Inilah Pilihanku By Sweet Brownies

Inilah Pilihanku By Sweet Brownies
Allah memberikan aku yang terbaik


__ADS_3

Ardi masih duduk dibelakang rumahnya. Disampingnya duduk Ni Luh didepannya Seruni duduk. Mereka semua terdiam sore itu. Tidak ada satupun yang berbicara.


Ardi menengadahkan wajahnya menghadap kearah Seruni. Adiknyapun menatap kakanya.


"Runi..aku hari ini mau tanya kekamu sekaligus aku juga mau tanya kepadamu Ni Luh" Ardi menarik napas yang dalam, ia mencoba tersenyum.


"Pertama aku menanyakan kepadamu Ni Luh..maukah kamu aku pinang menjadi istriku..dan kau Seruni adikku sayang..maukah kau menerima Ni Luh nejadi istriku?" Ardi berpaling dari Ni Luh keadiknya.


Ni Luh terperanjat dan ia bangkit dari duduknya. Ia mendekati Ardi dan bersimpuh didepannya sambil kedua tangannya ia rapatkan didada seperti orang sedang sembahyang.


"Apabila itu yang mas Ardi hendaki maka aku Ni Luh setuju atas permintaan menjadi istrimu" Ia menjangkau kedua tangan Ardi dan menciumnya.


"Mas..kalo emang mas cocok dengan mbak Ni..Seruni juga setuju..bahkan Runi ucapkan Alhamdulillah dan aku doakan agar kalian menjadi pasangan suami istri yang Sakinah mawaddah warahmah." katanya tersenyum.


"Alhamdulillah.." kata Ardi.


"Mas..aku ingin pindah agama..tapi sebelumnya aku mau ijin pulang dulu dan menghadap kebapak ibuku..apabila semua sudah terlaksana aku mohon mas Ardi keBali..mungkin Seruni juga bisa ikut"


"Alhamdulillah ya Allah aku bahagia" kini ia yang bangkit dan mendekati Ni Luh.


Ardi mengajak Ni Luh untuk berdiri..dan ia berikan pelukan hangat ketubuh kekasihnya. Seruni langsung menunduk malu melihatnya.


********


Muji mengantarkan mereka sampai bandara.


Ketika waktunya sudah masuk untuk boarding,.Ardi berpesan kepada Muji untuk nitip jaga rumahnya. Mungkin ia akan pergi selama 1 mingguan disana.


"mas..aku keBali yo, kamu mau pesen apa?" kata Seruni kepada Muji sambil tersenyum manis.


Loh..Ardi tersenyum sendiri..ee ladalah ternyata adikku ada sesuatu sama Muji. ya ga apa apa, aku juga seneng kalo mereka jadian..Muji orangnya ulet dan baik hati.


"Aku hanya minta kamu kembali dengan selamat" kata Muji tersenyum malu didepan Ardi.


"Insya Allah doakan ya biar cepet pulang"


Muji melambaikan tangannya..


Lewat 1 jam lebih sedikit pesawat telah sampai dibandara Ngurah Rai. Seruni bahagia dia akhirnya bisa sampai diBali, dari kecil cita citanya hanya ingin keBali..ingin melihat pulau dewata dan kini ia berada disana.


Selama dalam perjalanan dari Jogja sampai Bali, Ardi terus memegangi tangan Ni Luh. Seakan ia ta mau kehilangan lagi. Kepergian Dewi menjadi sesuatu trauma tersendiri bagi Ardi.


Yang ia belum tau bagaimana pandangan Rebecca tentang hubungan mereka. Apa yang akan mereka jelaskan ke Rebecca masih menjadi pertanyaan tersendiri.


Selang hampir 2 jam perjalanan dari Denpasar ke Ubud. Ahirnya mereka memasuki wilayah Ubud. Seruni ta habis habisnya memuji keindahan alam Ubud.

__ADS_1


Baru saja mereka sampai dan menurunkan tas bawaan mereka. Tiba tiba Narti salah satu pegawai toko berlari mendekati Ni Luh. Ia berbisik.


"Bu..ada sesuatu penting..mohon jangan didepan Pa Ardi" katanya.


"Ada apa?" tanya Ni Luh.


"Ayo kita kedalam saja"


Ni Luh mempersilahkan Ardi dan Seruni masuk kedalam kamar tamu yang sudah dipersiapkan dan Ni Luh bergegas kearah ruang kamar lainnya bersama Narti.


