
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
"Ga usah baperan bisa kan?" Tiba-tiba Mama dari Rey atau mertua Nayna pun datang.
"Ma.. Mama." panggil Nayna sedangkan yang di panggil hanya membuang muka nya saja benar-benar menampilkan ketidaknyamanannya dengan Nayna didalam keluarga nya itu.
"Jangan banyak berharap." ucap Mama Rey lagi kepada Nayna
Nayna kembali menatap wajah Mama mertua nya itu lalu bertanya "maksud Mama apa mah? nayna ga ngerti." ucap Nay lagi kepada mertua perempuan nya itu.
"Cih... "
"Sok.. lugu, sok bego... ga usah berharap lebih dengan anak ku ya." ucap Mama Rey lagi dengan wajah nya begitu sinis.
__ADS_1
Nayna menundukkan kepalanya "Tapi dia suami ku, Mah." jawab Nayna tak berani melihat wajah wanita cantik yang tak lagi muda itu.
"Suami? suami karna uang? Murahan." ucap Mama Reynan lalu wanita itu pergi meninggalkan Nayna sendirian disana.
Nayna hanya bisa diam dan menundukan kepalanya sambil menahan dadanya yang sesak, bagaimana tidak di hina dan di rendahan oleh wanita sbagai mertuanya sendiri.
Nayna pun langsung berjalan masuk kedalam kamar.
Siang itu Reynan pun pulang ke rumah nya, setelah turun dari dalam mobil Reynan langsung masuk kedalam rumah namun mendapati ada Mama dan adik mamanya yaitu tante Risa yang sedang berkunjung kesana, di ruang tamu itu Reynan melihat mama dan tante nya sedang duduk bercengkrama, menikmati teh dan cemilan. Sementara keponakan Reynan yang tak lain adalah anak dari tadi tante Risa bermain-main tak jauh dari sana.
"Dimana Nayna Ma, tan?kenapa tidak ikut gabung minum teh bersama kalian?"Rey mengalihkan pertanyaan nya kepada Tante nya yang ada disana juga. Sedangkan mama Rey masih duduk dengan tenang menikmati teh nya.
"Dia pasti di kamar nya, biar aku mencarinya kesana." Rey langsung menaiki anak tangga menuju lantai dua untuk ke kamar nya mencari Nayna.
Dari awal pernikahan mereka Rey dan Nayna sudah tidur dikamar itu bahkan papa nya sendiri lah yang mengatur semua ini dan Rey yakin sekali kalau Nayna ada didalam kamar nya saat ini. Rey segera mengetuk pintu saat tiba didepan kamar,beberapa kali Rey mengetuk pintu namun tidak juga kunjung mendapat kan jawaban.Apakah wanita itu sedang tidur?tidak mungkin dia tidur jam segini? dan ini masih siang.
__ADS_1
Karna penasaran Rey pun membuka pelan-pelan kamar itu, dan ternyata pintu itu tidak terkunci dan dengan pelan Rey pun melongok kepalanya. berusaha mencari sumber kehidupan kamar itu, setelah mencari dengan begitu detail Rey sama sekali tidak menemukan keberadaan Nayna didalam kamar nya.
Laki-laki itu seketika cemas, Rey berlarian ke lantai bawah "Mah, dimana Nayna?" entah kenapa dia sangat begitu cemas
Mama Rey pun langsung berdiri dari duduk nya dan menatap anak nya "Mama tidak tau, paling dikamarnya."
"Ngga ada mah, Rey udah cari." ucap Rey lagi
"Udah lah Rey gak usah terlalu difikirkn, nanti juga pulang sendiri." ucap Mama seakan tidak peduli sama sekali dengan menantunya.
"Agghhhh." Rey kesal namun tiba-tiba pembantu rumah tangga di keluarga surya itu datang menghampiri.
"Maaf Tuan, nona Nayna tadi bilang sama bibi minta tolong di sampai kan kalau dia ingin bertemu dengan bapak nya sebentar saja."
Bersambung.....
__ADS_1