Istri Tersembunyi CEO

Istri Tersembunyi CEO
Vicky seperti katak dalam sumur


__ADS_3

“Karena kamu enggan untuk minta maaf, jangan salahkan aku jika bersikap kasar” Ucap Vicky dengan senyum sinis, dia memberi isyarat kepada pelayannya untuk menangkap Vivi.


Dan pada saat itu Nadia berdiri didepan Vivi dan merentangkan tangannya “Vicky jangan sentuh Vivi, jika kalian berani melangkah aku akan triak.”


Vicky menggelengkan kepalanya pelan, dengan senyum sinis yang menghiasi wajahnya “Nadia memangnya siapa yang akan perduli? Aku tidak ingin menyakitimu sebaiknya kau pergi.”


“Aku tidak akan membiarkanmu melukainya” Ucap Nadia dengan tatapan tajam.


“jangan memaksaku bersikap kasar, menyingkirlah” Vicky berniat menyeret Nadia kesamping.


Saat dia hendak menyentuh Nadia sebuah suara terdengar “kelihatannya saat ini Tuan Muda Nugroho sangat berani! Apa kau sanggup menerima konsekuensinya?”


Nadia segera menoleh kearah sumber suara, dia melihat Bryan berjalan kearahnya, saat dia mendekat membuat detak jantungnya tidak terkendali.


“Pangeran berkuda putih akhirnya kamu datang, jika telat sedetik saja, mungkin kami akan jadi bubur” Ucap Vivi setelah melihat kehadiran Bryan, sebelumnya dia sangat gelisah, namun kegelisahannya saat ini sirna begitu saja.


Dia segera lompat dari belakang Nadia, dengan penuh semangat berjalan kearah Bryan “Pria brengsek ini telah mengganggu Nadia dan aku, kedatanganmu tepat pada saat di butuhkan.”


Melihat pergerakan Vivi yang penuh semangat membuat Bryan mundur satu Langkah, walau dia tahu jika gadis ini memiliki hubungan dengan istrinya tapi dia masih merasa tidak nyaman.


Vivi yang menyadarinya tidak keberatan dengan tindakannya, dia segera berjalan kearah Vicky “Sebelumnya Pria tidak tahu malu ini telah mempermalukan Nadia, kamu harus membantu kami untuk berurusan dengannya.”


Bryan tidak mengatakan apa- apa dia berjalan kearah Nadia dan bertanya dengan nada rendah “Mempermalukanmu?”


Nadia tidak menyadari jika jarak antara dia dan Bryan sangat dekat, pikirannya kosong jantungnya berdebar tak karuan, dia baru sadar saat mendengar suaranya “Bagaimana kamu bisa ada disini secepat ini?”

__ADS_1


Ini masih kurang dari sepuluh menit, sejak Bryan mengakhiri panggilan telepon.


Bryan tersenyum dengan santai menjelaskan “bukannya aku sudah mengatakan jika jaraknya dekat? Aku ingin segera menemuimu, jika tidak ada lampu merah yang mengganggu aku akan datang lebih awal.”


Bryan menarik Nadia kedalam pelukannya, melingkarkan lengannya di pinggangnya, kemudian menatap Vicky dan bertanya “Baby, apa aku boleh tahu siapa dia, apa dia yang telah mengganggumu?”


Nadia mengalihkan pandangannya ke Vicky, menatapnya dengan tatapan dingin “Dia sama sekali tidak penting, kamu tidak harus mengetahuinya.”


Raut wajah Vicky menjadi gelap, dia melihat di mata Bryan “Aku adalah tunangan Nadia, sebaiknya kau …”


“Tuan Muda Nugroho, apa aku perlu megingatkanmu jika hubungan kita telah berakhir?” Cibir Nadia “Bukannya kita sudah mengahiri pertunangan itu, aku harap kau tidak membuat kesalah pahaman disini, dengan mencemarkan nama baik saya.”


Vicky merasa sakit di ulu hatinya, dia tidak tahu apa penyebabnya, dia sadar jika suatu saat Nadia akan menjalin hubungan dengan orang lain, tapi dia tidak menyangka jika Nadia akan secepat ini melupakannya.


Setelah melihat fakta jika Nadia menjalin hubungan dengan pria muda yang tampan, penampilan mereka terlihat sangat serasi, tidak seperti yang dirumorkan “Nadia apa hubunganmu dengannya?”


