
Eca minta Ikbal masuk kedalam ruangannya untuk bahas keinginannya Aziz untuk membiayai orang tuanya pergi umroh.
" Ada apa Eca, kenapa kamu minta saya untuk ke ruangan kamu? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Ikbal saat masuk kedalam ruangannya Eca
" Begini Ikbal, kemarin Aziz chat saya untuk minta pekerjaan tambahan, untuk membiayai kedua orang tuanya untuk pergi umroh. Saya jadi punya ide dari niat baiknya Aziz untuk membuat program berangkat umroh bagi karyawan yang sudah bekerja secara baik dan benar selama sepuluh tahun untuk beberapa orang, dan pergi haji bagi karyawan yang mau pensiun setiap tahunnya bagaiman? Apa kamu setuju?" Tanya Eca yang ingin membantu karyawan Yaang ingin pergi umroh dan haji
" Ide yang bagus sekali, baik lah Eca akan saya urus semuanya yah, soal Aziz memangnya dia mau kerja apaan dari sore sampai malam? Memangnya dia tidak capek apa kerja seharian tanpa ada istirahat seperti itu?" Tanya Ikbal yang tidak terlalu percaya dengan alasannya Aziz, karena tidak mudah bagi waktu kerja dari pagi sampai malam dan kurang istirahat
" Entahlah, tolong kamu urus semuanya yah, sama program pergi haji dan umroh, kamu masukin kriteria yang layak mendapatkan jatah untuk ibadah religi yah" Lanjut Eca, Eca tidak berfikir negatif dengan keinginannya Aziz, Eca berusaha percaya dengan keinginannya Aziz dan berusaha untuk mewujudkannya
" Siap Eca, yah sudah saya kembali ke ruangan saya yah" Lanjut Ikbal kesel, karena Eca tidak curiga sama sekali dengan Aziz yang tiba tiba butuh pekerjaan tambahan untuk biayai orang tuanya pergi umroh
Dilain sisi, Aziz senyum senyum sendiri, karena semalam berhasil kirim chat ke Eca cukup lama.
" Senyumnya manis sekali bos janda satu itu, sudah cantik, seksi, dan baik lagi. Harus terus cari cara untuk berhasil Deket dengan Bu Eca, bikin terpesona dengan kecantikan yang sempurna, walaupun ada penghalang yang pasti mempersulit ketemu dengan Bu Eca." Batin Aziz sambil melihat foto profilnya Eca, Aziz bener bener ingin sekali bisa Deket dengan Eca
__ADS_1
" Aziz, kamu dipanggil oleh pak Ikbal di ruangannya." Ucap Manajer Pemasaran melihat Aziz yang sibuk dengan handphone nya
" Baik pak" Ucap Aziz, Aziz tahu alasan dirinya dipanggil oleh Ikbal sekarang
Aziz langsung keluar dari ruangannya untuk ketemu dengan Ikbal, dan bahas keinginannya membiayai pergi haji orang tuanya, padahal itu adalah modusnya Ikbal untuk bisa ngobrol bersama Eca.
Dilain sisi, Oki temani Zailani operasi mata supaya bisa kembali melihat, dan bisa membantu Eca untuk memberikan biaya pendidikan yang lebih layak untuk Bulan.
" Optimis saja pak Zailani jika operasi mata anda berhasil, ingat keingian anda untuk bisa melihat langsung anaknya Bulan" Ucap Oki optimis jika operasinya Zailani berhasil dan bisa melihat kembali
" Amin pak, semoga semuanya berhasil pak, terimakasih sudah mau menemani saya untuk operasi mata hari ini" Ucap Aziz senang sekali,karena ada perwakilan dari kerabatnya Eca melihat operasinya Zailani dan berharap berjalan dengan lancar
Oki berharap operasinya Zailani berjalan dengan lancar dan Zailani bisa melihat kembali seperti dulu.
DIlain sisi, Ikbal sudah membuka lowongan pekerjaan untuk bagian haji dan umroh, Ikbal sudah mensusun bagaian bagian yang dibutuhkan untuk proses umroh dan haji karyawan dikantornya Eca.
