Istri Pengganti Tuan Rein (Revisi)

Istri Pengganti Tuan Rein (Revisi)
BAB 6. Malam Bersama Dion


__ADS_3

Dari waktu ke waktu kau mulai merasa ada ikatan tersendiri dengan kedua anak tirimu itu,kau juga semakin menyayangi mereka layaknya anak sendiri,walau sifat Rein kepadamu tak berubah masih dingin dan cuek.


Tapi kau sudah terbiasa,adanya Gilang dan Ellena membuat mu sedikit terhibur dan mampu melepas penatmu.


Alexa :"anak anak besok kan weekend kita jalan yuk"


Ellana :"wahhh MAUUU"


Gilang :"Gilang jugaa"


Alexa :"baiklah, sekarang tidurlah besok bangun pagi emmm"


Ke esokannya kalian bertiga sudah siap untuk pergi,saat menuruni tangga terlihat Rein yang sibuk dengan laptop nya di ruang tamu.


Melihat kalian yang sudah rapi mengundang tanya dari nya.


Rein :"kalian mau kemana?"


Ellana :"mama mengajak kami liburan weekend"


Gilang :"papa tidak ikut"


Rein :"aa--...


Alexa :"papa sibuk jadi tidak ikut" (jawabmu sengaja memotong pembicaraan Rein)


Rein :"hmm iyaa,kalian pergi saja,papa tidak ikut"


Alexa:"say God bye papa 😁👋"


Ellana & Gilang :"daaaa paa"


Rein :"hmm😏"


Mobil


Alexa:"kita mau kemana dulu ni"


Ellana :"ke taman bermain dulu ma,Elle sudah lama sekali tidak kesana"


Alexa:"okeyy🚗"


ԅ( ͒ ۝ ͒ )ᕤ


Kalian menghabiskan waktu seharian bersama bermain di banyak tempat dan juga berbelanja,sampai tak terasa langit mulai gelap.


Alexa :"udah mau malam,kita pulang yaa"


Gilang :"iya ma"


Alexa :"ayoo"


Alexa :"Ellena Gilang,kalian langsung ke kamar dan mandi yaa, setelah itu turun untuk makan malam"


Gilang & Ellena:"iya ma"


Pukul 22.00


Alexa :"besok aku ada acara reuni kampus,aku mungkin pulang malam"


Rein :"memang aku mengizinkan mu" ucapnya dingin


Alexa :"aku tidak sedang meminta izin! jawab mu tak kalah dingin aku hanya memberi tau mu!"


Rein :"Huhh terserah mu"


Alexa :"hmmm oke"


Setelah mengatakan itu kau langsung tidur membelakangi Rein.


~{Skip}~


Rein :"kau berangkat sekarang?"


Alexa :"hmm"


Rein :"biarkan sopirku mengantar mu"


Alexa :"tak perlu,aku naik taksi saja"


Setelah siap kau langsung pergi,saat ingin membuka pintu langkah mu tertahan Karna Rein kembali memanggil mu.


Rein :"Alexa"


Kau menoleh malas ke arah Rein.


Alexa :"apa lagii?"


Rein :"berikan ponsel mu"


Alexa :"ha?"(tanyamu bingung)


Rein langsung mengambil ponsel di tangan mu.


Kau hanya menatap Rein bingung.


Rein :"ini nomor ku,jika terjadi sesuatu kau bisa telpon ke nomor itu,kalau sudah terlalu larut biarkan aku menjemputmu"


Karna malas berdebat dengna Rein kau hanya meng-iya iya kan saja,biar cepat kelar,😏


Alexa :"hmm baiklah"


Rein :"hati hati"


Di dalam mobil kau berpikir tentang apa yang baru saja terjadi.


Alexa :"haishh,kenapa dengan pria itu,tiba tiba saja"


Yuna:"Alexa disini 👋👋"


Alexa :"ahh iya"


Yuna:"kenapa lama sekali"


Alexa :"biasa"


Yuna:"kenapa,suami mu rewel"


Alexa :"hahhaah"


Yuna:"sejak tadi dion bertanya kenapa kau tak kunjung datang"


Alexa :"benarkah?"


Yuna:"emmm"


Pitter:"heyyy Alexa sudah datang"


Alexa :"hmm"


Pitter:"lama tidak bertemu,bagaimana kabar mu,ku dengar sudah menikah" mengulurkan tangannya untuk bersalaman


Alexa :"yakk pertanyaan mu bnyak sekali"

__ADS_1


Pitter:"hahahahaha sorry,semoga bahagia dengan pernikahannya"


Yn:"thank you"


(Pitter adalah salah satu teman dekat mu)


Dion :"kau datang sendiri?"


Alexa :"hmm,memang nya dengan siapa lagi"


Pitter:"ok gaes,Karna udah ngumpul semua kita main truth or dare yuk,,"


Dion :"ok"


Pitter:"kalau ujung botol ini mengarah ke kalian berarti kalian yang milih ok"


Pitter:"ok aku puter"


Sekitar 20 menitan berlalu untung nya botol itu tidak mengarah dengan mu.


