
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️
Hari itu sudah begitu sore di kediaman Dira wanita itu sedari tadi bolak-balik mengecek ponselnya begitu gelisah menunggu seseorang memberinya kabar tapi belum juga ada pesan singkat pun ataupun menelpon dirinya, sudah pasti wanita itu cemas Apa yang sedang terjadi dan ke mana dia kabarnya orang yang ia tunggu tersebut.
“ Rey ke mana ya? Kok nggak ada ngabarin Bagaimana caranya gimana semua keadaan di sana? " ucap dirawat sendirian di dalam kamar itu sambil berdiri dan bolak-balik sedari tadi.
" apa di sana baik-baik saja? Atau.." Dira berpikir sambil menduga-duga namun kembali lagi ya berpikiran positif saja akan apa yang terjadi dan kembali dengan ke pemikiran nya yaitu tidak mungkin.
" tapi jika dia sedang.." kembali Dira fikir yang aneh-aneh dan memutuskan untuk menghubungi laki-lakinya itu.
Wanita itu lama mengotak atik ponselnya untuk menghubungi laki-laki nya itu namun belum juga ada tanda-tanda ponsel nya itu akan diangkat.
"Agggghhhhhhh... Kemana sih?" Dira mengeram kesal seakan dirinya sedang diabaikan.
__ADS_1
"""""""
Disisi lain Reynan baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan dia melihat ke sisi kiri dan kanan kamar nya itu dan ternyata tidak ada wanita yang bertengkar dengan dirinya tadi. Dan Rey pun melihat uang yang berserakan tadi sudah tersusun rapi di atas kasur nya.
"Hemmmmm." Rey pun langsung pergi ke lemari pakaian nya untuk memakai bajunya namun saat selsai memakai pakaian dia mendengar sayup-sayup suara wanita sedang bernyanyi .
"Pergilah kasih kejarlah selingkuhanmu.... Selagi masih ada waktu.... Jangan hiraukan diriku... Aku rela berpisah demi untuk dirimu... Juga pelakor mu.... " Beberapa bait lagu yang dinyanyikan atau yang dipopulerkan oleh penyanyi Chrisye itu beberapa lirik nya diganti oleh wanita yang ada di balkon kamar Rey, seketika itu juga laki-laki itu mengangkat satu alisnya aneh mendengar suara wanita yang sedang bernyanyi itu, seakan sedang meluapkan emosi karna diselingkuhi kekasih nya.
"Pergilah kasih kejarlah selingkuhanmu.... Selagi masih ada waktu.... Jangan hiraukan diriku... Aku rela berpisah demi untuk dirimu... Juga pelakor mu.... "Kembali Nanya menyanyikan beberapa lirik lagu tersebut sambil menatap arah langit dari balkon itu dengan lirik yang ia ubah sendiri.
" egheemmm.. . . Kau ngapain?"Tiba-tiba Reynan datang dan berdiri disamping Nayna tanpa melihat wajah wanita itu sama sekali.
Nayna kaget seketika itu juga karna melihat pria berstatus suaminya itu ada di sampingnya saat dirinya sedang bernyanyi tidak jelas alias menghibur dirinya sendiri.
"oh.. Eh.. . Pak Rey,, maaf. " nayna langsung menundukan pandangan nya karna takut berbuat salah lagi dan berujung dengan hinaan kepada dirinya.
__ADS_1
"Kau masih di kamar ku?" Tanya Rey dan Nayna langsung melihat kearah laki-laki itu.
"Tadi aku sudah keluar kamar pak dan hendak membantu pekerjaan didapur tetapi mama mu melarang ku karna katanya mereka tidak kekurangan tenaga pembantu, jadi aku disuruhnya kembali masuk ke kamar mu. " Ucap Nayna panjang lebar menjelaskan kepada laki-laki sangar dihadapan nya itu.
"Baiklah, apa kau tidak mandi? Bajumu ada?" Tiba-tiba Reynan bertanya membuat Nayna kembali menatap suaminya itu.
"Aku kesini pagi tidak tidak membawa pakaian sama sekali, apa aku boleh pulang kerumah bapak ku untuk mengambil pakaian ku?" Tanya Nayna.
Rey melihat wajah Nayna lama lalu pria itu berkata "tidak perlu, kau mandilah dan pilih salah satu baju yang ada di dalam lemari itu." Perintah Rey dan juga ia menunjukan lemari yang ada didalam kamar nya tersebut.
"Baik, pak." jawab Nayna lalu ia Hendra berjalan ke kamar mandi.
"Aku di luar menunggu mu makan malam di meja makan, jika sudah mandi keluar lah dan makan malam." ucap Rey saat itu juga dan langsung pergi dari hadapan Nayna yang mematung.
"Menungguku?"
__ADS_1
Bersambung.....
like, komen dan vote ya 🙏🥰