
Eca berusaha santai saat Aliando membawa Eca naik motornya yang membuat Eca tidak tahu mau dibawa kemana oleh Aliando. Eca bingung saat melihat motornya Eca tiba tiba berhenti disebuah rumah yang cukup luas
“ Turun lah” Ucap Aliando senyum manis melihat Eca yang masih duduk dimotornya
“ Kenapa kesini? Ini rumah siapa?” Tanya Eca penasaran, karena baru pertama kali diajak Aliando ke rumah yang cukup luas
“ Sudah lah, masuk saja dulu, nanti juga kamu tahu kok” Lanjut Aliando bawa kardus punya Eca
Aliando jalan pelan pelan sambil bawa kardus dan diikutin Eca sampai didepan rmah, Aliando membuka pintu rumah yang cukup luas dan terlihat cukup bersih
“ Bulan sayang, Bulan tidur dulu yah di kamar itu, Bulan pasti sangat ngantuk kan” Ucap Aliando yang sengaja minta Bulan untuk tidur siang, karena selama perjalanan Aliando merasa kepalanya Bulan mau jatuh tadi karena tidur saat dijalan
“ Tidak usah terimakasih, saya bisa naik taxi online jika kamu tidak kasih tahu ini rumah siapa dana pa maksud kamu bawa kita kesini?” Tanya Eca mulai curiga melihat Aliando
“ Tenang lah sayang, saya cuman tidak tega melihat anak kamu ngantuk seperti itu, sedangkan perjalanan kita masih jauh” Lanjut Aliando berusaha bujuk Eca, tidak ingin membuat Eca takut dan bener bener pergi untuk selamanya dan rencana Aliando gagal total
“ Bunda, apa yang dibilang om itu benar bunda, jika Bulan sangat ngantuk dan tidak masalah kan kita istirahat sebentar disini” Bujuk Bulan yang bener bener sudah tidak kuat untuk terus melek
“ Baik sayang, kita tidur sekarang, dimana kamarnya” Lanjut Eca pasrah akhirnya menerima tawarannya Aliando, walaupun takut tapi tidak berani melawan Aliando karena takut dicelakai
“ Sini om gendong sayang” Lanjut Aliando yang langsung gendong Bulan untuk tidur dikamar yang sengaja Aliando siapkan kemarin
Aliando sambil jalan, merangkul pinggangnya Eca supaya tidak ada jarak selama jalan ke kamar, Eca yang melihat apa yang dilakukan Aliando berusaha melawan tapi tidak bisa karena pinggangnya bener bener ditahan oleh Aliando.
“ Anak cantic selamat tidur yah sayang, kita tunggu diluar yah sayang, selama kamu tidur tidak akan ganggu kamu” Ucap Aliando pelan pelan turunin Bulan di Kasur
“ Aliando, kita langsung ke toko saja tidak usah tidur siang disini, terimakasih atas bantuan kamu yah” Lanjut Eca berusaha ambil Bulan yang ada didepan Aliando
“ Apa kamu tidak kasihan melihat anak kamu yang sudah ngantuk itu? Kamu mau paksa dia duduk untuk ikut kamu sampai tempat kerja kamu” Lanjut Aliando berusaha melarang Eca bawa anaknya pergi
__ADS_1
“ Bulan ikut bunda saja om, dari pada bunda tidak tenang selama Bulan disini” Ucap Bulan yang berusaha berdiri dan jalan ke Eca
“ Baik lah, sebelum pergi apa kalian sudah makan” Lanjut Aliando berusaha santai tidak emosi karena Bulan menolak ajakannya untuk tidur siang dirumahnya
“ Tidak usah, kita makan diluar saja, kalo begitu permisi” Lanjut Eca berusaha gendong Bulan untuk pergi, sebelum Aliando semakin nekat
“ Kamu tega melihat anak kamu sudah ngantuk dan lapar, eh dibawa pergi ya ampun Eca jangan bikin anak kamu semakin menderita kenapa sih, masih kecil loh dia, sudah merasakan susahnya hidup orang tua” Lanjut Aliando
berusaha bujuk Eca supaya tidak pergi dari rumahnya
“ Bulan memangnya sudah lapar sekali” Lanjut Eca melihat Bulan yang sudah pegang perutnya
“ Iyah bunda, maaf yah Bulan sudah nahan lapar dari tadi bunda” Lanjut Bulan pegang perutnya
“ Yah sudah baik lah kita makan disini, demi Bulan tidak merasa lapar” Lanjut Eca pasrah dari pada Bulan semakin lama menahan laparnya
“ Iyah om, tenang saja pasti Bulan tunggu sampai bunda kesini sambil bawa makanan untuk Bulan” Lanjut Bulan yang sudah tidak sabar untuk tidur
Aliando merangkul pinggangnya Eca, untuk keluar kamarnya Bulan dan pura pura masak, saat tiba diluar kamar Aliando langsung mencium wajahnya Eca, Aliando berusaha menahan badanny Eca supaya tidak melepaskan
pelukannya.
