
di Usia² kehamilan mu saat ini memang sudah fitrahnya ingin di manja dan banyak mau nya,atau kalau banyak orang bilang masa ngidam.
Terutama kepada ayah dari bayinya.
Membuat mu tidak bisa menahan dingin dengan Rein ,Karna mau tidak mau semua yang di ingin kan si bayi ada pada Rein.
1 Minggu terakhir ini kau tidak bisa menolak Rein yang ingin tidur satu ranjang dengan mu,Karna calon anaknya juga memaksa nya dan mau di manja oleh sang ayah.
Setiap akan tidur kau pasti akan membuat perselisihan perselisihan kecil dengan Rein, lantaran kau masih kesal dengan pria itu.
Alexa :"yaakk Reinaldo.."
Rein yang sedang sibuk dengan laptopnya kaget dan sontak melihat ke arah mu,tentu saja Karna kau memanggil namanya dengan terang terangan.
Rein :"Reinaldo??" (ulangnya)
Alexa :"eemm" (sambil menaikkan satu alis mu tanpa dosa)
Rein :"wahhhh benar saja " (ucapnya tak percaya)
Alexa :"kenapa?"
Rein :"tidak!" (tekan nya dan kembali menatap laptopnya)
Terlihat Rein yang memamut kan bibirnya ke depan, (ngambek😅)
Alexa :"yakk kau tidak membuat kan ku susu eoh??"
Rein :"kau bilang tidak mau,"
Alexa :"lalu kau tak membuat nya?"
Rein :"ya tidak" (ucapnya santai yang masih fokus dengan laptopnya)
Alexa :"cihh,,padahal untuk anak nya sendiri,lihat tuh ayah mu yang selalu kau inginkan, membuat kan susu untuk mu saja tidak mau" (kau bergeming sendiri sambil mengajak bayi di perutmu bicara)
Namun tanpa di sadari Rein mendengar semua ocehan kecil mu itu..dan terkekeh kecil,,bukan Rein tidak mau,tapi dia hanya sedikit kesal dengan mu,malam malam yang lalu dia selalu membuat kan mu susu,tapi kau terus saja menolaknya.dan lihatlah sekarang.
Kau berjalan ke arah pintu ingin ke dapur,tapi di cegah Rein.
Rein :"mau kemana?"
Alexa :"membuat susu untuk anak mu" (ucapmu penuh penekanan)
Rein hanya mengembuskan nafasnya berat,dan menghampiri mu.
Kemudian dia menurunkan wajahnya tepat di depan perut mu yang masih sedikit datar.
Rein :"anak Daddy mau susu hmm" (tanyanya lembut dan mengelus perutmu) tunggu disini ya nak, Daddy akan membuat susunya"
Rein menatap mu hangat kemudian mengusap Kepala mu lembut.
Rein:"tunggu disini saja ya, biar aku yang turun membuat susunya"
Tanpa sadar ada garis senyum di bibirmu melihat sikap manis dan sabar Rein.
Beberapa menit kemudian Rein kembali dengan nampan berisi susu,namun Rein melihat kau sudah tidur.
Rein meletakkan susunya di meja,dan duduk di samping mu.
Dia menyentuh hidung mu dengan jari telunjuk nya...
Di tersenyum melihat wajah tenang mu.
Rein :"kau sengaja membuat ku kesal hmm ,,tapi kau gagal lagi sayang....aku sudah tidak punya marah dengan mu, selama kau disisi ku,aku akan terus bersyukur untuk itu,,,tak peduli kau membenciku atau apapun itu,,!
karna keberadaan mu disini bersama ku sudah lebih dari cukup"
__ADS_1
Cup..
Satu kecupan mendarat di kening mu.
Setelah itu Rein kembali untuk menyelesaikan kerjanya.
Esoknya kau bangun tapi Tak ada Rein disamping mu ,,tidak biasanya dia meninggalkan mu sendiri sebelum kau bangun.
Alexa :"eohh,,dia dimana??, haishh sudahlah kenapa pula mencari nya"
Tiba tiba pintu kamar mu terbuka.
Rein :"sayang,sudah bangun??, maaf aku bangun lebih dulu,anak anak ada acara di sekolah hari ini jadi aku harus mengantar mereka,, ini susu mu setelah itu mandilah,dan sarapan,aku akan menunggu mu"
Kau meminum susu buatan Rein dan terus berlalu ke kamar mandi tanpa sepatah kata pun.
Setelah mandi kau berdiri di depan cermin namun kau tak menyadari jika masih ada Rein disana .