__ADS_1
" Akhirnya selesai juga, tinggal dikasih ke bagian pemasaran, dan proses pencarian karyawan baru" Ucap Ikbal yang setuju dikantor ada program ibadah bersama bersama untuk pergi umroh dan haji,bagi karyawan yang sudah pensiun yang wajib menerima ibadah haji setiap tahunnya
" Permisi pak Ikbal, apa bapak panggil saya?" Tanya Aziz saat masuk kedalam ruangannya Ikbal
" Iyah silahkan duduk Aziz, ada yang mau saya bahas dengan kamu" Lanjut Ikbal yang sengaja panggil Aziz terkait keinginannya Aziz yang minta kerjaan tambahan ke Eca.
" Ada apa pak Ikbal minta saya kesini?" Tanya Aziz yang sejujurnya sudah tahu maksud Ikbal panggil Aziz, pura pura tidak tahu sama sekali
" Bu Eca bilang ke saya, jika kamu butuh pekerjaan tambahan untuk berangkatin orang tua kamu umroh, setahu saya gaji staff pemasaran itu lumayan besar loh, apa lagi kamu sudah mendapatkan jabatan itu selama sepuluh tahun kan, kenapa masih kurang? padahal hitungan saya seharusnya cukup dan kamu kan belum menikah masa tidak bisa berangkatin orang tua kamu ibadah? memangnya kamu mau pekerjaan tambahan apa dari bu Eca?" Tanya Ikbal yang semakin curiga dengan alasannya Aziz yang dianggap dibuat buat
" Kalo boleh sih,bagian marketing atau bagian gudang juga boleh pak, memang gaji saya cukup besar tapi kan saya juga punya kebutuhan juga pak,maaf jika alasan saya minta pekerjaan tambahan membuat pak Ikbal dan bu Eca tidak percaya dengan saya" Lanjut Aziz berusaha santai dan tidak menunjukan rasa keselnya, karena kedua bosnya tidak percaya dengan ucapannya
" Kamu tidak usah cari pekerjaan tambahan, karena bu Eca sudah membuat program baru untuk karyawan, yang ingin pergi umroh dan haji memperingan biaya pergi haji dan umroh,karyawan akan ditanggung full untuk pergi umroh dan haji. jika ingin ajak satu orang keluarga akan ditanggung setengah biayanya, ada pun ketentuan yang diminta oleh bu Eca, untuk pergi haji akan diberikan setiap tahunnya karyawan yang akan pensiun dikasih biaya haji dan pendampingnya satu orang,dan untuk umroh semua karyawan dapat jatah untuk umroh, tapi sekali jalan ada lima orang yang pergi setiap bulannya, sampai semuanya dapat giliran,jika semua karyawan sudah merasakan umroh tidak akan mendapatkannya lagi, beda dengan haji,jika karyawan sudah mendapatkan umroh sekali tetep akan mendapatkan pergi haji jika karyawan sampai pensiun dari perusahaan ini, bagaimana menurut kamu kebijakan yang diberikan oleh bu Eca untuk semua karyawan?" Tanya Ikbal yang ingin tahu pendapatnya Aziz soal program pergi haji dan umroh
" Alhamdulillah pak, adil sekali pak semua karyawan muslim mendapatkan jatah umroh walaupun cuman sekali saja, apa lagi pergi haji disaat karyawan sudah pensiun itu pengalaman dan hadiah terindah yang diberikan oleh perusahaan,karena tidak semua orang bisa pergi haji karena biayanya cukup mahal pak, terimakasih menghargai niat baik saya,justru dijadikan program untuk semua karyawan bisa merasakan umroh dan haji"Lanjut Aziz baahagia dan tidak menyangka jika Eca mau menanggung biaya umroh dan haji untuk karyawan karyawannya.
__ADS_1
" Jadi kamu berangkatin umroh orang tua kamu, jika proses bagian ibadah haji dan umroh selesai dibentuk dan semuanya siap baru kita akan kasih tiket untuk pergi umroh untuk semua karyawan karyawan muslim, dari jabatan satpam, OB dan staff kantor,semuanya akan merasakan pergi umroh dari perusahaan" Lanjut Ikbal yang percaya dengan keinginannya Aziz yang tulus berangkatin orang tuanya umroh dan tidak ada niat lain untuk bahas pekerjaan dengan Eca kemarin
Aziz walaupun kesel modusnya tidak sepenuhnya berhasil,tapi Aziz bahagia sekali karena akhirnya orang tuanya akan merasakan pergi umroh dibiayai oleh kantor sepenuhnya berkat modusnya Aziz ke Eca kemarin