
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Nanya baru saja tiba di dalam rumah nya, Gadis itu sengaja pulang ke rumahnya dan tidak langsung ke rumah sakit dan di rumah itu pun ia hanya sendirian memegang amplop coklat di dalam genggaman tangannya.
pernikahan Siri, hanya butuh 2 tahun pernikahan, dan selama itu juga ia harus bisa memiliki anak untuk suaminya. Yah kata-kata itu terngiang-ngiang diisi kepala Naina, Bagaimana? namun dia harus bisa karena dia bukan siapa-siapa dari mana dia bisa membalikkan uang itu jika bukan dengan berkorban akan dirinya sendiri.
" Bu, sejujurnya aku sangat lelah banyak beban dan pikiran yang harus aku pendam sendiri, banyak juga keluh kesah yang sangat sulit aku ceritakan rasanya ingin sekali menyerah, Kadang aku merasa nggak sanggup lagi berpura-pura kuat terus kalau seandainya ibu tau, saat ini aku sedang tidak baik-baik saja bu, peluk aku sebentar saja."ucap Nayna bicara kepada foto ibunya yang ada dibingkai kecil yang ia pegang saat ini.
lama Naina menatap wajah wanita cantik yang ada di Bingkai itu dan tak terasa bulir air mata pun menetes dari matanya dan membasahi pipi gadis itu Betapa ia sangat merindukan sosok wanita yang ia lihat saat ini, Dia hanya bisa menahan rindu setiap hari setiap malam dan jika ada apa-apa dia hanya bisa mengadu melalui foto yang berbingkai kecil itu,ia harus bisa mandiri sendiri.
" ibu, Kau mengajarkanku semua hal tapi Ibu lupa mengajariku bagaimana hidup tanpa dirinya."ucap Nayna lagi dengan matanya yang sembab.
__ADS_1
"Bu, anak mu ini besok akan menikah. walaupun aku tidak tau dengan siapa aku menikah tetapi inilah caraku membalas budi kepada bapak, bu." ucap Nayna seakan sedang mengadu kepada ibunya.
" sebenarnya apa rencanamu Tuhan, aku hampir saja menyerah karena ujian. mentalku benar-benar terkuras jiwaku sedang tidak baik-baik saja aku memendam semuanya tanpa seorang pun yang mengetahui keadaanku. mereka tertipu dengan wajah ceriaku, Dengan senyum manisku dan dengan tawa aku yang terbahak-bahak. Kepalaku hampir pecah , Aku benar-benar lelah, rasanya ingin Berhenti sejenak untuk bernafas dengan lega."ucap Nayna menatap langit kamar nya.
" Tuhan kau tahu apa yang aku pendam saat ini sangat menyiksaku engkau tau betapa sesaknya hatiku dan engkau pun tahu apa penyebabnya. maka aku mohon. tenangkanlah hati ini dan yakinkan aku bahwa dibalik semua ini engkau merencanakan sesuatu yang indah untukku."ucap Nayna dan tanpa sadar gadis itu pun terlelap di lantai bertopang dngan tangannya sendiri.
******
Tok... tok.... tok...
"Dira... buka... Dira." panggil nya kepada pemilik rumah itu.
sekitar 3 kalian dia mengejar pintu rumah itu akhirnya seorang wanita muda cantik memakai daster modern keluar dari dalam rumah dan menyambut laki-laki itu dengan senyum manisnya dan kata-kata lembutnya.
__ADS_1
"Mas, kau datang... ayo masuk." ucap wanita bernama Dira itu mengajak masuk laki-laki yang ia panggil dengan sebutan mas tersebut.
mereka berdua pun masuk ke dalam rumah dan laki-laki itu langsung duduk dengan masih tangan mengepal namun wanita itu seakan tau betul sifat dan watak laki-laki nya itu, ia langsung berjalan menuju dapur lalu keluar dengan segala air putih dan memberikan kepada laki-laki nya itu.
"Minumlah.." ucap Dira menyodorkan air minum itu dan laki-laki itu pun langsung meminum nya dan menghabiskan air tersebut.
Laki-laki itu langsung menatap wajah wnaita cantik juga teduh pabila dipandang itu.
"Besok aku hari menikah."
Bersambung.....
Like. komen dan Vote ya 🙏🙏🥰
__ADS_1