
Eca melihat Dea sudah bangun subuh subuh untuk masak, membuat Eca kagum melihat Dea yang ternyata rajin juga untuk mau masak subuh subuh bersama Eca
" Kamu rajin sekali yah Dea, jam segini sudah bangun dan sibuk didapur" Ucap Eca, Eca masuk kedalam dapurnya, Eca berencana masak untuk Ikbal karena mau sarapan dirumah sebelum berangkat kerja bareng
" Eh Eca, kamu juga sudah bangun jam segini, mau masak apa kamu? kebetulan sekali saya lagi bersihin ati ampela dan mau bikin sayur asem juga, apa kamu mau makan menu yang sama?" Tanya Dea,Dea memperlihatkan ati ampela yang sudah dicuci oleh Dea tadi.
" Boleh juga Dea, sini saya bersihkan sayur asemnya,biarin saya yang masak sayurnya yah." Ucap Eca, Eca melihat sayur asem yang masih dibungkus dan belum dibersihkan oleh Dea sama sekali.
" Tentu boleh Eca, kamu bersihkan sayur asemnya." Ucap Dea, Dea merasa lega karena Eca ternyata mau masak juga, membuat Dea tidak merasa masak sendirian walaupun ada ART dirumahnya Eca.
Eca langsung potongin sayur asem yang sudah dibeli oleh Dea dan mulai dicuci sebelum dimasak untuk menu sarapan pagi.
__ADS_1
Dilain sisi, Ikbal dan Oki sudah ketemu dengan sahabatnya Oki, pihak berwajib dan punya jabatan yang cukup tinggi, dengan mudahnya bisa membantu Oki.
" Jam berapa kita ketemu dengan suaminya Dea?" Tanya Sahabatnya Oki yang sudah membuat surat surat yang dibutuhkan
" Jam sembilan saja, saya rasa jam sembilan lebih tepat, Karena suaminya Dea masih bisa menjalankan Tanggung jawabnya, sebelum kita usir dia." Ucap OKI yang tidak sabar melihat Baim menderita
" Ide yang bagus, yah sudah kita langsung siap untuk kesana sekarang, biar tidak terlalu terlambat kita " Lanjut Sahabatnya OKI, sahabatnya OKI sudah ajak beberapa anak buah untuk ikut ketemu dengan dengan Baim
" Tidak Masalah bro, saya ikut deh ke rumah kamu untuk jemput Dea supaya mau ikut ke kantornya dan ketemu dengan suaminya nanti." Lanjut OKI yang tidak sabar mau ketemu dengan Dea.
" Yah sudah, kalian kalo mau ketemu dengan pasangan masing masing sana, sebelum kita ke kantornya Dea nanti" Lanjut Sahabatnya OKI yang mengerti kesibukan Ikbal dan OKI dengan perempuan spesial dalam hidupnya
__ADS_1
" Hahahaha, tahunan saja bro" Lanjut OKI ketawa malu karena sahabatnya tahunan saja apa yang diinginkan OKI
OKI dan Ikbal langsung jalan menuju mobilnya untuk jemput Eca dan Dea.
Dilain sisi, Dea bantuin Eca untuk mandiin Bulan, sebelum ikut Eca ke kantornya
" Tante, makasih yah mau mandiin Bulan." Ucap Bulan bahagia karena temennya Eca mau bantuin Bulan mandi.
" Sama sama Bulan, Bulan kenapa mau ikut Bunda ke kantor? padahal kan enak main di rumah bersama bik Sumini?" Tanya Dea yang penasaran, karena biasanya anak kecil lebih suka main dari pada ikut ibu nya kerja.
" Bulan mau dideket bunda setiap hari, dari pada main tapi tidak ketemu bunda dari pagi sampai sore dan kesepian juga dirumah tidak ada bunda" Lanjut Bulan yang rela tidak main dari pada jauh dari Eca seharian
__ADS_1