
Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamar.
Tok..tok..tok..
Rein:"siapa"(jawabnya dingin )
Maid:"ini madu dan air hangat yg tuan minta"
Rein :"emm, terimakasih"
Rein menarik bahu dan melepaskan dress mu yang sudah tak berbentuk akibat ulah Dion tadi,,
Sudah tak ada sehelai benang pun yang menutupi tubuh polosmu.
Rein :"maaf alle,tapi aku tidak ingin kejadian itu terulang lagi"
Rein langsung menghimpit tubuh mu itu dan mulai menciumi wajah mu dan kini jatuh di bibir tipis manis mu,,, mengecup kemudian terus menaikkan level nya *******,lalu mengigit...
Alexa :"arkhhh....." (lenguhan keluar begitu saja saat Rein menggigit bibirmu)
Perlahan matamu mulai terbuka dan menatap Rein yang kini sedang bermain dengan bibirmu.
Kesadaran mu belum pulih sepenuhnya tapi kau tau siapa pelaku yang sedang menjelajahi tubuhmu..
Alexa :"Rein"(batinmu)
Tak berhenti disana Rein terus menjelajahi tubuh mu.
Rein sedikit geram Karna disana dia sudah di dahului dion.
__ADS_1
Alexa :"Rein berhenti"(racau mu setengah sadar)
Bukan nya berhenti Rein malah semakin menggila dan sedikit kasar dengan tubuhmu.
Alexa :"aarkkhhh ,,,ku mohon berhenti"
Rein tak menghiraukan rintihan mu.
antara sakit,kecewa,, yang di rasakan Rein,membuat nya tak berempati kepadamu .
Tenaga mu sudah tak cukup hanya untuk menolak Rein,hingga membuat mu menerima semua nya dengan dada sesak tak lupa dengan deraian air mata yang tak henti hentinya membasahi pipi mu kau hany bisa pasrah membiarkan rein menjelajahi tubuh mu.
Merasakan tak ada lagi penolakan dari mu membuat rein semakin leluasa dan bisa berlaku sedikit lembut.
jujur saja lama kelamaan kau mulai nyaman dengan setiap sentuhan suami mu walaupun awalnya sedikit kasar menurut mu.
Dan ya malam itu mahkota berharga milik mu sah di ambil oleh seorang yang sudah menjadi suami mu.
Rein tak lagi memikirkan resiko apa yang di dapat dari perbuatannya malam ini dengan mu Karna alam bawah sadar nya sudah kelam di tutupi amarahnya nya.
%.....Skip.....%
Sinar matahari mulai menilisik lembut masuk ke sela sela jendela kamarmu,seberkas cahaya yang menyapu indah wajah kusut mu,,,
terasa cairan hangat yang mengalir di pipimu kala teringat kejadian tadi malam bersama Rein suami mu.
Air mata itu kian waktu kian terasa deras menghujani wajah indah mu,hati mu begitu nyeri dan sesak Karna perbuatan Rein dengan mu, menurut mu ini tidak adil kenapa dengan mudahnya dia mengambil hal yang sangat berharga darimu sedangkan hatinya bukan untuk mu.
Rein keluar dari kamar mandi mendapati kau yang sedang menangis membelakanginya..
__ADS_1
Rein :"Alle... Ku baik baik saja?" (tanya nya lembut,sambil memegang bahu mu)
Namun kau mengibaskan tangannya.
Alexa:"kau jahat,,,,kau tega,,,"suara tangis mu semakin kencang saat tau suara Rein menyapa telinga mu
Rein:"kenapa..?" (tanya nya bingung)
Alexa :"Kenapa?? kau memperkosa ku Rein,kau melecehkan ku,,,," tangis mu pecah begitu saja di hadapan Rein,Luka itu terlihat jelas di matamu,Namun Rein sedikit terkejut Karna kau menganggap malam itu adalah pelecahan atas dirimu.
Rein :"apa"
Rein :"memperkosa mu kau bilang,?,, alle aku suami mu dan wajar jika aku mengambil hak ku,...aku juga seorang pria normal,,apa salah jika aku melakukan nya dengan istri ku sendiri?? Dann... apa kau bilang aku memperkosa mu, melecehkan mu??,,lalu pria mana yang kau bolehkan menyentuh mu hah??" (amarah Rein kembali naik)
Ingatanya kembali berlayar pada kejadian tadi malam antara kau dan Dion ,itu sukses membuat Rein kembali mengeras kan rahang nya dan tingkat emosi nya kembali naik.
Setelah mengatakan itu rein berlalu pergi meninggalkan mu Karna dia tak ingin Amarah nya semakin menyakiti mu.
Sejujurnya Rein juga merasa bersalah Karna sudah mengambil hal yang berharga darimu tanpa izin dan kemauan mu, namun juga tak bisa di pungkiri jika dia juga sangat marah dan sakit hati Karna perbuatan mu dengan Dion itu.
Rein sudah berencana mengajak mu bicara baik baik pagi ini dan ingin memperbaiki semuanya, namun sayang nya mendapat makian kasar darimu yang malah terus menyalahkan nya membuat nya tak mampu menahan emosi dan amarahnya,hingga berakhir seperti ini.
Kau masih terus tersendu di dalam kamar dengan air mata yang semakin deras mengalir,hati mu semakin sakit saat Rein membentak mu tadi.
wawww semakin rumit ini wkwwk...
Jangan lupa terus pantau update nya author yaa dan jangan lupa beri dukungan, satu dukungan dari kalian sangat berharga bagi author,, terimakasih sudah mau mampir dan menikmati cerita dari author, saya akan terus memberikan yang terbaik untuk kalian semua luv youu💜
//NEXT PART👉🏻
__ADS_1