Istri Pengganti Tuan Rein (Revisi)

Istri Pengganti Tuan Rein (Revisi)
BAB 19. candu


__ADS_3

angin malam yang dingin menilisik nakal masuk dari celah jendela kamar kalian, membuat wajah mu tersapu lembut oleh nya. namun itu tak membuat mu terganggu sentuhan Rein seakan menghipnotis mengajak mu melayang ke angkasa hingga kau lupa diri dibuat nya.


rintik hujan mulai turun terdengar dari atap rumah kalian, membuat malam itu semakin terasa candu bagi mu dan juga rein. sungguh hujan turun di waktu yang tepat pikir Rein.


dia sangat menyukai moment ini, dimana kalian saling memadu cinta di satu ranjang, melakukan apa pun yang kalian ingin kan sampai tak ingin ada satu hal yang terlewatkan, Rein terlihat begitu kalap dengan tubuhmu, dia menyentuh semua bagian yang ingin dia sentuh dengan leluasa, bahkan kau dengan luas hati menerima semua sentuhan lembut dari Rein.


Walaupun dulu kalian pernah melakukannya tapi tidak dengan sukarela dari salah satu pihak, itu membuat rasa ketidak puasan tersendiri bagi Rein.


merasakan jari mu sudah menari indah di perut nya, Rein merasa begitu bahagia, darimana gadis ini belajar memuaskan ku. begitu pikir Rein


pria itu juga tak mau kalah dia menarik tali piyama mu dan langsung saja terbuka, Lalu pria itu dengan lihai nya melepas piyamanya sendiri hingga sekarang dia bertelanjang dada...


Tentunya tautan kalian tidak terlepas malah semakin agresif lidah Rein terus mencari lidah mu untuk bermain disana dan memelin nya dengan lihai..


tangan Rein mulai mencari pengait bra mu dan membuka nya...


terbukalah kedua dada mu tepat di depan mata Rein, melihat itu Rein tersenyum senang akhirnya kalian bisa saling menyentuh satu sama lain dengan perasaan yang sama, sama sama mencintai dan dicintai.


Rein menurun kan ciuman nya perlahan di leher jenjang mu dan membuat tanda tanda kecil disana,,tak lupa dengan tangan nya yang sudah meremas lembut satu dada mu...


"ahh,,jangan di remas,,,," (rintihmu saat merasakan jemari Rein mulai bermain sedikit kasar disana)


"ohh maaf".balasnya


hanya itu kata yang tersirat, lalu kembali Rein melanjutkan aksinya, seakan tak ingin berhenti.


Setelah puas dengan leher mu ,Rein turun ke dada mu yang terlihat indah dan kenyal milik mu...


"Besar,Kenyal,,dan padat,,,sungguh indah"


(batin Rein)


suara mulut Rein yang bedecak saat sedang bermain disana terdengar sangat seksi dan seperti candu bagimu


"emh,,mass,,,geliiiii".desah allexa begitu saja yang tanpa sadar lolos dari bibir mungil nya.


mendengar itu Rein begitu gencar melanjutkan aksinya dan sungguh bahagia, suara itu begitu merdu masuk ke telinga Rein.


"mendesah lah sayang,,, aku ingin mendengar nya lagi".ucap Rein semangat


"ah! ,,,,jangan digigit aw" (rengekmu sontak memukul bahu Rein)

__ADS_1


"mass Rein ,sakiitttt" (bentak mu, saat protes mu tidak di gubris oleh suami mu itu)


"maaf sayang tubuh mu sangat candu" (ucap Rein sambil mencium bibirmu)


tangan Rein mengelus pelan kakimu dengan lembut dan perlahan terus naik dan kini tangan kekar itu sudah sampai ke daerah intim mu dan menerobos masuk ke dalam CD mu...


Kau tersentak saat satu jari Rein berhasil masuk tanpa aba aba,,,


"mass" (rintih mu di sela ciuman Rein di dada mu kemudian meremas kuat lengan Rein)


"emh maaf,,apa sangat sakit" (tanya nya masih sambil bermain dengan dada mu)


"sakit bodoh,,,".ucap mu histeris.


ah! mas-ss" ( desahmu kala Rein mulai memainkan jarinya)


"bilang apa tadi hmmm".tanya Rein yang tak Terima kau mengatai dirinya bodoh.