Alexa:"seperti nya aku semakin mengembang?" (ucap mu bergeming pada diri sendiri sambil memutar tubuhmu di depan cermin)
Rein :"tidak sayang, kau cantik" (ucapnya tersenyum dan memeluk mu dari belakang)
seketika jantung berdegup kencang kala merasakan tangan Rein yang melingkar indah di perutmu.
Kau hanya terdiam dan tak menolak perlakuan Rein.kau tak melepaskan tangan Rein Karna kau juga merasa nyaman dengan posisi ini.
Rein :"kau cantik dengan semua hal yang ada pada dirimu dan selalu cantik,,,tidak akan ada yang berbeda,,"
Kau menatap Rein lewat pantulan cermin,dan disana tatapan kalian bertemu.
Rein membalikkan badanmu agar menghadap dengan nya.
Rein :"apa kau merasa tak nyaman?"
Alexa :"emm ti-tidak juga,," (balasmu gugup dan mengalihkan pandangan mu)
Alexa :"tidak, bukan begitu"
Rein :"lalu??" (tanyanya sambil menaik kan satu alisnya tak lupa dengan senyum manisnya)
seksi. hanya itu yang terlintas dibenak mu sebelum kesadaran mu kembali.
Kau menatap Rein lalu melepaskan tangannya di pundak mu.
Alexa :"lalu aku lapar,," (Ucapmu gugup)
Kau kembali duduk di meja rias mu dan mulai memoles tipis wajahmu.
duuhhh allexa ada apa dengan mu huh. batin mu
Rein hanya tersenyum,dia tau kau sedang menyembunyikan wajah mu yang sudah memerah menahan malu.
Skip selesai makan.
Alexa :"kau bilang tadi anak anak ada acara di sekolah?"
Rein :"emmm"
Alexa :"lalu kau tak kesana?"
Rein :"acaranya jam 10 siang,jadi ku tinggal dulu,karna kau belum bangun tadi"
Alexa :"oh"
Alexa :"kalau begitu aku ikut"
Rein :"disana ramai,banyak orang, tidak aman"
__ADS_1
Alexa :"aku akan berhati hati"
Rein :"tidak sayang"
Alexa :"yakk kau pikir aku tidak bosan di kurung di rumah terus,,sudah lebih dari 2 bulan kau tak mengizinkanku keluar" (ocehmu tak lupa dengan bibir manyun)
Rein :"bukan kah kau sering ke supermarket dengan Gilang saat aku tak di rumah?"
Upss ketauan🤦🏻♀️...
Ternyata Rein selalu mengawasimu walaupun dia tidak sedang di rumah.
Alexa :"i-itu"
Rein :"huh kau pikir aku tidak tau hmm"
Alexa :"yakk lagi pula itu hanya supermarket"
Rein menghembuskan nafas nya lembut,
Rein :"baiklah,boleh ikut,tapi ada satu syarat"
Alexa :"apa?"
Rein :"kau harus terus disisi ku seperti ini, (Rein menarik tangan mu dan di gandengkan dengan lengan nya),tidak boleh lepas"
Alexa :"haishhh iya iya!!" (ucapmu malas)
lebih baik pasrah Dari pada tidak keluar sama sekali pikirmu.
Kau langsung bersiap saat sudah dapat persetujuan dari suami mu itu, lalu memilih dress sederhana namun elegan untuk membalut tubuh mu.
Rein :"kau nyaman dengan pakaian itu?" (menatap heran ke arah mu)
Alexa :"emm"
Rein :"gantilah,itu terlalu terbuka"
Alexa :"hah?"
Rein :"ganti sayang"
Alexa :"hufttt,, kenapa ribet sekali sih" (kau dengan terpaksa mengganti baju mu ,, sabar Alexa,,)
Tiba tiba Rein masuk ke dalam ruang ganti,
Alexa :"yakk kau sedang apa?" (kaget mu)
Rein :"suuuttt" (meletakkan jarinya di bibirmu)
Kemudian Rein memilih dress untukmu.
Rein :"nahh ini" (ucapnya dengan mata berbinar)
Kau mendengus kesal dihadapan Rein,,namun tetap menurut.
Rein :"nahh itu kan lebih cantik sayang,,aku menyukainya" (tersenyum melihat mu dari atas sampai ke bawah)
Tak sadar kau pun ikut tersenyum saat Rein bilang dia menyukai nya...
Setelah perdebatan masalah baju akhirnya kalian berangkat menuju sekolah Gilang dan Ellena.....
"kamu akan terus bahagia di berbagai keadaan saat menemukan laki laki yang mencintai mu dengan tulus" arra_penna.
__ADS_1