“ Akhirnya janda cantic, waktu kita tiba juga, saya sudah tidak sabar dengan hari indah kita berdua sayang” Ucap Aliando, dengan santainya naik naik kepuncak gunung
“ Saya mohon, jangan memperlakukan saya seperti ini, saya bukan perempuan liar yang bisa kamu perlakukan seperti ini, walaupun saya janda bukan penggoda suami orang” Ucap Eca berusaha berusaha melepaskan tangannya Aliando yang semakin aktif
“ Siapa bilang sih kamu penggoda suami orang, saya cuman terpesona dengan kamu dan ingin bersenang senang berdua saja kok, hayo lah jangan seperti ini terus tidak seru tahu, mana suara merdu kamu janja cantic” Goda Aliando yang semakin semangat naik naik kepuncak gunung, dan Aliando tidak berhenti hentinya foreaplay, supaya Eca keluarin suara merdunya
“ Saya mohon, jangan seperti ini Aliando, lepasin saya Aliando” Lanjut Eca nangis melihat tangannya Aliando yang semakin kemana mana
__ADS_1
Aliando langsung merebahkan badannya Eca dilantai, karena Eca terus menerus melawannya membuat Aliando semakin nekat, disaat Eca sudah tiduran dilantai tiba tiba ada laki laki yang tendang punggung belakangnya Aliando membuat Aliando jatuh sambil menahan sakit.
“ Saya membiarkan kamu anterin majikan saya ke toko tempat dia kerja, saya ikutin kemana kamu bawa majikan saya dan ternyata untuk seperti ini, sial sekali kamu jadi orang!” Bentak Bodygyard nya Eca, yang berhasil menyelamatkan Eca
“ Kamu, sejak kapan kamu ikutin saya?” Tanya Eca kaget melihat Bodyguard suaminya ada dirumahnya Aliando
“ Itu tidak penting nona, sekarang orang ini mau diapakan nona? Mau dilaporkan atau dibiarkan saja” Lanjut Bodyguard nya Eca, yang terus pegang badannya Aliando
“ Lepasin ini salah faham, Eca yang terus godain saya dan saya sebagai laki laki dewasa dan normal akhirnya luluh dengan godaannya Eca” Ucap Aliando berusaha memfitnah Eca
Bugh
Satu tonjokan mendarat diwajahnya Aliando, membuat Aliando jatuh ke lantai
“ Saya kenal lama majikan saya, berani sekali kamu fitnah majikan saya hah cuman karena dia janda bisa kamu perlakukan seperti ini, ingat jangan pernah memfitnah majikan saya, jika saya mendengar nama baik majikan
saya jadi jelek, saya pastikan hidup kamu akan hancur mengerti! Ancam Bodyguard nya Eca dengan penuh amarah
“ Dimana nona kecil, sekarang kita pergi dari sini karena laki laki ini sangat berbahay” Sambung Bodyguard nya Eca
“ Mau kemana? Apa ke toko tempat saya kerja?” Tanya Eca bingung karena bodyguard nya mau bawa pergi Eca
“ Sudah lah nona muda, saya akan membawa anda ke tempat yang lebih aman dan penuh penjagaan untuk anda dan nona kecil” Lanjut Bodyguard nya Eca, yang sudah mendapatkan kabar jika rumah peninggalan suaminya Eca sudah kosong dan bersih
“ Baik lah, Bulan ada dikamar” Lanjut Eca berdiri dan berusaha merapihkan bajunya yang sempet berantakan karena Aliando, Eca merasa bersyukur sekali karena tiba tiba ada bodyguard nya muncul
Bodyguard nya Eca sebelum pergi langsung tonjok wajahnya Aliando, saking keselnya karena Aliando bener bener berani mau sakitin Eca
“ Sial, ternyata bener, perempuan itu bukan orang biasa, gagal deh malam indah bersama janda cantic itu, lebih baik pergi sekarang” Lanjut Aliando pelan pelan berdiri dan meninggalkan rumahnya dari pada mendapatkan tonjokan lagi dan apesnya ketahuan sebelum keinginannya tercapai
__ADS_1