JANDA YANG MERESAHKAN

JANDA YANG MERESAHKAN
Ikut ke mall


__ADS_3

JANDA YANG MERESAHKAN JUDUL: IKUT KE MALL


Bulan melihat Eca merapihkan meja kerjanya merasa bahagia


sekali, karena akhirnya jam kerja Eca selesai dan waktunya pulang kerja,


Membuat Bulan langsung jalan kearah Eca yang lagi sibuk dimeja kerjanya.


“ Bunda sudah selesai kerja?” Tanya Bulan melihat Eca yang merapihkan meja kerjanya


" Sudah selesai sayang, sekarang mau kemana sayang sebelum pulang ke rumah?" Tanya Eca melihat Bulan yang sudah mandi dan ganti baju dibantu oleh bik Nur


" Ke Mall bunda boleh kan? ajak om Ikbal apa boleh bunda? soalnya kan kita kesini juga bersama om Ikbal kan?" Tanya Bulan berharap Ikbal ikut ke Mall


" Kita tanya om Ikbal nya dulu, tapi jangan paksa om Ikbal yah sayang takutnya om Ikbal sibuk yah" Lanjut Eca yang berharap jika Bulan tidak paksa Ikbal untuk ikut ke Mall


"  Siap bunda" Lanjut Bulan yang tidak ingin paksa Ikbal untuk ikut ke Mall, walaupun Bulan ingin sekali Ikbal temani selama bermain ke Mall


Dilain sisi, Ikbal melihat hanphone nya, ternyata ada telefon dari Oki, membuat Ikbal angkat telefon sambil merapihkan meja kerjanya untuk siap siap pulang.


" Ada apa Oki? bagaimana dengan Aliando? gila ya tuh cowok terlalu obsesi dengan Eca sampai tega menceraikan istrinya begitu saja, memangnya dia fikir dengan mencceraikan istrinya akan membuat Eca mau bersama cowok gila seperti Aliando" Ucap Ikbal saat saluran telefon terhubung


" Saya saja bingung dengan orang itu, terlalu percaya diri sekali, dia fikir dengan pergi seperti itu dengan mudah ketemu dengan Eca tanpa dia punya foto Eca sama sekali kan, untungnya kita hoki bisa ungsikan cowok bahaya itu dari kehidupannya Eca" Ucap Oki diseberang telefon, Oki menikmati cemilan yang tadi dibeli di aplikasi online


" Jangan sampai dia keluar dari situ, karena bahaya untuk hidupnya Eca nantinya,  setidaknya sampai dia mendapatkan cewek incaran yang baru, kita bisa tenang membiarkan kemana pun Aliando pergi" Lanjut Ikbal yang akan melakukan apapun demi melindungi Eca dari orang orang jahat untuk kehidupannya Eca

__ADS_1


" Kamu tenang saja Ikbal, saya juga tidak ingin melihat Eca disakitin oleh Aliando, dia cuman mau merusak Eca, setelah puas pasti dibuang begitu saja, memangnya Eca perempuan rendahan apa kan" Lanjut Oki yang tidak ingin lengah, mengawasi Aliando sedikit pun


" Oki, sudah dulu yah saya mau pulang, kita lanjut nanti yah" Lanjut Ikbal melihat Eca masuk kedalam ruangannya dan langsung mematikan telefonnya


" Sudah mau pulang?" Tanya Ikbal melihat Eca gendong Bulan masuk kedalam ruangannya


" Sudah mau pulang om, kita mau ke Mall om, apa om mau ikut?" Tanya Bulan berharap Ikbal mau ikut ke Mall


" Mau dong Bulan, om mau main timezone bersama Bulan, apa boleh Eca?" Tanya Ikbal melihat Eca yang dari tadi diam saja


" Boleh saja jika tidak merepotkan kamu" Ucap Eca yang bingung mau jaga jarak dengan Ikbal


" Tidak merepotkan sama sekali kok, masa jalan jalan bersama keponakan cantik kerepotan sih, sini biarin saya saja yang gendong Bulan selama keluar dari kantor" Lanjut Ikbal yang senang gendong Bulan dan tidak merasa berat sama sekali


Eca melihat Ikbal memperlakukan Bulan sangat baik, membuat Eca sangat bahagia sekali melihatnya, Eca, Bulan, Ikbal, dan Bik Nur. keluar dari ruangannya Ikbal


" Astaga, dari tadi cari dimana Eca berada tidak ketemu sama sekali, astaga dimana sebenernya Eca berada" Ucap Aliando yang mulai frustasi karena dari tadi muter muter tapi tidak melihat Eca sama sekali


