M.o , apa kau kenal gadis kecil itu?"
"Sepertinya dia adik dari vio"
"Tapi setahuku vio tak memiliki adik"
"Mungkin sepupunya"
(BP menjawab pertanyaan Alex)
"Dia anak dari pengasuh vio , mereka tinggal bersama dirumah vio , aku kenal dia saat aku bertamu ke rumah vio"
"Jadi dia anak seorang pengasuh , apa dia bersekolah disekolah sama dengan kita?"
"Aku rasa tidak , tapi jika ibunya mau ia mungkin akan sekelas dengan Maroon dan lany"
"Kenapa dengan ibunya?"
"Dia merasa sudah cukup merepotkan tinggal dirumah vio dan mencukupi kebutuhan makan dari rumah vio , dia tak mau merepotkan vio lebih banyak lagi"
"Jadi begitu , cukup menarik"
"Apa yang kau pikirkan?"
"Tidak ada , hanya merasa kagum dengan nya , dia sangat ceria dan cantik"
(Sahut Maroon)
"Hei kak apa kau menyukainya pada pandangan pertama? kau serius? hahaha.."
"Diam kau bicara satu kata lagi ku bunuh kau!"
"Ampun kak! hahaha"
Mereka pergi bersama ke sebuah cafe karaoke untuk merayakan keberhasilan Jane hari ini.
Didalam ruang karaoke
"Mari bersulang untuk merayakan keberhasilan dari putri kecil kita Jane , yang sudah menjadi bintang kejora pada hari ini. ayo semua bersulang!!"
__ADS_1
"Bersulang"(bersama-sama)
...----------------...