Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
Lanjut pagi part 01


__ADS_3

Happy reading


skip


❤️❤️❤️❤️❤️


Pagi pun tiba dua orang yang semalam baru saja tempur di atas ranjang itu masih dengan wajah bantal nya dan kelelahan.


Dua orang itu sudah bangun dan saling pandang, Rey pun berdiri dari tidurnya karna melihat dari sinar cuaca sepertinya sudah pagi.


Lelaki itu menyeringai seraya mengenakan kembali kemeja yang malam tadi sempat dilepasnya. Kemudian senyumnya mengembang memandang wanita yang masih berbaring diatas ranjang. Keringatnya masih tersisa disetiap jengkal tubuh yang semalam mereka bergelut dengan hasrat. Kepuasan nampak jelas diwajahnya, sepanjang malam bergelut diatas ranjang sekalipun, tak membuatnya terlihat kelelahan diusianya yang menginjak tiga puluh dua tahun.


"Padahal aku masih ingin ditemanimu." Ucap Nayna masih tidak sadar karna masih terbawa suasana mimpi dan tidurnya tersebut dengan nada memanja. Tangannya tengah memainkan helaian rambutnya, sesekali membetulkan selimut yang menutupi tubuh tanpa baju tersebut.


"Kau ingin aku temani tidur?" Kini lelaki tersebut mendekat, Nayna pun semakin nampak kegirangan.


"Ayo kita lanjutin tidurnya." Rey kembali melepaskan kemejanya lalu ia kembali baring disamping Nayna tanpa memakai baju di badannya, pria itu merangkul Nayna agar memeluk dirinya. cuaca pagi yang begitu dingin membuat keduanya lebih senang untuk berpelukan.


Namun disaat mereka berpelukan dibalik selimut itu Nayna tidak bisa tidur dengan diam membuat senjata Rey tersenggol terus oleh kakinya membuat senjata kecil itu tadi nya tidur terbangun dan membesar, Rey tidak bisa menahannya lagi.


Rey pun dengan buas langsung mengecup bibir Nayna.Setelah mengecup bibir istrinya dan Nayna pun membelakangi Rey, Rey benar-benar tidak bisa menahan gairahnya lagi.


Rey pun berhasil menurunkan selimut yang menutupi tubuh istrinya itu oleh Rey pengait gunung milik Nayna yang masih menahan gunung kembar itu agar tidak tumpah. ia tali gunung istrinya hingga penutup bukit kembar tersebut terlepas dan ia lemparkan ke lantai, maka tampaklah buah da da yang benar-benar mon tok menggairahkan tergantung bebas dihadapan Rey yang memutar Nayna menghadap dirinya.

__ADS_1


Badan Nayna semakin kaku, Rey pun mendorong paksa agar istrinya berbaring telentang pasrah di kasur, lalu dengan tergesa-gesa karena bernafsu tangan Rey mulai mere mas gundukan indah tersebut yang kiri dan kanan secara bergantian.


"Ouh…"betapa mengasyikkan dan puasnya dapat mempermainkan buah da da dari seorang wanita yang tak lain adalah istrinya itu,Rey ingin selalu menikmati setiap inci tubuh Nayna entah kenapa, seakan candu baginya.


Mulut Rey mulai menji lati dan menciumi seluruh permukaan kulit halus di sekujur tubuh terbuka istrinya. Terkadang disertai dengan kecupan serta hisapan yang mengasyikan. Dan akhirnya bibir Rey menuju bukit kembar istrinya . Buah da da sekal


dan mont ok itu ia hisap dan gigit-gigit


gemas penuh nafsu, kemudian Rey kebagian chocho chip merah mudanya yang sudah mulai tegak menantang. ia pi lin-pi lin dengan bibir dan lidah Rey..


“Ouh…ouh…euh…..euh… ssstt… hhhssstttt…” Erangan halus dan desis nikmat keluar dari mulut Nayna tanpa disadarinya,Tapi segera diam kembali setelah dia menyadarinya apa yang sedang terjadi. Tampak sekali terjadi pergulatan batin yang sangat hebat antara mempertahankan harga diri dan sok menolak namun melawan gairah nafsu yang sudah mulai bangkit mempengaruhinya. Hal ini tampak dari gerakan tubuh Nayna mulai menggelinjang dan merespon setiap sentuhan dan rangs angan yang Rey berikan padanya. Peperangan antara rasa malu-malu dan rasa nikmat yang ia terima demikian hebatnya sehingga tampak dari keringat yang mulai bercucuran dari tubuhnya.


