Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
"Tak Kan Terpisahkan"


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


Hari ini adalah hari kepulangannya Reynan dan Nayna dari acara bulan madu dadakan yang di berikan dan di perintahkan langsung dan diatur oleh papa surya, Nayna memutuskan untuk tidak pulang ke rumah lebih dulu namun Rey mengajak Nayna ke Mall untuk ada yang dibeli oleh laki-laki itu namun Nayna hanya bisa mengikutinya saja.


akhirnya mereka berdua pun tiba di sebuah toko buku yang ada di dalam mall tersebut, Reynan begitu antusiasnya dan mentitah Nayna untuk duduk saja menunggu dirinya membeli salah satu buku yang ia hendak cari.'' dia menyukai buku komik?'' gumam Nayna penasaran karena dia melihat pria yang berstatus suaminya itu sedang memilih antara buku komik dan buku novel.


"Hemmmmm." Nayna menarik nafas panjang lalu menghembus nya dan berdiri dari tempat duduk nya itu untuk menemui suaminya yang sedang sibuk milih buku tersebut.


"Kau mungkin butuh bantuan ku, Mas." gumam Nayna tersenyum kecil ingin ikut campur juga memilih buku yang sedang di cari suaminya itu.


"Mana sih?" ucap Rey masih mencari-cari.


Nayna semakin mendekat dan tepat berdiri dibelakang Rey "Mau aku bantu carikan?" ucap Nayna yang mana mengagetkan Rey dan langsung memutar tubuhnya.


"Nayna?" kaget Rey

__ADS_1


"Ya."


"Mau aku bantu, Mas?mau cari buku apa? sini ku bantuin. bosen duduk terus dari tadi."ucap Nayna lagi sambil memajukan langkahnya dan be sejajar dengan Rey disana.


" hmmm."


"Apa judul bukunya?" tanya Nayna lagi sibuk mencari dan melihat-lihat sedangkan Rey sedari tadi hanya menatap wajah Nayna yang begitu teduh bila dipandang.


"Tak Kan Terpisahkan." ucap Rey menyebutkan nama judul buku yang sedang ia cari.


Nayna diam sejenak lalu "Ah ya baiklah, aku akan bantu carikan." ucap Nayna dan Rey hanya diam dan menyentujuinya saja.


"Nah ini dia buku nya, Tak Kan Terpisahkan. ia kan?" ucap Nayna membaca judul itu dan bertanya kepada Rey, Rey pun langsung mengambil buku yang di pegang Nayna.


"Na bener, ia ini buku nya,, ya udah kita bayar dan langsung pulang soalnya aku capek banget." ucap Rey lagi dan Nayna pun hanya mengagukkan kepalanya nya saja.


**********

__ADS_1


Disisi lain....


Uhhukkkk..... Uhhuukkk....


"Aku mau bertemu dengan Nay, dimana aku bisa menemuinya Imah?" tanya bapak Nayba kepada adiknya itu.


"Nayna di rumah suami nya lah kak, udah lah jangan pikirkan Nayna. sekarang dia aman dan ada yang nganggu hidup Nayna, sekarang pikirkan saja kesehatan Kakak, udah." ucap Imah kepada bapak Nayna yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri.


"Dimana keluarga suaminya? kenapa mereka tak menemui ku untuk meminta restu?" tanya bapak Nayna lagi dan Bi Imah bingung ingin menjawab apa.


"Nanti, tunggu kakak sehat aku bawakan ke rumah suami Nayna."ucap Bi Imah membuat janji kepada kakaknya.


" Aku sudah sehat."jawab laki-laki tua itu lagi.


"Belum kak, kakak belum sehat. udah istirahat sana, nanti jangan lupa minum obatnya.. sudah cukup nyusahin Nayna terus kak,, fokus aja dengan kesehatan kakak, udah." ucap Bi ima sedikit membentak kakaknya dan langsung pergi dari hadapan bapak Nayna.


Bapak Nayna pun mencoba menurunkan kakinya dari atas ranjang agar menyentuh lantai "Aghhhhh" kaki nya sedikit keram.

__ADS_1


"Nay, kamu adalah alasan bapak untuk tetap kuat menjalani lika liku kehidupan ini, kamu adalah semangat hidup bapak, tak ada alasan bapak untuk menyerah sekuat apapun rintangan nya , bapak akan berjuang untuk mu Nay."


Bersambung.......


__ADS_2