JANDA YANG MERESAHKAN

JANDA YANG MERESAHKAN
Terimakasih om


__ADS_3

Eca melihat Ikbal turun dari mobilnya sambil bawa paparbega, membuat Eca curiga jika paperbage yang dibawanya untuk Bulan.


“ Apa yang dibawa Ikbal yah? Apa itu untuk Bulan?” Tanya Eca sambil melihat Ikbal yang jalan kearahnya


“ Iyah bener, untuk kamu dan Bulan pastinya, kita akan makan bersama saat makan siang nanti di kantor yah, apa Bulan mau makan bersama om, ada banyak makanan yang om bawa untuk Bulan” Ucap Ikbal kasih lihat paparbage yang dibawanya


“ Asik, terimakasih om sudah bawain banyak makanan, yuk ke kantornya bunda om, supaya Bulan bisa lihat ada makanan apa saja dan mau makan langsung bersama om dan bunda juga” Ucap Bulan bahagia, karena Ikbal mau bawain banyak makanan untuk Bulan


“ Lagi lagi merepotkan kamu kan” Protes Eca melihat Ikbal mau bawa banyak makanan untuk Bulan selama ada di kantor


“ Tidak ada yang direpotkan kok, hayo ke kantor dan saya mau makan bersama kalian soalnya” Lanjut Ikbal, Ikbal menyerahkan paparbage nya ke bik Nur dan langsung gendong Bulan untuk jalan duluan ke mobil


“ Perhatian Ikbal berlebihan sekali, perhatian yang diberikannya sepeti bukan perhatian seorang sahabat rasanya” Batin Eca mulai merasakan perhatian Ikbal terlalu berlebihan ke Eca, apa lagi Ikbal mau direpotkan terus menerus


Eca langsung jalan nyusul Ikbal dan Bulan yang sudah sampai dimobilnya Ikbal


Dilain sisi, Bodyguard nya Oki berhasil ketemu dengan Aliando, dan tahu tujuan Aliando kembali ke Jakarta, membuat Oki merasa lega karena Aliando sudah tidak mencari keberadaan Eca lagi


“ Pak, saya ketemu Aliando diterminal pak, pas saya tanya ke Aliando kenapa dia mau kembali ke Jakarta dia bilang dia mau menyerah mencari janda cantic yang membuat Aliando tergila gila pak” Ucap Bodyguard yang ditugasin untuk awasin Aliando selama ada di kota Solo


“ Oh dia menyerah yah, syukur lah jika memang itu keputusannya Aliando, kita sudah tidak bisa terlalu sering awasin dia terus,bisa bisa curiga dengan apa yang kita lakukan ke Aliando, lagian sekarang Eca juga kan dalam pengawasan dan perlindungan kita, yakin sih Aliando tidak akan mudah deketin Eca seperti dulu lagi” Ucap Oki yang merasa sudah cukup awasin Aliando, dan tidak mungkin seterusnya diawasi bisa bisa Aliando curiga dan justru memanfaatkan Oki balik


“ Siap bos” Lanjut Bodyguard yang nurut saja, jika Oki sudah memberhentikan untuk awasin Aliando dan tidak ingin dilanjut lagi

__ADS_1


Dilain sisi, Ikbal dan Eca jalan masuk kedalam lobi kantor membuat karyawannya Eca, memperhatikan kedekatan Ikbal dan Eca semakin dekat, apa lagi Ikbal selalu gendongin Bulan sampai ke ruangannya Eca


“ Bagaimana kita ada cela coba, jika pak Ikbal selalu ada didekat bu Eca terus, tidak pernah datang dan pulang sendiri sendiri” Protes Aziz melihat Eca dari ujung kepala sampai ujung kaki


“ Sudah lah Aziz, tidak usah berharap dengan bu Eca untuk bisa deket, kalo kamu mau deket, seharusnya kamu tadi ke rumahnya bu Eca untuk jemput beliau untuk berangkat bareng, bukan cuman iri melihat kedekatan atasan


kita saja” Protes Jaka melihat Aziz yang cuman bisa iri tanpa ada tindakan untuk bisa deket sama sekali


“ Saya saja tidak tahu dimana rumah bu Eca, bagaimana bisa kesana coba. Cuman bisa mengagumi tanpa bisa deket seperti pak Ikbal seperti itu” Lanjut Aziz yang sedih dan kesel karena tidak tahu rumahnya Eca bagaimana bisa deket, jika tidak tahu rumahnya


“ Sudah lah Aziz,saya mau mulai kerja saja, dari pada meladenin kamu cuman bisa menghayal saja seperti itu terus, lagian kamu sudah  punya pacar masa mau deketin bu Eca cuman karena dia janda cantic saja” Lanjut Jaka yang malas dengerin keluhannya Aziz, yang sudah punya pacar tapi mau deketin bos sendiri, karena seorang janda saja


