Istri Tersembunyi CEO

Istri Tersembunyi CEO
panik gak tuhh


__ADS_3

Nadia mengangguk kecil kemudian pergi.


Sementara para pegawai sadar diri jika Nadia tidak akan melepaskannya, mereka tidak berani memohon ampunan kepadanya, sebelumnya mereka berpikir jika Nadia hanyalah kucing kecil yang bisa di tindas, tapi siapa yang menyangka jika dia memiliki latar belakang yang kuat seperti ini.


Karena Manager tidak mau menanggapi mereka, para pegawai itu pergi memohon kepada salsa, karena semua ini berawal darinya Salsa.


“Nona Salsa, tolong katakan kepada saudaramu, ku mohon jangan pecat kami seperti ini!”


“Benar, kami telah membantumu berurusan dengan saudarimu, kamu tidak boleh mengabaikan kami begitu saja seolah- olah tidak ada yang pernah terjadi.”


Para pegawai toko memohon dan meratapi nasipnya saat ini.


Salsa tercengang saat melihat Nadia pergi begitu saja, dia mengepalkan tangannya karena kesal, sebelumnya dia berencana untuk menunjukkan siapa dirinya saat  ini kepada Nadia, dia sengaja mempermalukannya di depan umum untuk membuatnya semakin terpuruk.


Tapi apa ini semua rencanaya hancur total saat melihat perlawanan dari Nadia, Bagaimana bisa Nadia memiliki pengarush yang tinggi dari pada dirinya?


Sementarar Vicky menjadi kesal saat melihat Nadia pergi melewati pintu. Para pegawai toko masih menangis dan memohon kepada salsa.


“Memangnya apa hubungan semua ini denganku? Menjauh dariku aku tidak ingin berurusan dengan kalian.”


Meminta permohonan ke Nadia? itu tidak akan pernah terjadi!’


Mereka menjadi sangat marah, selama ini mereka sangat menyukai Salsa yang memiliki reputasi sangat baik di industry hiburan, mereka sangat kecewa dengan sikapnya yang arogan.


“Aku tidak menyangka jika anda adalah tipe orang tidak tahu diri.”


“Bagaimana bisa anda melakukan ini kepada kami, sebelumnya kau sengaja menjelek- jelekkan saudarimu dan sekarang kau ingin berpanggu tangan begitu saja? Dasar rubah betina.”


Salsa adalah orang yang sangat lemah, selama ini dia selalu hidup dalam perlindungan, menerima serangan dan cacian dari para Pegawai itu membuatnya takut dan pergi kedalam pelukan Vicky.


Vicky tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada janin yang ada didalam kandungan Salsa, dia memasang wajah dingin menatap mereka dengan tatapan dingin “Jika kalian di pecat tidak ada hubungannya dengan Salsa, kalian sendiri yang berprilaku seenaknya, jangan menyeret namanya dalam masalah ini.”


Para pewagai toko takut, setelah menerima ancaman Vicky, mereka tahu identitas Vicky jadi mereka tidak berani bertingkah, Mereka menatap Salsa dengan tatapan kesal.


“Apa yang kalian lakukan disini cepat pergi kebagian HRD ambil pesangon kalian” Ucap Manger Mall marah.


“Mananger …”

__ADS_1


“Sekalipun kau memanggilku ayah tidak akan ada yang berubah, Aku tidak tahu apa yang membuat kalian sampai berbuat kalian menjadi sesat, sampai -sampai menyinggungnya!”


Para pegawai toko pergi dengan kesal.


Manager Mall melihat Vicky yang masih ada di toko, dia diam- diam mengamati keduanya, dia tahu jika Vicky adalah tuan muda dari keluarga Nugroho mereka termasuk keluarga terpandang, Namun mereka masih tidak pantas di bandingkan dengan CEO Bryan dari BA Group karena mereka tidak memnuhi syarat.


Dia tahu jika Wanita yang berada di samping Vicky adalah adalah orang yang telah menyinggung Nona Nadia dan menjebaknya, keadaan mereka saat ini tidak akan jauh berbeda dengan para Karyawan tadi, keluarga Nugroho akan menghadapi konsekuensinya, nasib buruk akan menimpa mereka.


Manger menatap mereka dengan tatapan simpati kemudian berbalik pergi.


--


Setelah keluar dari toko perlengkapan wanita, Nadia tidak lagi berminat untuk pergi ke tempat lain, dia kembali ke mobil.