Badan dan tubuhnya sangat menikmati rangs angan yang Rey berikan tetapi pikirannya melarang untuk merespon jika mengingat bagaimana suaminya itu memperlakukan nya dan membentak dirinya, sehingga reaksi yang diberikan menjadi tidak konstan, terkadang melenguh menikmati dan terkadang lagi diam mematung tidak memberikan respon atas rang sangan yang suaminya berikan padanya dengan alasan lagi sedikit membenci Rey yang angkuh padahal dirinya pun menginginkan sentuhan itu. Tapi Rey terus memberikan rangsa ngan-rangsa ngan kenikmatan pada istrinya dengan terus memilin dan mere mas buah da danya yang indah.


“Ouh… oohh…ouh….” Erangan nikmatnya menjadi lebih sering Rey dengar. Kedua tangannya mencengkram kasur dengan sangat kuat hingga urat-urat halus tangannya


menonjol menandakan bahwa dia sedang dilanda kenikmatan dan rangs angan bir ahi yang teramat sangat.


Rey mulai menanggalkan cel ana nya dari tubuhnya dan menjatuhkannya kelantai. Mata nya nanar diliputi nafsu yang semakin menggebu melihat tubuh tanpa sehelai kain merang sang di hadapan Rey yang hanya menyisakan C D yang menghalangi keindahan milik istrinya. Lalu Rey pun tanggalkan c d yang menghalangi pemandangan indah ini. Dan…. Terpampanglah tubuh telan jang yang benar-benar indah membangkitkan gelora bir ahi yang semakin tak tertahankan.


Senjata Rey semakin tegang melihat pemandangan itu


Tanpa membuang waktu, Rey pun menciumi kedua pa ha indah yang putih, mulus serta harum ini. ia gunakan lidahnya untuk mengulas semua permukaan pa ha baik yang kiri maupun yang kanan secara bergantian.

__ADS_1


Erangannya menjadi semakin nyaring dan sering


“Ouh…ohhh…sayang…ouh….ouh…” rupanya rasa malu sudah semakin kalah oleh rasa nikmat yang Rey berikan.


Bibir dan lidah Rey , lalu naik keatas kebagian milik istrinya yang menjanjikan berjuta-juta kenikmatan.milik istri nya itu begitu indah dikelilingi oleh rimbunnya lembah nan halus.Rey menjil ati rimbun indah itu. Dia mengerang keras….”Aaahh….ohhh”Badannya mulai bergetar seperti dialiri listrik, mulutnya ternganga dengan nafas seperti tertahan, lalu “Aahhh… ouh….ouh…” erangannya semakin keras menandakan bahwa harga dirinya karna malu semakin kalah oleh rasa nikmat yang suaminya berikan,Rey sibakkan bibir milik Nayna yang menutupi li ang surgawi indahnya, terlihatlah lorong sempit memerah yang basah berle ndir. Lidah Rey terjulur untuk mengkait-kait lorong itu. Badannya semakin bergetar dan erangannya sudah berganti menjadi jeritan-jeritan tertahan “Aahh….Aahhh….Ouhh…nikmat…ouh….”mulutnya mulai meracau.


Jempol tangan kanan Rey tak diam, ia gunakan untuk menekan dan memutar-mutar yang ada didalam sana yang semakin menonjol keras. Gerakannya sudah semakin menggila dan tangannya sudah tak malu-malu lagi mengusap dan menekan-nekan kepala Rey agar lebih dalam memasukkkan lidahnya kedalam li ang milik nya dan Rey rasakan semakin berkedut.


“Aahh…aahhh… ouh…. sayang….ouh…..terusssss…ouh…”


jeritannya semakin keras, pan tatnya semakin maju menekan wajah Rey …


Akhirnya dengan tak sabar kedua kakinya Nayna naikkan keatas pundak suaminya dan menjepit leher Rey dengan keras sambil melonjak-lonjak tak karuan dan menjerit-jerit menjemput nikmat yang bertubi-tubi datang padanya hingga akhirnya ia menjerit panjang.


“Aaaaaaahhhhh…………….” Badannya melenting, pant atnya terangkat dan tangannya mencengkram kaku di kepala Rey serta kakinya semakin keras menjepit Rey seperti tang raksasa . Lalu beberapa detik kemudian pan tatnya berkedut-kedut dan milik Nayna berkontraksi sangat hebat dan melamuri lidah Rey dengan cairan kenikmatan.


Dan setelah itu badannya terhempas ke kasur, cengkraman tangannya dikepala Rey melemah demikian juga dengan jepitan kakinya di leher suaminya,Setelah itu yang Rey dengar adalah helaan nafas yang tersengal-sengal seperti orang baru selesai melakukan lari sprint 100 meter.


Tanpa dia kehendaki, istri nya ini telah mengalami orga sme yang sangat hebat yang Rey berikan dalam sesi pemanasan ini. Rey berdiri dipinggir kasur, ia perhatikan bahwa matanya terbuka dengan pandangan yang menggambarkan orang yang baru saja mendapatkan kenikmatan orga sme.


Bersambung....


Next kilat

__ADS_1


Vote like ya 🙏🙏🤭


__ADS_2