Jaka langsung jalan masuk kedalam kantor, dan mulai kerja dari pada ladenin Aziz yang tergila gila dengan Eca


“ Terimakasih om,kue nya banyak sekali, Bulan hari ini kenyang sekali karena banyak kue dari om” Ucap Bulan bahagia sekali melihat isi kulkas yang penuh, karena kue yang dibawa oleh Ikbal yang cukup banyak


“ Sama sama anak cantic, om kerja dulu yah dan nanti siang kita makan bareng bersama bunda juga yah” Ucap Ikbal yang ikut senang melihat Bulan yang senang, karena isi kulkasnya banyak lagi


“Oke om Ikbal semangat kerja yah om, sekarang Bulan mau dengerin dongeng yang dibacain bik Nur” Lanjut Bulan yang keluarin buku yang ada didalam tasnya.


“  Sayang,Bunda kerja dulu yah sayang,anteng anteng yah bersama bik Nur sayang.” Ucap Eca yang sudah mulai siap untuk kerja


“ Iyah bunda” Lanjut Bulan yang duduk manis diatas Kasur ditemani oleh bik Nur

__ADS_1


Eca ajak Ikbal untuk keluar dari kamar pribadinya,dan mulai kerja karena sudah banyak pekerjaan yang sudah nunggu diruangan masing masing


Dilain sisi, Aliando yang sudah kembali ke rumahnya, langsung melihat isi rumahnya yang sudah sepi tidak ada Adelia dan anaknya, lagi beberapa waktu lalu Aliando memutuskan bercerai dari Adelia demi bisa mencari keberadaan Eca yang akhirnya tidak ketemu sama sekali.


“ Melihat rumah ini, kenapa jadi menyesal yah usir Adelia dan anak saya, cuman karena obsesi mau deket lagi dengan Eca tapi sampai sekarang tidak ketemu sama sekali, bahkan tidak tahu dimana Eca berada” Ucap Aliando yang menyesal sudah menceraikan Adelia begitu saja, sekarang Aliando  tinggal sendirian dirumah yang sudah Aliando beli diawal pacaran bersama Adelia


Aliando masuk kedalam kamarnya untuk istirahat, karena perjalanan jauh dari kota Solo kembali ke kota Jakarta.


Dilain sisi, Oki melihat foto fotonya Eca yang ada didalam galeri komputernya, kebersamaan Oki, Ikbal, dan almarhum suaminya Eca waktu masih muda.


“ Eca semakin lama semakin cantic dan menarik sekali, apa lagi dengan status dia sekarang seorang janda, yang membuat banyak laki laki pasti tertarik dengan Eca, cantic, tinggi, putih, dan  seksi lagi. Apa saya juga mulai tertarik


dengan Eca yah” Ucap Oki yang terus menerus menatap fotonya Eca,Bulan, dan almarhum suaminya Eca yang masih ada didalam komputernya, yang sengaaja tidak pernah dihapus oleh Oki sama sekali


Oki setelah puas melihat fotonya Eca, mulai kerja kembali dan berusaha focus bekerja dari pada memikirkan Eca terus, Oki tidak ingin kehilangan fokusnya cuman karena memikirkan Eca terus


Dilain sisi, Aziz melihat OB yang bawain galon untuk keruangannya Eca, membuat Aziz untuk menggantikan tugas OB untuk bisa masuk kedalam ruangannya Eca.


" Mas, sini saya saja yang bawain galonnya keruangannya bu Eca" Ucap Aziz yang ingin melihat Eca didalam ruangannya dan melihat anaknya Eca lebih deket


" Loh pak Aziz, ini kan tugas saya pak, ngapain anda yang bawain pak? memangnya anda mau ditegur manajer anda pak?" Tanya OB yang heran melihat Aziz mau gantiin tugasnya


" Bilang saja tadi kamu kebelet ke kamar mandi,dan minta saya yang anterin galon ini, saya jamin kamu tidak akan ditegur kok,sudah sana kembali ke pantri" Ucap Aziz yang tidak mau terlalu lama bicara, Aziz bersyukur sekali,karena setelah dari kamar mandi, melihat OB yang mau anterin galon ke ruangannya Eca

__ADS_1


" Dasar modus, bilang saja mau melihat langsung bos cantik didalam ruangannya"Batin OB nya Eca, yang mengerti maksud Aziz yang tiba tiba baik mau gantiin pekerjaannya, anterin galon karena Bulan mau bikin susu bubuk


__ADS_2