“Nyonya mengapa anda tidak berbelanja?” tanya sopir dengan hormat.


Nadia mengelengkan kepalanya pelan, dia berpikir jika dirinya sangat apes hari ini karena bertemu dengan dua mahkluk yang tidak ingin dia temui, begitu banyak Mall di Ibu kota mengapa dia hurus bertemu dengan mereka di sini!


Dia sangat kesal dengan apa yang telah terjadi! Dia sudah tidak memiliki keinginan untuk berlanja maupun makan.


Ponselnya berdenring, dia segera mengambil dan melihat jika Bryan menghubunginya, mengangkatnya “Hallo..”


“TIDAK!” Sanggah Nadia, suaranya terdengar kesal.


“Apa kamu tidak sennag?”


“TIDAK..”


“Aku akan menganti manager pusat karena tidak kompeten, dia tidak bisa menjadi pemimpin di Royal Plaza” Ucap Bryan tiba- tiba.


Menger pusat? Apa menager yang baru saja membantunya?


NAdia terkejut “Kenapa harus memecatnya?”


Suara Bryan terdengar sangat dingin “Dia tidak bisa membuah hati Wanita Bosnya senang, buat apa aku mempertahankan orang seperti dia?”


NAdia terdia wajahnya memerah, setelah berdeham dia berkata “Ini sama selaki tidak ada hubungannga dengan menager Mall, dia melakukan semua dengan sangat baik, aku puas dengan pelayanannya.”

__ADS_1


“Trus apa yang membuatmu kesal?”


“… Aku lapar” Ini adalah satu- satunya alasan yang biasa dia pikirkan saat ini.


Detik berikutnya suara tawa terdengar dari ujung telepon “Oh, Maafkan aku, kedepannya aku tidak akan membuatmu menunggu, aku akan pulang tepat waktu untuk menemanimu.”


Nadia hampir tersedak karena terkejut, dia tidak bermaksud untuk seperti itu.


“Aku di samping” Ucap Bryan, dia berhenti sesaat “Apa kamu ingin aku yang kesana atau …?”


“aku akan pindah” Nadia memotong sebelum dia selesai “Aku akan segera turun.”


Bryan memiliki wajah yang sangat tampan dia khawatir jika di biarkan turun makan akan terjadi perhatian yang tidak di perlukan.


Dia berpikir lebih baik menyembunyikannya dari wanita lain


--


Disisi lain.


Salsa merasa sangat kesal saat mendengar Vicky membahas Nadia, hatinya terasa sangat sakit saat melihat hal ini, sebelumnya Vicky mengatakan jika dia mencintainya tapi apa ini?


Mendengar selama ini Nadia tidak pernah meminta hadia kepadanya kerena dia bukan tipe orang yang boros.


Berbenda jauh dengan dirinya yang selalu meminta hadia mahal setiap kali dia meminta, apa secara tidak langsung jika dia mengisyaratkan jika dia wanita yang boros?


Memikirkan hal ini membuart raut wajah Salsa menjadi suram begirupun dengan suasana hatinya, tapi dia tidak berani mengungkapkan ini hatinya.


“Ayom bukannya sebelumnya kamu ingin makan hidangan jepang di laintai atas” Vicky sadar jika apa yang baru saja dia katakana tidak benar, saat dia berbicara nada suaranya terdengar sangat lembut “Selesai makan kita akan pergi ke toko perhiasan tadi, kau bilang menyukainya kita bisa membelinya nanti.”


Mendengar hal itu membuat suasa hati Salsa membaik, begitupun dengan ekpresinya, dia menatap Vicky yang masih muda dan tampan, membuat rasa iri di hatinya menghilang seketika.


Salsa yakin jika Nadia memiliki hubungan dengan pria tua yang kaya, yang tidak bisa di bandingkan dengan Vocky yang tampan dan penuh perhatian.


Tepat saat dia merasa menang dari Nadia, kehidupannya jauh lebih baik dari Nadia dua pelayan toko datang meminta maaf “sebelumnya kami minta maaf Nona Salsa dan Tuan Muda Nugroho toko kami tidak bisa menjual pakaian kepada kalian berdua, kami belum menggunakan kartu anda dan kami akan mengembalikannya kedapa anda.”


Salsa yang awalnya merasa di atas awan, terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar, hal ini benar benar sangar memalukan baginya.

__ADS_1


Beri dukungannya makasih.


__ADS_2