Dia mengingat semua kenangan bersama dengan Nadia, kenangan saat dia berjanji akan menikah dengannya, mengingat jika demi dirinya dia rela menghentikan mimpinya.


Dia berpikir jika Hubungan Nadia dan pria itu hanyalah sebatas pelampiasan karena kandasnya hubungan mereka, dia berpikir jika Nadia masih memiliki persaan kepadanya, setelah memikirkan itu semua dia menjadi lebih tanang.


“Apa kau pegawai sipil sampai- sampai menanyakan status orang lain?” Suara Vivi terdengar membantak Vicky, sementara Nadia dan Bryan tidak mengatakan apapun.


Dengan adanya Bryan, dia merasa tidak takut sama sekali, dia mempermalukan Vicky untuk kesekian kalinya “Tukang selingkuh sepertimu memangnya punya hak untuk bertanya? Bukannya sebelumnya Nadia sudah mengatakan jika Hubungan kalian sudah berakhir, apa kau masih beluum sadar jika saat ini kalian hanyalah orang asing, siapapun yang dekat dengannya kau tidak perlu ikut campur, urus saja simpananmu.”


“Vivi jangan pikir hanya karena kau seorang wanita aku tidak benari memukulmu?” Vicky sangat marah dia memelototinya.

__ADS_1


“Tentu kau tidak akan berani melakukan itu” Cibir Vivi dia sangat menikmati hal ini “Pangeran berkuda putih ada disin, jika kau menyentuhku, dia akan menyuruh seseorang untuk memberimu Pelajaran” dengan penuh percaya diri.


Bryan memeluh erat pinggang Nadia “Jika kau menyentuhnya di depanku, apa kau sudah siap mengalami nasib yang sama dengan Jack? Apa kau ingin keluargamu bangkrut?”


Ucapan Bryan membuat ekspresi Vicky berubah drastis, dia dangat terkejut “Jack dan anggota dewan Gayus berakhir seperti itu karena ulah anda?...”


“Hanya membutuhkan kurang dari 12 jam untuk menjatuhkan mereka, aku penasaran sejauh mana NN Group akan bertahan, mengingat kemampuan CEO Nugroho?” Ucap Bryan dengan santai.


Wajah Vicky menjadi pucat seketika, berita tentang kejahatan Jack yang selama ini dalam perlindungan Ayahnya yang anggota DPR menjadi topik utama, sampai saat ini selalu datang kasus- kasus baru yang di ajukan di pengadilan, Hal ini membuat beberapa kontor polisi yang menerima suap dari mereka di geledah oleh KPK untuk mencari barang bukti.


Orang yang berdiri di samping Nadia bisa dengan mudah menghancurkan labirin yang telah di susun rapi olah pihak tidak bertanggung jawab, sudah pasti jika pria ini adalah pria yang berkuasa, yang bisa menjungkir balikkan Gedung DPR dalam waktu semalam, ada lebih 20 pelaku koruptor yang di menjadi tersangka dan ada 40 orang yang masih ditetapkan sebagai saksi.


“Siapa kamu?” Vicky.


Siapa dia? Jika dia adalah orang yang berkuasa mengapa sampai saat ini, dia tidak pernah bertemu dengannya.


Dia hampir mengenal setiap orang dijakarta mulai dari pejabat sampai pengusaha kaya.


Bryan menatapnya dengan tatapn menghina, seolah dia adalah debu “Kamu tidak perlu mengetahui siapa aku! Hal yang perlu kau pahami dengan jelas adalah Nadia adalah wanitaku, dan pria manamun yang menindasnya aku akan membuat hidupnya jauh lebih mengerikan dari pada kematian!”


“Aku sama sekali tidak perduli dengan hubungan kalian di masa lalu, setelah bubungan kalian berakhir, kau tidak perlu ikut cambur dalam hidupnya, jika sekali lagi kau mengganggunya aku akan membuat kehancuran NN Group jauh lebih cepat dari yang kau bayangkan.”


Setelah itu dia berbalik, tidak mau menatap Vicky, jika bukan karena dia mantan Nadia, dia tidak akan membuang- buang waktu untuk melihat wajahnya.


Keluarga Nugroho dikenal sebagai orang kaya bagi sebaian orang, namun bagi keluarga Alexander mereka bukan apa- apa!

__ADS_1


Tolong beri dukungannya, like folow dan vote makasih


__ADS_2