Pitter:"yes Dion ,,giliran mu"


Dion :"truth"


Pitter:"ahhh Cemen 👎,dare dong"


Dion :"no"


All:"🤣🤣🤣🤣"


Pitter:"ok...disini ada yang kau suka?"


Dion melihat ke arah mu sejenak.


"Haishhh situasi macam apa ini,kenapa aku jadi canggung" batin mu


Dion :"yes!"


All:"woooowwwwww,,,,siapa hey siapa"


Sontak suasana menjadi sangat ramai tentu saja, Dion adalah pria tampan dan mapan yang banyak di sukai oleh kaum hawa,,,,jadi tak heran jika banyak juga yang menginginkan nya.


Pitter:"are you sure,,siapa dia"


Dion :"Allexa.... Alexa Olivia Jonshon" sambil melihat ke arahmu


Deggg...


Rasanya jantung mu mau keluar dari sarang nya....


Dion aaaaaa,,,,kaget sekaligus tak percaya jika Dion akan mengatakan nya di depan semua orang.


Semua orang terdiam, hening dalam beberapa detik, berbagai macam raut wajah yang di tunjukkan para orang orang yang duduk disana disana.


Pitter:"woowwww😯,tapi diaa..."


Dion:"iyaa aku tau dia sudah bersuami,


harusnya aku lebih cepat" lirihnya seraya tetap menantap mu yang juga menatap sendu ke arah Dion


Kau mengambil minuman untuk menetralisir kecanggungan mu,Namun belum lagi rasa canggung mu itu hilang,pitter tiba tiba saja menanyakan hal yang sama, membuat mu benar benar kikuk.


Pitter:"Soo.. Bagaimana dengan mu Alexa?"


Alexa :"aaaa,,i-tuu"


Dion :"ini sesi ku,jadi dia tidak perlu menjawab"


Huuhhhh untung saja Dion peka 😖.


Alexa :"ku mohon jangan mengarah dengan ku plisss" batin mu memohon


Derrrrr......


Takdir berkata lain...


Pitter:"yeyyy Alexa truth or..."


Alexa :"aku akan minum saja"


Semua orang melihat ke arah mu.


Pasalnya kau di kenal tidak pernah minum sama sekali,dan kau juga tidak bisa.


Pitter:"kau yakin?"


Alexa :"hmmm"


Pitter:"tidak,kau tidak bisa minum,kita bisa ganti yang lain saja"


Alet :"tidak,ini sudah peraturan nya ,aku akan melakukannya"


Saat kau ingin minum tiba tiba tangan mu di tahan oleh Dion.


Dion :"biar aku gantikan alle"


Alexa :"tidak Dion ,aku bisa,,"


Glekkk....


Kau meminum 5 gelas.


Jujur saat itu kepala mu sudah pusing,tapi kau masih berusaha terlihat baik baik saja.


Alexa :"hmm kita lanjut"


Permainan pun terus berlanjut,Dion beralih pindah duduk di samping mu,lalu dengan lirih dia bertanya.


Dion :"kau baik-baik saja?"


Alexa :"emm"


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.


Dan semua yang ada disana juga sudah mabuk begitupun dengan mu hanya Dion & pitter dan 2 pria lain nya yang masih sadar.


Pitter:"kesempatan mu, Alle mabuk berat seperti nya"


Dion :"kesempatan apa" tanyanya sambil meminum wine nya


Pitter:"ayolah Dion sejak kapan kau menyukainya"


Dion :"sangat lama"


Pitter:"hahaha, baiklah aku pulang dulu,emmm dion tidak salah jika mencobanya sedikit" menepuk bahu dion lalu pergi


Yuna:"Alexa,,ayo pulang,,," dengan nada mabuk


Alexa :"tidak aku mau disini saja emmmm"


Yuna:"uhhh,,suami mu akan mencari mu"


Mendengar pembicaraan 2 wanita tersebut membuat Dion geram.

__ADS_1


Dion :"Yuna kau pulang dengan Rey saja,aku akan membawa Alexa"


Yuna:"emm benarkah,urus dia ya"


Dion :"emmm"


Dion :"Alexa ayo pulang"


Bughhh....


Kau memukul dada dion masih dalam keadaan mabuk...


Alexa :"kau jahat,hiks,,hikss"


Dion :"kenapa?" tanya nya bingung


Alexa:"kenapa baru mengatakan nya setelah aku menikah"ucapmu


Dion langsung paham arah pembicaraannya mu saat kau mengatakan itu.


Alexa:"apa kau tak tau aku sangat mencintaimu emmm, tapi kau bahkan selalu mengabaikan ku, kukira hanya aku yang mencintaimu,kalau kau mengatakan dari awal,aku tidak akan menikah dengan duda kejam itu"


Dion hanya menatap mu dan mendengarkan semua kalimat mu, tebaknya benar kau tidak benar benar bahagia menikah dengan Rein.


Dion :"maaf!"