"Mas..istirahat sebentar ya..aku mau bicara tentang toko sebentar"


"Okeh ga apa apa..aku juga mau mandi dulu"


********


"Bu..duduk dulu jangan berdiri" kata Narti


Ni Luh duduk dikursi..ia bingung ada apa ini?


"Bu..teman ibu..Rebecca" kata Narti terbata bata.


"Iyah Rebecca ada apa dengan dia?" tiba tiba ia merasakan dalam hatinya sesuatu telah terjadi.


"Rebecca telah dinyatakan meninggal dua hari yang lalu" Narti memegang tangan Ni Luh.


"Tadi, aku diberitahu sama putrinya pak Kul yang punya rumah yang dikontak Rebecca bahwa Rebecca ditemukan meninggal didalam kamar mandinya"


"Haaaah?!" Ia tak percaya apa yang ia dengar.


"Sekarang dimana Jenazahnya?"


"Masih diRumah Sakit..menunggu kedatangan orang tuanya dari Jawa"


Ya ampun apa yang akan aku ceritakan kepada Ardi..baru saja ia kehilangan Dewi..sekarang ia kehilangan Rebecca.


Ya ampun..kenapa semua temanku meninggal? Ni Luh bingung bukan main..


Malam itu mereka bertiga berinisiatip untuk makan didalam rumah saja..sambil berbincang bincang. Kesempatan bagus bagi Ni Luh untuk bercerita.


"Ardi..kita perlu melihat Rebecca sebelum orang tuanya datang" kata Ni Luh ditengah tengah pembicarran.


"Ooh orang tuanya mau datang keBali? ada apa ya?"


"Untuk membawa jenazah pulang mungkin"

__ADS_1


"Maksudmu gimana?" Ardi jadi bingung


"Pak Kul yang mempunyai rumah Rebecca menemukan Rebecca meninggal dikamar mandi"


"Apaaa??" Ardi menggeleng gelengkan kepalanya.


"Benar adanya..maafkan aku Ardi.." kata Ni Luh


"ya Allah..Innalillahi.."


Ni Luh cepat berdiri mendatangi Ardi dan memeluknya ya dengan erat.


********


"Bawa aku kerumah sakit..aku ingin melihat untuk terahir kali" kata Ardi


"Ayok kita kesana hari ini"


Mereka kesana bertiga bersama Narti pegawau Ni Luh.


Disana diruang jenazah terbujur kaku wanita yang pernah singgah dalam hidupnya. Ardi berdiri disamping Rebecca.


"Selamat jalan kawan..i will missed you..aku doakan kau bahagia" Ardi berkata pelan..iapun berbalik arah dan keluar dari kamar itu menemui Ni Luh dan adiknya.


"Sungguh aneh semua yang terjadi.." katanya kepada Ni Luh.


"Aku ada disini sayang..aku akan menemanimu sampai kapanpun..percayalah" kata Ni Luh sambil memeluk kekasihnya.


Malam itu acara pertemuan dengan keluarga Ni Luh terpaksa dibatalkan sampai esok hari. Ardi masih dalam kondisi berduka. Pertama kehilangan Dewi kini ia harus kehilangan Rebecca.


Ardi menyempatkan telpon ke pak tua diDenpasar mengatakan akan mampir setelah acara diUbud selesai.


Ni Luh sudah berencana akan bicara dengan karyawan bahwa ia akan sering bolak balik Bali - Jogja..kemungkinan ia juga akan membuka cabang toko antik diDenpasar bersama Ardi. Siapa dari para karyawan yang minat pindah ia siap membantu pemindahan kerjanya.


"Runi..aku akan sering bolak balik Bali Jogja..kamu ga apa apa sendirian diJogja?" tanya Ardi keadiknya.


"Iya ga apa mas..aku ada mas Muji disana.."


"Kalo dia serius sama kamu gimana?"


"Kalo dia serius ya Alhamdulillah mas" katanya tersenyum malu.


"Tapi sebaiknya mas Ardi duluan menikah..supaya aku bisa serius sama Mas Muji "


"Oh baik Runi..Ni Luh ternyata pilhan Allah, ga kusangka dari sekian tahun aku kenal..iya menyimpan rasa cintanya padaku. Tapi aku tak melihat gelagat kesana..Allah memberikan aku Dewi dan Rebecca..ternyata Ni Luh lah yang sebenarnya pasanganku..Masya Allah sebegitunya apa yang kau berikan pada hambamu...."

__ADS_1


********


__ADS_2