Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
Dinner.


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Dira didalam mobilnya hanya bisa mematung saat ponsel suaminya itu yang angkat adalah wanita lain dan saat itu juga dia mematikan ponsel tersebut.


Kecewa? pasti, terluka? jangan ditanya, wanita mana yang mau jika dirinya harus dimadu namun yang melakukan mertuanya sendiri, dia hanya bisa menagis tersedu-sedu didalam mobilnya.


Jika mengingat masalalu nya yang kelam membuat Dira membenci semua itu, bahkan semua nya berpengaruh untuk kehidupannya yang sekarang, "Sakit banget, Tuhan." ucap Dira mengelus dada nya begitu sesak apa yang dia rasakan saat ini, di satu sisi sampai saat ini dia belum juga mengandung di sisi lain meruanya selalu mendesak ingin memiliki cucu dan suaminya tidak bisa berbuat banyak, karna bagi nya waktu setahun itu tidak lah singkat dan mereka belum juga mendapatkan nya.


Dira pun kembali mengajukan mobilnya putar balik ke arah rumah yang selama ini ia tunggu sendirian yang di mana kadang-kadang Re hanya pulang satu atau dua kali dalam sebulan paling cepat satu minggu.'' nggak papa kamu kuat kok Dir, besok Ray pulang dan kamu dibawa lagi ke sana, ke rumah yang mana itu adalah tempat mu."gumam Dira menyemangati dirinya.


********


Disisi lain tepat nya di Bali Nayna sedang di dibantu oleh karyawati khusus di resort tersebut untuk mengunakan gaun yang sudah dipesan Rey tadi siang untuk Nayna, karna waktu sudah menunjukan jam lima sore jadi Nayna dibantu untuk memakai gaun juga make up nya.


Setelah selesai Memakai baju berwarna merah Maroon juga high heels putih bening seprti kaca itu dan rambut Nayna pun di blow oleh perias yang memang di pekerjaan di resort tersebut.


Wanita itu benar-benar sangat cantik dan sexy, gaun warna merah Maroon polos itu panjang hingga sampai ke bawa namun berbelah tengah di bagian depannya menampilkan kaki Nayna begitu putih mulus.


"Kau benar-benar sangat cantik, Nyonya." ucap karyawati disana mengagumi Nayna dan memuji dirinya.

__ADS_1


"Kalian bisa aja."Nayna begitu malu , lalu setelah selesai bermake up Nayna istirahat sebentar diruang itu untuk menunggu jika disuruh keluar.


Malam pun tiba dan salah satu karyawan juga karyawati datang menemui Nayna " Nyonya, ayo kita pergi, Tuan Rey sudah menunggu anda."ucap karyawati tersebut.


Nayna pun langsung berdiri dan mengikuti jalan yang di tunjukan karyawati tersebut namun tak lama dia dan karyawan yang mengikuti dirinya tadi tiba disebuah pantai yang mana sudah di dekorasi begitu cantik dan indahnya.



"Ini sungguhan?" ucap Nayna tidak percaya, wanita itu kembali memajukan langkahnya dan ternyata Reynan sudah duduk disana menunggu Nayna.


"Maaf, kami tinggal dulu Nyonya." ucap karyawan dan karyawati tersebut.


"Ya baiklah, terimakasih ya." ucap Nayna.


"Ngg." Saat Rey hendak bicara ia terdiam dan bungkam, Rey melihat penampilan Nayna dari atas sampai bawah.


"Perfect." gumam Rey


"Apa, Pak?" tanya Nayna


"Ah... tidak ada tidak ada, ayo duduk." ucap Rey salah tingkah dan langsung menyuruh Nayna untuk duduk.

__ADS_1


"Gimana, pas nggak baju nya?" tanya Rey membuka obrolan kepada wanita cantik dihadapan nya saat ini.


"Pas kok pak," ucap Nayna


"Bisa mulai hari ini jangan memanggil ku dengan sebutan pak kalau sedang tidak dikampus?"ointa dan tanya Rey kepada Nayna


" Kenapa emangnya?"Nayna balik bertanya.


"Aku risih, Nay. kamu itu istri aku kenapa memanggil ku seprti bicara dengan orang lain." ucap Rey sedikit cemberut.


"Lalu aku harus panggil dengan sebutan apa?" tanya Nayna pelan dan malu


"Terserah asal jangan pak aja, bisa Mas atau sayang kek." ucap Rey tanpa sadar membuat anak orang dihadapan nya itu mematung dan mulutnya mengingat mendengar kata sayang barusan.


Bersambung....


Like


komen


dan

__ADS_1


vote othor receh ini ya 🤭🙏🙏🙏


__ADS_2