
beberapa saat berlalu ketika Rein meninggalkan kamar tangis mu sedikit reda dan berusaha mengembalikan kesadaran mu.
Setelah sedikit tenang kau teringat Aeri dan Gilang, mereka harus berangkat ke sekolah, jadi sebisa mungkin kau berusaha menguatkan diri mu sendiri demi mereka.
walau masih dengan Isak kan kau tetap mencoba bangun untuk ke kamar mandi,Namun belum lagi kaki mu berdiri sempurna,denyutan ngilu yang luar biasa di sekujur tubuh mu ....
Alexa :"aarkhhhhh,,,sakit,,, "(kau meringis kesakitan saat merasakan perih yang menjalar di area ****** mu tentu saja Karna permainan panas tadi malam bersama Rein.
Kau terus berusaha bangkit dan meraih apapun yang bisa membopong tubuhmu.
tiba tiba suara nyaring sebuah benda yang jatuh keras di lantai membuat mu terkejut sekaligus merasa perih di daerah kaki mu.
Tanpa sengaja kau menyenggol gelas yang ada di meja membuat kepingan gelas itu melukai kaki mu..
Alexa :"aawww,,,"(rintih mu saat pecahan nya mengenai tepat di jari kaki mu)
Kau merasa benar-benar kacau sekarang,,, seluruh tubuh mu yang masih sakit semua akibat ulah Rein, ditambah lagi dengan kepingan gelas yang membuat tubuh mu terasa semakin remuk, tapi orang yang membuat mu begini entah dimana sekarang...
Kau merosot kan tubuh mu di lantai dan bersandar di ranjang itu...
Menyedihkan sekali pikirmu,,kau harus merasakan sakit yang bertubi-tubi,,,,mulai dari pernikahan tak jelas,sampai kini kau kehilangan semuanya,semua....bahkan kau membenci dirimu sendiri....kau sangat ingin menceritakan kisah menyedihkan mu ini,,namun tidak mungkin...
Mungkin jika Rein menunjukkan belas kasihnya sedikit saja,,kau tidak akan se kacau ini....
Namun apa,, selama pernikahan mu dengan Rein bahkan tak pernah menunjukkan sedikit saja perhatian dan belas kasih nya dengan mu,,,
Alexa :"apa yang harus aku lakukan,," (Tanyamu pada diri sendiri di tengah isak tangis)
Tak tau harus apa, tak ada pilihan sama sekali,,,kau merasa seperti orang yang tak berguna ... bahkan orang yang kini menjadi suami mu tak pernah menganggap mu ada,,,
jalan mu buntu, bahkan hanya untuk melawati hari ini saja kau tak sanggup rasanya.
Disisi lain Rein akan berangkat kerja sekalian mengantar anak anak sekolah..namun tiba-tiba suara benda jatuh mengehentikan langkah Rein.
Dia menatap ke arah lantai atas tepat di pintu kamarnya, perasaan khawatir terus terekam di benak Rein, walaupun masih marah tapi Rein juga berusaha melunak kan hatinya, karna dia sadar disini bukan hanya salah mu, tapi salah nya juga.
Rein :"Gilang, Ellena kalian berangkat dengan sopir ya,,papa tidak bisa mengantar kalian hari ini"
__ADS_1
Gilang:'iya pa"
Setelah itu Rein langsung berlari ke atas menuju kamarnya,dia membuka pintu dengan tergesa-gesa dan benar saja dia melihat mu yang terduduk lemas di lantai dengan gelas pecah yang berantakan di sekitar mu.
Rein berjalan mendekati mu yang masih menangis dengan perasaan cemas dan khawatir...
Rein ikut duduk di samping mu setelah beberapa saat kemudian perlahan tangan nya menarik kepalamu ke dalam pelukannya..
Rein :"pasti sakit,,maaf" (itulah yang keluar dari bibir Rein saat itu)
Kau tak merespon apapun hanya terus menangis di pelukan Rein atau mungkin memang ini sedang kau butuhkan.
