
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
Semalaman Nayna tidak bisa tidur dia memilih tidur di atas sofa agar tidak seranjang dengan Reynan karena belum terbiasa juga tidak ada tawaran sama sekali untuk dirinya hanya tidur di sofa dengan kemul dan juga 1 bantal dia pun akhirnya tertidur di sana. Pagi pun tiba di mana Rey lebih dulu bangun dan sedang sibuk dengan ponselnya Dia sedang mengangkat telepon entah dari siapa namun samar-samar Naina yang baru saja bangun mendengar suaminya itu sedang berbicara serius dengan seseorang di balkon kamar itu.
Naina pun mengabaikan suaminya yang sedang sibuk teleponan itu ia langsung mengikat rambutnya tinggi-tinggi dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Sedangkan di luar kamar tepatnya di atas balkon tersebut Reynan sedang bicara serius kepada orang yang ada ditelpon itu "Aku sudah bicara kepada papa, jadi tidak ada lagi penolakan juga alasan lainnya." Ucap Rey
"Aku hanya pergi selama dua hari dan hari ketiga aku akan pulang lagi ke Jakarta, kami hanya ke Bali, apa kau tidak keberatan aku pergi dengan nya?" Tanya Rey dibalik telpon dan saat mendengar jawabannya Rey pun tersenyum.
__ADS_1
"Terimakasih sudah mengerti aku juga keluarga ku, setelah ini akan aku perbaiki semuanya. Oke." dan akhirnya Rey pun mengakhiri telpon tersebut dan kembali masuk ke kamar untuk mengeringkan rambutnya namun saat ia masuk kamar dan melihat kearah sofa, ia tidak menemukan wanita yang menjdi istrinya itu ada disana.
"Apa dia keluar?" Batin Rey namun tak lama ia mendengar suara gemercik air dari kamar mandi, dan Rey bisa tau kalau dia sedang dalam kamar mandi itu .
Rey pun mengabaikannya dan lalu berjalan mengambil koper kecilnya dan mengisi beberapa pakaian juga pakaian wanita itu setelah saya meletakkannya di luar pintu kamar agar pembantunya nanti membawanya masuk ke dalam mobil. Rei kembali masuk ke dalam kamar dan ternyata Naina sudah keluar dari kamar mandi" kalau sudah siap? Kau berganti baju di dalam kamar mandi? Bisa? " ucapnya heran Karena Wanita itu sudah siap-siap dengan pakaiannya.
"Udah pak." jawab Nayna sambil menurunkan pandangannya tidak ingin menatap wajah laki-laki dihadapan nya itu.
akhirnya setelah berpamitan kepada papa dan Mamanya Rey kedua orang itu pun akhirnya sudah berangkat menuju atau lebih tepatnya on the way ke Bali untuk melaksanakan honeymoon seperti yang diinginkan oleh Pak Surya. di dalam mobil dua orang itu hanya saling Diam tidak ada pembicaraan Naina lebih sibuk dengan ponsel jadulnya Berharap ada kabar baik dari bapaknya atau bibinya namun sama sekali tidak ada kabar apapun, sedangkan di grup WA kampusnya temen-temen Naina menanyakan dirinya namun ia lebih memilih tidak membalasnya.
"Kamu kenapa?" tanya Rey menoleh sekilas melihat kearah wanita yang ada disebelahnya itu.
__ADS_1
"nggak papa kok pak." ucap Nayna diam kembali
Rei pun mengambil beberapa snack cemilan yang ada di belakang tempat duduk dirinya lalu pria itu menyodorkan snack itu kepada Naina" biar nggak suntuk nih Ada cemilan bisa dimakan. " ucap reinan kepada Naina
Nayna hanya diam lalu Rey pun bertanya" belum makan kan tadi? ya udah makanlah. "ucap Rey lagi mentitah Nayna agar makan makanan nya.
" Terimakasih."ucap Nayna
"Ya."
Bersambung.....
__ADS_1