Istri Tersembunyi CEO

Istri Tersembunyi CEO
si uler muncul


__ADS_3

Nadia menoleh melihat wajah Bryan dan bertanya “Apa kamu juga melakukan hal seperti ini untuk wanita lain?” dengan sorot mata penuh tanda tanya.


Bryan tersenyum tipis “Bagaimana mungkin aku memperlakukan wanita lain sama sepertimu, kamu adalah satu- satunya istriku” Ungkapnya sambil mencubit pipi Nadia dengan gemas.


Nadia membuang nafas dalam kemudian berkata “Aku pergi dulu , hati- hati dijalan” detik yang sama terdengar pintu mobil terkunci, saat Nadia hendak membuka pintu mobil dia menoleh kearah pelaku.


“Beri aku ciuman, maka aku akan membiarkanmu pergi” Ucapnya Bryan dengan senyum cerah.


“Tidak” sanggah Nadia, namun detik berikutnya dia ditarik oleh Bryan.


Bryan memberinya ciuman panas sambil mencubit dagunga, dia merasa senang saat melakukan ini, setelah itu dia melepaskannya.


“Ayo aku akan mengantarmu ke dalam” dia memperbaiki pakaiannya.


“Tidak perlu aku bisa pergi sendiri” Tolak Nadia, setelah dia selesai bicara dia menatap sorot mata hitam Bryan.


“kenapa kau tidak mau aku antar? Apa penampilanku sangat memalukan? Atau kamu tidak mau orang lain tahu jika kita memiliki hubungan?”


“Tidak” sangkal Nadia karena terkejut.


bagaimana mungkin pria tampan seperti ini memalukan?


Dia sangat sempurna!


Justru karena dia sangat tampan sehingga dia tidak ingin orang lain mengetahui keberadaannya, dia tidak ingin wanita lain menatapnya dengan penuh puja.


Bryan membuka pintu dan berkata “Kalau begitu aku akan mengantarmu, ayo pergi.”


saat turun Bryan memegang tangannya, seolah- oleh mereka akan terpisahkan, mereka berdua berjalan menuju Gedung unversitas.


Bryan mengenakan setelan jas, penampilannya seperti tuan muda dari keluarga elit ternama, wajahnya yang tampan secara alami menarik perhatian orang sekitar, belum lagi tingi badannya yang mencapai 185, membuatnya menonjol.

__ADS_1


Banyak para gadis yang melihat kearahnya sepanjang jalan.


“Siapa dia? Mengapa dia sangat tampan”


“Dia terlihat seperti artis korea, apa dia siswa baru?”


“Aku yakin jika dia bukan siswa melainkan dosen”


“Siapa gadis yang berada di sampingnya? Apa itu Nadia?”


“Bukannya dia beru saja putus dari Vicky, bagaimana bisa dia menemukan pria setampan ini menjadi penggantinya?”


“Itu bagus untuknya, sebelumnya aku mendengar rumor jika Vicky menghianatinya, dengan begini dia memberi pukulan telah untuk pria brengsek itu.”


“Aku sangat iri kepadanya karena mempunyai wajah cantik, andai saja aku cantik aku pasti akan dengan mudah mendapatkan pacar.”


Sebagian dari mereka ada yang berkomentar positi dan ada yang berkomentar negative.


“Jika dia tidak memiliki sikap buruk bagaimana mungkin Vicky membuangnya.”


“kurasa dia tipe wanita penggoda.”


“Benar, jika tidak dia tidak akan mendapatkan pria kaya seperti dia, apalagi dia bukan dari golongan orang kaya!”


“Selama ini Vicky selalu memperlakukannya dengan baik, aku yakin jika Vicky jauh lebih kaya dari pada pria tampan itu.”


“aku pernah denggar jika selama ini Vicky selalu memberi Nadia uang dengan jumlah yang sangat banyak.”


sekumpulan gadis itu berpikir jika kehidupan Nadia sangat menyedihkan dan menjijikkan, mereka berpikir jika Bryan hanya mengandalkan tampang namun tidak memiliki kekuasaan seperti Viky.


Bryan mengantarkan Nadia di depan Gedung Universitas “Masuklah” Dia melepaskan genggaman tangannya dan menatapnya “Aku akan melihatmu masuk dulu.”

__ADS_1


Nadia sangat gugup “OH, .. kalo begitu aku masuk dulu, semangat ya kerjanya, hati- hati di jalan” Setelah dia melepaskan tangannya dia merasakan sesuatu yang hampa ada dirinya, setelah itu dia berbalik dan Bersiap untuk pergi.


“Nadia”


Nadia baru saja mengambil satu langkan, dia segera menolah dan bertanya “Ada apa?”


Bryan melangkan maju kearahnya, menatapnya dan berkata “Aku melupakan sesuatu.”


“Apa?”


Detik berikutnya Bryan mengecup keningnya dan mengingatkan “Makanlah yang enak, tidur nyenyak, belajar secukupnya, dan jangan lupa rindukan aku.”


“Hubungi aku sesukamu karena ponselku tersedia 24jam untumu, jika kau merindukanku hubungi aku, jika kau ingin bertemu denganmu aku akan segera datang menemuimu.”


Seketika membuat Nadia membeku.


Seteleh itu Bryan pergi. dia sampai di tempat parkiran, saat dia membuka pintu mobil, sebuah mobil BMW berhenti tepat di sampingnya, saat pintu di buka seorang dua wanita keluar dari dalam mobil.


“Cuacanya sangat panas kulitku terasa seperti terbakar, aku tidak tahu mengapa kamu harus repot- repot datang kesini.” Ucap wanita itu sabil membuka payung.


Wanita yang mengenakan dres putih itu adalah Salsa, saat dia keluar dari mobil dia melihat sosok yang ada didepannya adalah pria yang menggendong Nadia pergi dari kolasi suting, walau dia hanya melihat dari belakang dia yakin jika pria itu adalah dia.


Saat melihat Pria itu masuk kedalam mobil Lamborghini hitam mewah itu. pada saat ini detak jantung salsa menjadi tak terkendali.


Tebakannya benar pria itu adalah pria yang dekat dengan Nadia.


Sebelumnya dia berpikir jika kekasih baru Nadia adalah orang kaya dan tebakannya benar, saat melihat dia mengendarai Lamborghini dengan harga puluhan millyar, dia merasa tidak tenang.


Dia yakin jika pria itu adalah pria yang berkuasa, saat dia melihat plat nomer mobil pria itu yang hanya tertulis satu angka.


Sebelumnya dia sangat kesulitan untuk mengoda pria baik- baik seperti Vicky, tapi sekarang malah datang pria yang jauh lebih berkuasa dan tampan membuatnya merasa terancam.

__ADS_1


Saat melihat pria itu hendak menyalan mobilnya dia segera berjalan kearahnya.


__ADS_2