%^SKIP^%
kau duduk di balkon membiarkan angin malam menyapu wajahmu dengan lembut.
Berkali-kali ponsel mu berdering memecah kesunyian malam, entah pesan dari siapa saja...tapi tak ada yang kau respon,kau mengabaikan semua pesan-pesan itu.
Dret...dret..dret...
Tiba tiba ada panggilan masuk,kau tak berniat menoleh nya namun ponsel itu tak henti hentinya berdering berkali kali membuat hati mu tergerak untuk melihat nya..
sejak kejadian malam itu kau memang belum bertemu yuna bahkan hanya untuk berkabar lewat HP, kau mengusir sejenak rasa malas mu lalu menerima panggilan dari yuna.
In call
Yuna:"yakkkk,,,,kau kemana saja hahh, kenapa tak mengabari ku, berlagak mengabaikan pesan ku pula,,,"(oceh Yuna di sebrang sana)
Alexa :"maaf"(hanya itu yang keluar dari mulut mu)
Yuna:"..... Alexa,,kau baik baik saja?"(tanya nya lembut)
Alexa :"aku baik baik saja,,,maaf tidak membalas pesan mu"
Yuna:"kau dimana mari bertemu atau kau mau aku kesana? "
Yuna tau ada yang sedang tidak beres dengan mu,kalian sudah lama berteman tentu saja Yuna tau seluk beluk sifat mu.
__ADS_1
Alexa :"maaf Yuna, aku tidak bisa sekarang,nanti ku kabari lain kali,ku tutup dulu ya"
kau mengakhiri panggilan itu secara sepihak,,,
karna kau memang sedang butuh ketenangan dan ingin berdamai dengan dirimu sendiri.
begitulah dirimu, kau tidak pernah menceritakan masalah apa yang sedang menimpa hidup mu pada siapapun,menurut mu hanya akan menyusahkan orang lain saja,dan yuna tau itu.
kau ingin kembali menaruh ponsel mu namun kau mengurungkan nya saat melihat ada pesan dari seseorang di tengah deretan pesan di layar ponselnya........
Degg......
Kenapa Rein mengirim mu pesan sebanyak itu,,,??
Saat kau di bar??...
Kau mencoba kembali mengingat kejadian malam itu di bar, karna sejauh ini kau juga belum bisa merekam jelas kenapa bisa kau bersama Rein malam itu.
Alexa :"aakhhh,," (kau memukul dada mu yang terasa sesak tubuh mu bergetar hebat, kala teringat kejadian malam itu di bar dari mulai kau mabuk lalu bersama Dion dan juga Rein yang datang,semua terekam jelas di otak mu)
Hati mu kaku, pikiran mu kelu,kau sangat merasa bersalah dengan Rein,di tambah tadi pagi kau melontarkan kata kata kasar terhadap Rein,,,
Kau mulai berpikir Wajar saja dia semarah itu dengan mu!!
Alexa :"bodoh...bodoh kau sangat bodoh Alexa,,,kenapa kau sangat bodoh melakukan itu ,kenapa kau tak berpikir dulu" (ucapmu sambil memukul dadamu yang kian sesak)
Sekarang apa??apa yang harus kau lakukan??
Dion?? Rein??
Bagaimana kau memperbaiki semua nya terutama dengan Rein suami mu.
Sosok Rein terus berputar memenuhi isi kepala mu yang membuat rasa bersalah mu kian besar terhadap nya...
yeyyy udah di BAB 9 aja ni.. sejauh ini menurut kalian ceritanya gimana? apa yang kurang? dan bagian mana yang perlu di perbaiki?
aku tunggu ya kritik dan saran kalian di kolom komentar terimakasih semuanya, semoga kalian terhibur dengan semua tulisan yang ada di naskah ku... luv yuuuu🥰
__ADS_1
nanti kamu terus kelanjutan nya, setiap hati di akun @arra_penna, karna akan ada kejutan terus di setiap episode nyaa..