Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
Syarat dari pernikahan itu semua.


__ADS_3

Happy Reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Wanita mana yang mau dinikahkan Siri oleh calon suaminya, pertama dia tidak memiliki hak sepenuhnya atas sang suami bahkan hartanya sekalipun dan lebih sakitnya lagi sang wanita pun tidak diakui di negara atas pernikahannya, namun sekarang itu terjadi kepada Naina gadis yang tidak tahu sama sekali bahkan hanya ingin membalas kebaikan orang yang telah membayar Rumah Sakit ayahnya namun dengan itu semua dia harus menerima frekuensi yang dia dapatkan, Nayna ingin sekali protes ingin sekali menolak, namun di sini dia sadar dia hanyalah barang sebagai jaminan pengobatan sang bapak dan dia harus membayar dengan kebahagiaan nya atas itu semua.


"Ya, Nikah siri." ucap laki-laki tua itu lagi .


"Baca perlembar kertas itu lalu jika sudah segera tanda tangani surat itu." ucap laki-laki itu lagi


Naina menarik nafasnya panjang lalu kembali menghembuskannya, lembar demi lembar ia membaca kertas itu ada bulir air mata yang ia coba tahan saat membaca semuanya dan di mana salah satu dari isi surat itu pun masih teringat jelas di Naina dan rasanya sakit bukan main, Bagaimana tidak sakit Naina di sini hanya dinikahkan Siri selama dua tahun dan di mana selama dua tahun itu juga Naina harus bisa mengandung untuk sang suami. dan lebih sakitnya lagi jika Naina sudah bisa hamil dan memberikan anak untuk sang suami dia bisa bebas dari pernikahan SIRI itu dan dimana nayna akan dipulangkan kembali kepada orang tuanya dengan sejumlah uang yang telah ditentukan oleh pihak laki-laki, dalam artian Gadis itu hanyalah dinikahkan untuk memberikan anak kepada laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Sudah jelas?" tanya laki-laki tua itu lagi kepada Nayna


" Dan ya selama dua tahun itu kamu bisa tinggal di rumah ini namun beda kamar dengan suamimu dalam artian jika dia ingin berhubungan denganmu Kau harus melayaninya dan dia bisa tidur di kamarmu dan jangan tanya dia tidur di kamar mana kau paham?"ucap pria tua itu lagi


"Baik pak." jawab Nayna mencoba mengerti akan peraturan itu semua


" dia adalah anakku, Putra ku satu-satunya. Aku harap kau bisa menjalankan semua tugasmu itu dalam waktu 2 tahun dan aku pikir selama 2 tahun itu pun juga kau akan dan tidak akan mengecewakan aku, Kau pasti tahu kan Akibat dari itu semua?"ucap pria itu lagi


tak lama datang seorang wanita dari arah dapur menemui Naina juga laki-laki tua itu" Mas, apa dia wanitanya?'' tanya wanita itu yang Naina fikir adalah istri dari Pak Tua itu


" ya dia orangnya.'' ucap laki-laki itu lagi

__ADS_1


" apa anakmu masih ada di kamar?'' tanya Pak Tua itu kepada istrinya


" dia masih tidur Mas Biarin aja lah mungkin dia capek.'' ucap wanita itu


" Ya sudah baiklah kasih tau anakmu itu besok dia akan menikah.'' ucapan doa itu kepada istrinya dan wanita itu hanya bisa mengangguk menuruti Apa perkataan suaminya itu.


" tanda tangan di sini dan besok orang ku akan mengirimkan pakaian untukmu dan sekaligus menjemputmu, pulanglah Dan ambil uang ini. Aku harap kau tidak mengecewakanku?.'' ucap laki-laki itu lagi pada Naina seakan kembali mengingatkan apa yang seharusnya menjadi tanggung jawab oleh gadis itu.


"Baiklah, saya permisi."


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2