Istri Siri Pak Dosen

Istri Siri Pak Dosen
Terimakasih.


__ADS_3

Happy Reading


Skip


skip


🌹🌹🌹🌹🌹


Dibuka Rey Milik istrinya dengan tangan kirinya, dan tangan kanan menuntun senjata nya yang besar dan panjang menuju lub ang surgawi itu.


Didorongnya perlahan, “Sreett..,” Rey melihat istrinya sambil tersenyum dan dicobanya sekali lagi. Mulai Nayna rasakan ujung senjata Rey masuk perlahan.


Nayna mulai geli, tetapi agak sakit sedikit.Rey melihat istrinya meringis menahan sakit, dia berhenti dan bertanya. “Sakit ya..?” Nayna tidak menjawab, hanya memejamkan matanya ingin cepat merasakan senjata besar suaminya itu .


Digoyangnya perlahan dan, “Bleess..” digerakan Rey kuat bok ongya ke depan hingga Nayna menjerit, “Aaauu..” Nayna pun menahan Bok ong Rey untuk tidak bergerak.


Rupanya Rey mengerti milik istrinya agak sakit, dan Rey juga ikut diam sesaat. Nayna rasakan senjata Rey berdenyut dan Nayna tidak mau ketinggalan. Nayna berusaha mengejang, sehingga senjata suaminya merasa ia pijit-pijit.


Selang beberapa saat, Milik Nayna rupanya sudah dapat menerima semua senjata suaminya dengan baik dan mulai berair, sehingga ini memudahkan Rey untuk bergerak.

__ADS_1


Nayna mulai basah dan terasa ada kenikmatan mengalir di sela pa hanya. Perlahan Rey menggerakkan pan tatnya ke belakang dan ke depan. Nayna mulai kegelian dan nikmat.


Nayna membantu Rey dengan ikut menggerakkan pant at nya berputar. “Aduuhh.., Nayna...ah..sayang.,” erang Rey menahan laju perputaran pan tat istrinya . Rupanya Rey juga kegelian kalau Nayna menggerakkan pant at nya. Ditahannya pant at Nayna kuat-kuat agar tidak berputar lagi, justru dengan menahan pant at kuat-kuat itulah Nayna menjadi geli dan berusaha untuk melepaskannya dengan cara bergerak berputar lagi, tapi Rey semakin kuat memegangnya.


Nayna melakukan lagi gerakan berulang dan kurasakan telur Senjata Rey menatap pan tatnya licin dan geli. Rey termasuk kuat juga, berkali- kali Milik Nayna mengocek senjata Rey masih tetap saja tidak menunjukkan adanya kelelahan bahkan semakin meradang.


Nayna coba mempercepat gerakan pan tat nya berputar semakin tinggi dan cepat, Nayna lihat hasilnya Rey mulai kewalahan, dia terpengaruh irama Nayna yang semakin lancar.


Nayna pun menurunkan kakinya menggamit pinggang Rey, Rey semakin tidak bergerak berputar lagi, tapi suaminya itu semakin kuat memegangnya. Nayna turunkan kaki nya menggamit pinggang suaminya,Rey semakin tidak leluasa untuk bergerak, sehingga Nayna dapat mengaturnya.


Nayna merasakan sudah 4 (empat) kali miliknya mengeluarkan ca iran untuk membasahi Senjata suaminya itu, tetapi Rey belum keluar juga.


Nayna pun terus mengerang keasyikan, “Auh.. auh.. terus sayang.. auh.. Ena..k yank. Ugh.. ah.. lebih cepat lagi sayang .ugh.. ah.. sshh.. uh.. oh.. uh.. ash.. sshh..” “Kecepek.., kecepek.., kecepek..,” bunyi milik Nayna saat senjata Rey mengucek habis di dalamnya. Nayna kegelian hebat,


“Nayna, sayang... aku mau keluar, Tahan ya..,” pintanya menyerah. Tanpa membuang waktu, Nayna tarik milik nya dari senjata Rey lalu Nayna pun menggenggam dan dengan lincah Nayna masukan bonggol senjata tersebut ke dalam mulut nya, ia mainkan sambil ia hisap kuat-kuat, "Aghh..,..sayang .."Erang Rey menjambak rambut istrinya


Nayna menghisap lagi dan dengan cepat mulut nya maju mundur untuk mencoba meran gsang agar mayones suaminya cepat keluar. Mulut nya mulai payah tapi mayones yang ia harapkan tidak juga keluar.


Nayna kembali menarik senjata Rey dari mulut nya ,Rey tersenyum dan sekarang telentang. Tanpa menunggu komando, Nayna pegang senjata suaminya, dan ia tuntun ke miliknya dengan Nayna mendudukinya.

__ADS_1


Nayna bergerak naik turun, dan Rey memegang Gunung kembar istrinya dengan erat.


Tidak lama kemudian Rey menarik tubuh Nayna melekat di da danya, dan Nayna juga terasa panas. “Sreet.., sreett.., sreett..,” Nayna merasakan ada semburan hangat bersamaan dengan keluarnya pelicin di milik nya, Rey memeluk istrinya erat demikian pula Nayna .


Kaki Rey dijepitkan pada pinggang Nayna kuat-kuat seolah tidak dapat lepas. Rey tersenyum puas.


Gue begitu puas menikmati malam ini bersama Naina, kepuasan yang tidak pernah ia dapat malam ini pun ia mendapatkannya.


"Nayna, terimakasih yah." ucap Rey masih memeluk Nayna


"Sama-sama"jawab wanita itu benar-benar kelelahan


cup


Rey langsung mengecup kening Nayna dan mereka pun akhirnya memejamkan mata untuk tidur.


bersambung....


🔥💦🔥💦🔥💦ngosngosan othor nya 😂😉

__ADS_1


masuk grup chat gesrek di profil othr ya 🙏🤭


__ADS_2