Aliando yang merasa lelah muter muter tidak jelas, akhirnya memutuskan untuk kembali ke toko sebelum bos nya marah karena Aliando terlalu lama sampai toko


Dilain sisi, Ikbal ajak Bulan ke timezone dan beli koin, Eca merasa tidak enak karena Ikbal dari tadi gendong Bulan terus


" Ikbal, sini saya yang gendong Bulan, saya tidak enak sekali, karena dari tadi kamu gendong Bulan terus kan?" Tanya Eca yang mau ambil Bulan dari gendongan Ikbal


" Ngapain sih Eca merasa tidak enak seperti itu ke saya, santai saja lah yah lebih baik sekaarang menikmati main timezone bersama Bulan yah, dari pada berfikir tidak enak terus kan" Ucap Ikbal yang mulai mencari mainan yang cocok dimainkan untuk Bulan

__ADS_1


" Ah kamu ini, selalu saja memaksakan diri sekali, yah sudah kita naik kuda kudaan untuk Bulan saja" Lanjut Eca sambil melihat kuda kudaan yang kosong, tidak ada yang naik sama sekali


" Oke" Lanjut Ikbal langsung taro Bulan di permainan kuda kudaan


Eca dan Ikbal melihat Bulan sangat bahagia naik kuda kudaan merasa bahagia sekali, tidak sia sia mengiyakan ajakan Eca dan Bulan ke Mall


Dilain sisi, Keluarga Rizki almarhum suaminya Eca, mengatur siasat untuk menaklukan hatinya Eca dan mendapatkan ijin Eca untuk tinggal dirumahnya Eca


" Bagaimana ini, jika begini terus membuat Eca merasa bahagia bisa menikmati harta peninggalannya Rizki terus menerus, masa kita sebagai keluarganya tidak mendapatkan sama sekali" Protes Bunda nya Rizki yang tidak rela jika Eca sepenuhnya menguasai harta anaknya terus menerus


" Apa kita pura pura baik didepan Eca? sampai Eca percaya dengan kita? dan pelan pelan kita kuasai perusahaannya Rizki, minimal sampai menunggu Bulan lulus kuliah, lagian masih lama juga kan Bulan kuliah masih beberapa tahun lagi" Ucap Ayah nya Rizki juga tidak terima dan tidak ikhlas membiarkan Eca seenaknya dengan harta anaknya


" Oke, kita akan sering kesana, untuk mendapatkan kepercayaan dari Eca dan jangan sampai menimbulkan kecurigaan sama sekali, karena Eca kan dilindungi oleh Ikbal dan Oki yang selalu waspada terhadap kita" Lanjut Bunda nya Rizki yang tidak ingin rencananya gagal begitu saja, dan tidak rela jika harta anaknya sepenuhnya dikuasai Eca cuman karena surat wasiat yang diberikan oleh Rizki sebelum meninggal dunia


Dilain sisi, Setelah puas main timezone Ikbal, ajak Eca, Bulan, dan bik Nur. makan malam bersama didalam Mall sebelum pulang


" Bulan sayang, mau makan apa?" Tanya Ikbal yang seharian ini selalu gendong Bulan dan memberikan perhatian lebih ke anaknya Eca


" Bulan mau makan di restoran padang om, tapi disuapin om Ikbal yah" Ucap Bulan manja, Bulan bahagia sekali karena seharian Ikbal selalu memanjakan Bulan


" Kok minta disuapin ke om Ikbal sih sayang, bunda saja yang suapin sayang, tidak enak dari tadi merepotkan om Ikbal terus sih sayang" Ucap Eca bener bener tidak enak sekali, karena Bulan dari tadi manja sekali ke Ikbal


" Jangan dilarang Eca, biarin saja lagian saya seneng kok bisa suapin anak cantik ini" Lanjut Ikbal yang ingin merasakan suapin Bulan makan, Ikbal mengerti anak seusia Bulan masih ingin disuapin makan dan ditemani main seperti sekarang


" Tapi bunda melarangnya om" Lanjut Bulan mengeratkan pelukannya, Bulan ingin sekali bermanja manja dengan Ikbal

__ADS_1


" Baik lah boleh Bulan, yuk kita makan di restoran masakan padang" Lanjut Eca pasrah dengan keinginannya Bulan untuk disuapin oleh Ikbal


Ikbal langsung ajak Eca dan Bulan untuk makan direstoran masakan padang sesuai keinginanannya Bulan, Ikbal tidak ingin membuat Bulan sedih karena keinginannya ditolak oleh Eca


__ADS_2