Alexa :"itu saja tidak cukup,,," kau terus memukuli dada dion lembut,,khas orang mabuk


Dion :"huftt,,sudah ku bilang jangan minum, lihatlah sekarang kau mabuk"


Alexa :"aku tidak mabuk" kau menyenderkan kepalamu di dada bidang Dion yang sedikit terbuka hingga wajahmu bersentuhan dengan kulitnya


Alexa :"Dion,,,"


Dion :"hmmm"


Alexa :"apa yang harus aku lakukan sekarang,"


Dion :"lakukan apa?,bukan kah kau bahagia dengan kehidupan mu sekarang?"


Alexa :"huh,,(gumam mu),dia hanya mencintai istrinya yang sudah mati itu,,tidak dengan ku"


Dion :"lalu kenapa kau menikahinya?"


Alexa :"entahlah".....


Bukan hanya allexa yang merasakan penyesalan itu,Dion juga memiliki perasaan yang sama bahkan lebih besar dari alle,namun belum ada jalan untuk masalah mereka saat ini.


Alexa :"Dion " kau melihat wajah dion yang sangat dekat dengan wajahmu


Dion :"hmmmm"


tanpa kesadaran,tangan mu mulai menggila memegang wajah dion, dan kini jari mu sudah berada di bibir tebal seksi nya.


Alexa:"aku mencintaimu" (ucapmu dengan jari masih di bibirnya)


tangan mu mulai memukul dadanya lagi..


Alexa :"harusnya akk....


Cup........


Dion menyambar bibir mu yang sedari tadi mengoceh dan membuat nya tidak tahan.


Lama kelamaan kecupan itu berubah menjadi agresif.. Dion ******* dan menyesap bibirmu dengan lihai...


Kau juga tidak keberatan membuka mulutmu membiarkan Dion menelusuri setiap rongga nya...


Tangan mu kini juga sudah bersemayam di lehernya.


Setelah beberapa saat kemudian Dion melepaskan tautan kalian yang membuat mu menatap nya bingung.


Alexa :"kenapa,,," tanya mu dengan tatapan kecewa


Dion :"tidak alle, ini salah,,ayo pulang suami mu menunggu mu"


Alexa :"kau jahat,,, kau bilang kau mencintaiku,,,,,"


Dion :"Alle situasi nya berbeda sekarang"


Kau mendorong tubuh Dion dan melepaskan tangannya yang menggenggam tanganmu.


Alexa:"pergilah....kau tidak ada bedanya dengan Rein, sama sama membingungkan,,hanya membuat ku sakit"


Dion :"Alle jangan begini,ayo kita pulang"


Allexa :"pergilah.." tiba tiba saja kau menangis tersendu


Alexa :"harusnya kau tak perlu membohongi ku jika kau mencintaiku,Karna itu semakin membuat ku tersiksa! ku kira kau benar-benar mencintai ku"


Dion memegang kedua pundak mu agar kau menatap nya.


Dion :"aku tidak pernah membohongi mu,,aku serius dengan apa yang aku ucapkan, aku benar-benar mencintai mu,tapi kau sudah menikah allexa, bagaimana kita bisa bersama?"


Alexa :"bawa aku bersama mu malam ini"


Dion :"apa??"


Alexa :"Dion,jika kau menyukaiku bawa aku bersama mu malam ini"


Dion :"kau mabuk Alexa"


Alexa:"tidak aku tidak mabuk dion"


Dion :"kau serius??"


Cupp...kau kembali ******* bibir Dion agresif dan bergeser duduk di pangkuan nya,kau menekan leher Dion agar ciuman kalian semakin dalam.


Dion :"aku harap kau tak menyesalinya alle"


Dion membawa mu di gendongan nya tanpa melepas tautan kalian,,.kini kalian sudah berada di private room bar itu.


Dion menjatuhkan tubuh mu lembut di kasur big size yang tersedia.


Dia mulai menindih tubuh mungil mu di bawa Kungkungan nya,dan terus memperdalam lumatanya,tak henti hentinya dia menyesap dan menggigit bibir atas bawahmu.


Dion :"apa aku boleh melakukan nya??"


Alexa :"emmmm"


Dion :"bagaimana dengan suami mu?"


Alexa :"it's our time"


Dion :"ok"


Dion kembali melanjutkan aktivitas panasnya dengan semangat.


Alkohol benar benar sudah menguasai otak sehat mu sampai membiarkan Dion menjelajahi tubuh mu, begitu pun dengan Dion yang dibutakan oleh cinta.


lalu bagaimana dengan tuan Rein?, bagaimana dengan rumah tangga mereka?, apa akan berakhir?


Terus pantengin akun aku yaa,,,tunggu terus update terbaru dari "istri pengganti Tuan rein"💜💜

__ADS_1


Yeeaahhhh,,, uuu ini part yang agak + yaa gaes,harap bijak dalam membaca,,,


jangan lupa like,komen dan Vote yaa,,,satu vote dari kalian berharga banget buat aku.


__ADS_2