"m-maaf ah,sudah mas sakit".rintih mu lagi


"sebentar sayang".kata Rein yang kembali melakukanya dengan hati hati sembari menyambar bibir kenyal mu agar sedikit teralihkan rasa sakitmu.


Rein mempercepat tempo jarinya ingin membuat mu lupa akan rasa sakit.


"ah! ".kau kembali mendesah dengan begitu merdu menelisik masuk ke dalam telinga Rein.


prasangka pria itu benar ,Rein membuat mu mendesah nikmat di bawahnya.


Rein menaik kan pandangan nya untuk melihat wajah seksi mu...benar saja kau sedang menggeliat menikmati permainan suami mu..


"aahh! " (kau kembali mendesah panjang saat pelepasan yang di berikan Rein)


Rein mengelus lembut Surai mu dan sesekali memberi kecupan kecil di setiap inci wajahmu.


"capek?".tanya Rein sembari menyingkirkan anak rambut mu yang sedikit menutupi wajahmu.


"emmm".jawab mu yang hanya berdehem


"ya sudah kita tidur kau harus istirahat" (ucapnya dan menarik selimut)


Namun tangan mu menahan nya,,

__ADS_1


"emm kenapa".tanya Rein heran melihat tingkah mu.


Rein hanya diam menunggu kau mengatakan apa yang kau inginkan.


"kau yakin ingin selesai? aku tahu kau menginginkan nyaa".ucap mu terus terang


Rein tersenyum mendengar penuturan mu, Rein bahagia kau menyadari apa yang di inginkan nya, namun Rein juga tidak bisa egois menuruti nafsunya, karna untuk saat ini tubuh mu masih sangat lemah untuk menerima dirinya masuk.


"aku selalu menginginkan nya sayang selalu,tapi kau tidak boleh terlalu lelah,sekarang kita tidur saja"


tanpa berpikir panjang Kau menyentuh daerah suami mu yang tentunya membuat si empu mendesah...


"ah,,sayang".desah Rein begitu saja dia begitu terkejut dengan perlakuan mu, dia tidak menyangka istri kecil nya akan se agresif ini.


"lihat lah dia juga sudah tegang,,ayo bantu dia".ucap mu santai tanpa rasa berdosa sama sekali.


"sayang,,,kau nakal lihat saja aku tidak akan berhenti sampai kau memohon".ucap Rein


Rein sangat menantikan moment ini, selama ini dia sudah menahan hasrat nya sekuat tenaga agar tidak menyentuh mu , namun pertahanan nya hancur begitu saja ketika kau sendiri yang suka rela menawarkan diri dengan nya tentu saja tidak akan di sia siakan oleh Rein.


suami mu itu kembali menindih tubuh mungilmu dan menyambar kalap bibir kenyal mu yang begitu manis bagi Rein...


dan ya malam itu menjadi malam yang panjang dan panas bagi Allexa dan Rein, penuh dengan kehangatan sekaligus di selimuti cinta yang besar dari keduanya membuat malam itu semakin terasa istimewa dan hangat.


dua insan yang saling memadu cinta membuat semua hal terasa menyenangkan.


Aahhh sungguh malam yang indah untuk mu dan juga Rein tentunya .


Kau dan suami mu berhasil menciptakan suasana haru dan penuh penerangan setelah melewati badai yang begitu sulitt dan mengerikan,,


cinta yang datang di akhir memang terasa begitu menyenangkan membuat kalian merasakan cinta yang akan kekal abadi selamanya.


setelah selesai dengan kegiatan nya Rein menarik selimut untuk menutupi tubuh polos kalian lalu kemudian menarik mu agar lebih dekat dengan nya.


sebelum menutup matanya Rein menciun pucuk kepala mu singkat seraya berkata


"aku mencintaimu istriku allexa".ucapnya lembut


" aku juga mencintai mu suami ku Reinaldo ".balasmu


...******...

__ADS_1


__ADS_2