Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
Memberitahu bapak.


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


siang itu setelah kabur dari hadapan dosennya itu Naina langsung mencari angkutan dan langsung masuk dalam angkutan tersebut, gadis itu tak henti-hentinya menarik nafas panjang karena apa yang sudah terjadi kepadanya menit sebelumnya tadi.


" my god, apes banget kenapa juga harus ketemu sama dosen angkuh itu dan juga temperamen dan gila itu.'' gumam Naina di dalam angkot sambil mengusap-usap dadanya.


" Aku harap ini adalah hari sial dengan dosen sialan itu,huhfff."Nayna menarik nafas panjangnya merutuki hari sialnya ini.


***""""***


Disisi lain tepatnya di pinggir jalan itu Reynan hanya menatap diam kearah dimana Nayna tadi kabur dari hadapannya, laki-laki itu hanya mengepalkan tangannya melihat mobil kesayangan nya itu di tendang orang lain bahkan seorang gadis yang mulutnya pedas sekali.


"Awas kau ya." gumam Reynan dan kembali masuk kedalam mobil nya.

__ADS_1


Akhirnya mobil Rey pun ia kembali lajukan entah kemana arahnya.


sedangkan di kediaman Dira wanita itu tak lama Rey pergi dari rumah nya ia pun kembali kedatangan tamu yang tak lain adalah kedua orang tuanya.


"Apakah tadi Rey menemui mu?" tanya Ibu Dira


"Iya bu." jawab nya pelan


"Apa ada masalah lagi? apa dia akan membawa mu pulang ke rumah itu?" tanya ayah Dira kepada anak nya itu


"Ya.. tidak ada masalah ayah, besok atau lusa Rey akan membawa ku pulang.pokoknya dalam minggu-minggu ini Rey akan membawa ku pulang kok." ucap Dira begitu yakin kepada orang tuanya.


dua orang wanita dan pria dengan usia yang sudah rentan itu hanya bisa bertanya akan keadaan anaknya dan mereka jelas tahu apa yang dialami dan bagaimana kehidupan putrinya itu namun laki-laki mereka hanya bisa melihat dan Bertanya kepadanya baik dan buruknya rasanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan putrinya itu.'' Jika kamu tidak bahagia jujurlah nak biar kita pulang saja, ibu ayah masih sanggup kok bayar semuanya.'' belum selesai ayah Dira berbicara wanita itu langsung memotongnya terlebih dahulu.


" udah ayah ibu nggak usah berpikir yang nggak-nggak deh, Dira baik-baik aja kok. kalian nggak usah mikir yang macem-macem ngerti? cukup kalian di rumah aja jaga kesehatan tiap minggu atau bulan Dira pasti kirim buat kalian, jadi Berhentilah memikirkan hal yang tidak penting pikir saja kesehatan kalian.'' ucap Dira pada kedua orang tuanya.

__ADS_1


dua orang yang sudah tidak muda lagi itu hanya bisa pasrah jika anaknya sudah berkata sedemikian bagaimanapun anak yang bisa seperti itu karena mereka berjualan jika tidak semua tidak akan pernah terjadi'' Ya sudah nak jika ini pilihanmu Ibu harap kau bahagia.'' ucapin ibu nya Dira pada akhirnya.


""***""


Di rumah sakit Nayna yang baru sampai pun langsung menemui bapak nya yang sedang menonton siaran TV yang ada dalam kamar rawat nya itu.


Bapak Dira benar-benar dirawat betul oleh Pak Surya bahkan untuk ruangan kamarnya pun VVIP lengkap dengan semua fasilitasnya, jadi jangan ditanya berapa uang yang sudah ia keluarkan selama satu minggu itu untuk pengobatan Bapak Naina.


"Bapak, Nayna datang." ucap Nayna yang baru saja masuk kedalam ruangan itu.


"Sayang." panggil bapak kepada anak gadis nya itu


lain aku langsung mendekati bapaknya dan duduk di sisi ranjang tempat tidur bapaknya itu'' Bapak Naina mau bicara.'' ucap gadis itu begitu serius dan pelan menatap wajah bapaknya


" Katakanlah nak.'' jawab bapak begitu sampai dan temannya walaupun di tubuhnya masih banyak infusan dan perawatan dari dokter.

__ADS_1


" bapak, besok Naina mau nikah.''


Bersambung....


__ADS_2