Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
Kabur?


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Siang itu tepatnya di kediaman Dira wanita itu menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembuskan keluar, Apa yang diucapkan laki-laki dihadapannya itu jelas sangat menyedihkan bagi dirinya namun itulah kenyataannya dan dia sebagai seorang wanita ia tidak mau egois dan ingin berkuasa atas segalanya, Dira sebisa mungkin berdamai dengan keadaan menerima akan keputusan dan yang paling membuat dirinya harus bisa yaitu kuat setidaknya laki-laki itu adalah hak segala bagi dirinya.


"Apa Papa yang mendesak mu,Mas?"tanya wanita bernama Dira itu namun yang ditanya hanya diam dan Dira pun memejamkan matanya lalu kembali menatap laki-laki yang ada dihadapan nya itu.


" Maka lakukan sesuai perintah nya Mas, aku gak papa kok."ucap wanita bernama Dira itu lagi.


"Tapi Dir."


Syuuttttt....


Dira pun meletakan jari telunjuknya di bibir laki-laki yang ada dihadapan nya itu "Aku bisa ngertiin Mas, udah lah aku gak papa. setidaknya kamu tetap milik aku dan aku hanya untuk kamu, paham? turutin aja dulu apan maunya papa, okey." ucap Dira dengan tutur kata yang begitu lembut kepada laki-laki yang ada di hadapan nya itu.


"Hahhhh.." laki-laki itu menarik nafas panjang lalu menatap langit-langit rumah itu memejam kan matanya sejenak lalu menghembuskan nafasnya.


"Kau mau ikut aku pulang ke rumah?"tanya nya menatap Dira

__ADS_1


"Setelah kau menikah kita akan pulang ke sana okey, jadi bereskan lah semuanya dulu mas Rey." ucap nya dan laki-laki bernama Rey itu pun hanya bisa pasrah dan mengikuti saja alur nya bagaiamana nantinya.


"Aku pergi dulu, ada kerjaan ku yang belum selesai."Rey pun berpamitan kepada wanita bernama Dira itu dan wanita itu pun langsung berdiri dan mengalami tangan laki-laki itu.


" Hati-hati mas."ucap Dira kepada Rey.


*******


Disisi lain Nayna baru saja membersihkan dirinya dan sudah rapi setelah mandi tadi dan dia berniat untuk pergi menjenguk bapaknya ke rumah sakit.


Setelah mengunci pintu rumah Nayna pun berjalan di pinggir trotoar sambil mencari angkutan umum dan dari kejauhan Nayna melihat ada angkutan yang menuju arah rumah sakit tempat bapaknya di rawat disebrang sana namun saat ia Hendra menyebrang dari arah berlawanan "Agggggghhhhh." Nayna menjerit karna sebuah mobil berwarna hitam begitu ngebut membawa laju mobil nya.


Mobil itu pun berhenti tepat di depan nayna tetapi tidak sampai menabrak gadis itu. "Owh.... apa tadi? apu aku ketabrak?" ucap gadis itu masih menutup mukanya dengan tangan.


Brak....


seseorang keluar dari dalam mobilnya dan menutup kembali pintu mobil itu dengan begitu kerasnya "Apa itu?" kaget Nayna.


" hei kalau jalan itu lihat lihat pake mata dong, punya mata nggak sih?"ucap laki-laki bertubuh kekar itu dengan nada emosi nya kepada Nayna.

__ADS_1


"What?" Nayna langsung menurunkan tanganya yang menutupi muka nya tadi.


" Hei mobilmu ini ya yang nggak bisa dikendalikan ,bisa nyetir nggak sih?"ucap Nayna lalu


Brakkkk.....


Nayna menendang mobil itu "Kau???" Dia emosi dan seketika kedua nya saling menoleh dan saling tatap


"Wait?"


"Tunggu-tunggu." Mereka berdua tanpa sadar berbicara bersamaan dan seakan teringat satu sama lain.


"Kamu?" ucap Rey dengan mata melotot nya


"Hehe...Pak dosen." Nayna langsung mengelap jejak kaki nya di pinggiran mobil Rey.


"Mobilnya bagus ya pak, permisi." dengan begitu cepat gadis itu langsung kabur dari sana.


"Hey."

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2